Chapter 20

434 46 18
                                    

Karena author lagi baik malem ini, update lagi deh yaaa 😂😂😂💚💚💚







Aku sudah ada di mansion Castiello. Aku disambut dengan meriah oleh beberapa peri rumah yang membawakan barang barangku. Orang tua ku heboh dengan kepulanganku dan Eros kakakku. Aku akhirnya melangkahkan kaki ku menuju ke kamarku untuk merebahkan tubuhku yang sangat lelah.

Mansion Castiello

Kamar Helene/reader

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Kamar Helene/reader

Ibu sudah mengetuk pintu kamarku dan memintaku untuk bergabung bersama ayah dan kakakku untuk menyantap makan malam

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ibu sudah mengetuk pintu kamarku dan memintaku untuk bergabung bersama ayah dan kakakku untuk menyantap makan malam. Aku mengangguk dan bergegas mengikuti ibu menuju ruang makan keluarga kami. "Ayah, Ibu, Helene sudah punya kekasih" ucap kakakku yang membuatku tersedak saat aku meminum coklat panas. Aku langsung terbatuk batuk yang membuat ibu ku menepuk pelan pundakku dan diikuti kekehan kecil kakakku. Namun aku segera melihat raut wajah serius ayahku.

"Jadi sekarang putri kecil ayah sudah punya kekasih?" ucap ayah datar dan tatapannya penuh selidik dan tajam menatapku. "Jadi.... Ya ayah" ucapku menunduk dan suaraku sedikit pelan dan bergetar. "Jadi siapa pria yang beruntung itu?" tanya ayahku lagi dengan tajam. "Dia Draco Malfoy" ucap kakakku santai sambil menyantap steak yang ada di piringnya. "Oh, putra Lucius. Baiklah, ayah tidak keberatan kalau begitu" ucap ayahku enteng dan segera melanjutkan makan malamnya. Aku hanya membeo mendengar ucapan ayahku, lalu aku melirik tajam ke arah kakakku dan menginjak kakinya. Kakakku yang sedang meminum jus jeruk seketika tersedak karena aku tiba tiba menginjak kakinya.

Ibuku hanya menggeleng dan tersenyum melihat kelakuan kami. "Sepertinya Helene kecil kita ini akan segera meninggalkan kita dan hidup bersama suaminya" ucap Ibuku dengan dramatis. Ayah dan kakakku hanya terkikik geli mendengar ibu, namun aku cemberut dan menatap ibuku. "Ayolah Ibu, aku bahkan belum lulus sekolah di Hogwarts" ucapku dengan kesal. "Ayah, Ibu" ucapku lagi sehingga membuat mereka memperhatikanku dan menghentikan makan malam mereka. "Besok Draco akan menjemputku, dia bilang kedua orang tuanya ingin bertemu denganku" ucapku gugup. Ibuku menatap ayahku dan tersenyum. "Tentu sayang, ibu akan memilihkanmu gaun yang indah besok, sampaikan salam kami pada Lucius dan Narcissa ya" ucap Ibuku lembut.

DIFFERENTTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang