Penyerangan dimulai

1.1K 134 114
                                        

Cerita tidak bermaksud menyinggung siapapun atau negara manapun

Ini hanya fiksi jangan dianggap serius

Mohon maaf jika ada persamaan nama, tokoh, karakter, alur, dll

Alur cerita milik Author

13t+

Enjoy yah guys happy reading

______________________________________

Hari ini hari yg biasa. Indo sedang berada di dalam kamar inap Rumah Sakit lantai 5 alias lantai tertinggi. di dampingi dengan Tara dan Nesia. seperti hal yg normal. bercanda dan saling menghibur satu sama lain.

Canda tawa masih menghiasi hari itu. tanpa mereka sadari, ada sepasang mata yg mengintai mereka. menunggu waktu yg tepat untuk melakukan penyerangan. dan menunggu untuk masa yg di rencanakan.

Tara : kakak ada urusan sebentar dengan Nesia. tunggu di sini dulu ya Indo
Indo : baik kak^^
Nesia : bye bye abang

Meanwhile~

PKI : ada apa dengan Natuna?
TNI : ssttt... sudahlah makin parah..
PKI : tenanglah. santai dulu sebentar jangan urusi tugasmu selalu
TNI : tidak bisa. nanti semua akan kacau lagi...
Tara : hai kak^^
PKI : astaga naga!
Nesia : ehehe maaf kak
TNI : kalian ini mengagetkan saja..
Lampung : kak Indo di mana?
Tara : tidak.. aku hanya akan mengambil baju baju Indo
Kepri : oh.. ini dia *kasih 2 tas Indo*
Nesia : terimaka-- aduh!! berat..!!
TNI : ku ini.. seringlah olahraga
Nesia : i..iya iya.. bantu aku.. ini isinya apa sih..?!
TNI : *mutar bola mata* baiklah.. *angkat kedua tas itu sambil tetep baca berkas*
Nesia : eh anj- aduh! adeh... lah? kok abang bisa angkat 2 segampang itu!?
PKI : kamu emang bukan adik yg memahami abangamu
Nesia : ih.. bang PKI!
PKI : 😜
Nesia : 💢
Tara : sudah sudah jangan bertengkar
Nesia : baiklah..

AAAAARRRGGGHHHHHHH!!

PKI : suara Indo!?
Tara : apa yg terjadi?!
Nesia : ayo cepat ke sana!

Mereka segera berlari sekuat tenaga menuju ruang rawat Indo. suara teriakan itu sangat mereka kenali. dan yah itulah adik mereka.

Rasa khawatir dan cemas menguasai diri. ada apa? apa yg terjadi? kenapa dia berteriak? siapa yg menyerang dia? semoga saja mereka tidak terlambat. semoga Indo tidak di lukai atau apapun. dia masih lemah karena belum pulih seutuhnya. namun dia sudah di serang? bencana.

Langkah kaki menggema di penjuru rumah sakit. kamar Indo semakin dekat. suara teriakan itu semakin mengecil. dan akhirnya hilang. kekhawatiran semakin menjadi jadi. tanpa pikir panjang lagi, begitu pintu bercat coklat itu ada di depan mata. gebrakan keras di keluarkan untuk membukanya.

Dan betapa terkejutnya mereka saat melihat bahwa Indo sudah terbaring di lantai dengan pisau di tangannya. serta sosok wanita berambut ungu dan memakai jaket hitam melompat dari jendela.

(Wujudnya kek yg di gambar atas👆)

Sekilas dia menampakkan senyum mengerikannya pada saudara saudara Indo lalu melompat turun. kemudian berlari di atap gedung di sebelah rumah sakit. TNI dan PKI yg tentu saja tidak terima kemudian juga melompati jendela lalu mengejarnya. sementara Indo di bawa ke UGD oleh yg lain.

Ternyata sosok itu membawa mobil bersama dua rekannya. karena laju mobil itu terlalu cepat. PKI dan TNI terpaksa berhenti.

PKI : dia terlalu cepat
TNI : lalu? kita harus apa? aku pun tak bisa mengejarnya
PKI : bagaimana kalau kau pakai kekuatan itu?
TNI : oh iya!.... tunggu dulu.. aku lupa membawa batu itu!
PKI : astaga.. bagaimana ini..??
TNI : psstt.. eh? itu surat kah?
PKI : surat?

Yah terdapat sebuah surat yg menempel di dinding langit langit gedung yg berada di samping rumah sakit itu. karena penasaran, PKI kemudian mengambil secarik kertas tersebut. betapa kagetnya dia saat tulisan itu di tulis menggunakan darah.

------------------------~o0o~------------------------

Temui kami di gedung ××× 3 bulan lagi jika kau ingin penyerangan kami berhenti

Kami tunggu kedatangan kalian semua untuk bermain

Trio Raflesia

-------------------------~o0o~------------------------

Darah keduanya mendidih saat membaca isi surat itu. sungguh mereka tak punya perasaan sedikitpun. memang pembunuh yg tak tau perasaan orang lain. amarah benar benar bergejolak dalam jiwa kedua kakak Indo itu. rasa kesal dan geram atas apa yg dia telah perbuat pada adik mereka.

Saat mereka kembali, reaksi dati yg lain juga tak kalah mengerikan. Tara bahkan bersumpah akan membunuh dalang di balik ini semua. namun untuk saat ini, kesampingkan ego dulu. keselamatan Indo yg utama sekarang.

Kalau saja hukum memperbolehkan, mereka bisa membunuh mereka juga bukan?
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung~

______________________________________

Hae hae minna! gimana kabarnya? moga baik baik aja ya. dan gimana chapter kali ini? moga suka. yah.. pendek banget ya.. tapi tenang aja di chapter yg berikutnya akan ada adegan yg.... super menegangkan! jadi tunggu aja ya😉 dan ya ada kabar baik. Wi Fi Author mulai membaik jadi udah bisa dapat ide yeay!\(^o^)/

Vote, kritik, saran, dan komen ditunggu ya! bye bye minna! love you semua!💕💕

Indonesia [Tamat]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang