MIY 23

87 18 0
                                        

"Apa kau benar baik-baik saja?"

Chorong menerima segelas air dari seorang staff yang tidak sengaja membuat kepalanya terluka tadi.

"N-nde. Maaf membuatmu khawatir seperti ini. Aku sempat merasa sedikit pusing tadi jadi hampir terjatuh saat ingin membawa barang-barangku lagi"

"Aku yang seharusnya meminta maaf padamu. Staff lain mengatakan kalau kau sempat mengeluh ada darah keluar dari kepalamu"

"Ti-tidak, itu terlalu berlebihan. Hanya luka goresan kecil dan aku sudah merasa lebih baik sekarang"

"Kurasa kau perlu mengakhiri pekerjaan lebih cepat hari ini. Aku sudah berbicara dengan tim leader dan dia mengizinkanmu untuk pulang lebih dulu"

"Nde?"

"Bayaranmu juga akan ditambah karena aku sudah menyebabkanmu terluka seperti ini"

"Ka-kau tidak perlu........."

"Aku harus melanjutkan pekerjaanku lagi. Beristirahatlah lagi sebelum pulang nanti, Park Chorong"

Dia melihat pria itu pergi meninggalkannya. Ada perasaan bersalah padanya karena sudah membuat kekacauan seperti ini. Tapi dia tidak bisa melakukan apapun lagi saat ada staff lain yang memberikan amplop berisi uang bayarannya padanya secara langsung. 

"Aku akan menghubungimu lagi saat membutuhkan bantuanmu di lain waktu" 

Chorong hanya bisa menatap amplop itu saat kembali ditinggal sendiri di pojok ruangan studio besar ini. Kemudian dia memperhatikan para staff yang masih sibuk berjalan mondar-mandir untuk membereskan barang-barang setelah kegiatan pemotretan selesai beberapa menit yang lalu. 

"Aishh..." Sesekali masih ada rasa sakit di kepalanya saat melihat ke sekelilingnya dengan cepat. 

Chorong memutuskan untuk beranjak dari sana dan mengambil barang pribadinya untuk segera pulang. Dia berjalan pelan sambil menyapa beberapa staff yang dilewatinya. Saat ingin masuk ke ruang penyimpanan barang karyawan, ada seseorang yang langsung menarik lengannya dan memojokkannya di dinding dengan sangat cepat. 

"Apa yang terjadi padamu tadi?"

Chorong sangat terkejut melihat sosok Junmyeon yang sudah berada di hadapannya. 
"A-apa yang kau.........."

Pria itu segera menutup mulut Chorong supaya tidak berbicara dengan suara yang kencang. Dia merasa waspada dengan sekitarnya sampai harus mengawasi dari balik tembok sebelum melihat ke arah wanita di depannya lagi. 

"Apa kau baik-baik saja? Aku dengar ada yang melukai kepalamu tadi dengan sebuah balok kayu"

Chorong melepas tangan pria ini dari mulutnya. 
"Aku hanya tidak sengaja terkena papan kayu yang dibawa oleh salah satu staff yang ada di sini" Dia mulai mengecilkan suaranya. 

"Dimana kau terluka?"

"Aku sudah baik-baik saja. Apa yang kau lakukan di sini?"

"Aku mengkhawatirkanmu"

"Mwo?"

"Kapan kau akan pulang?"

"Sekarang"

"Sekarang?"

"Nde. Waeyeo?"

"Kalau begitu, tunggu aku di depan studio. Aku akan pulang bersama mu ke rumahku"

"Mwo?"

"Aku juga sudah tidak mempunyai jadwal lagi setelah ini. Jadi kau harus menemaniku di rumah hari ini"

"Tapi........"

Made In YouTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang