Jalan satu-satunya

1.2K 131 128
                                        

Cerita tidak bermaksud menyinggung siapapun atau negara manapun

Ini hanya fiksi jangan dianggap serius

Mohon maaf bila ada persamaan nama, tokoh, karakter, alur, dll

Alur cerita milik Author

13+

Enjoy yah guys happy reading

______________________________________

PKI POV

"Tan Hana Wighna Tan Sirna"

Apa sebenarnya arti kalimat itu? kenapa hanya itu yg ada di mimpi ku? bahkan ada di samping ranjang ku.

Jujur aku sepertinya mengenal kalimat itu, tapi dimana? dan seingat ku ada yg memakai kalimat itu untuk slogan mereka. tapi, aku tidak yakin siapa.

Dan anehnya kenapa kalimat itu tiba tiba muncul di mimpi? aku tidak tau apa yg sedang terjadi. tapi, aku harap keadaan tidak akan menjadi semakin buruk.

PKI POV end

Author POV

PKI terus menatap kartu yg dia temukan di mejanya. walau waktu menunjukkan pukul 02.20, dia tidak mengantuk sama sekali. hanya rasa penasaran yg ada di benaknya. tidak ada rasa yg lain.

Apa arti kalimat itu? kenapa tiba tiba ada di sebelah lacinya? dan siapakah 'dia' di balik semua ini?

Meanwhile~

Di lain sisi, Jatim, Lampung, Aceh, dan Kepri sedang menuju mansion ASEAN untuk memberikan surat dari TNI dan Tara. entah ini perasaan mereka saja atau memang ada yg mengawasi.

Jatim : dan tiba tiba saja dia terjatuh-- *jatoh beneran* aaww.. sapa yg naroh batu disini?!
Aceh : kamu ini Jatim.. salah sendiri malah batu yg disalahkan_-
Lampung : di ceritanya jatoh eh jatoh beneran XD
Kepri : ehehe ayo Jatim aku bantu.. *bantu Jatim berdiri*
Jatim : nih batu nyasar dah *tendang bantu*

//batunya memantul ke pohon dan balik hantam pala Jatim//

Jatim : anjing- bangsat-- *tutup mulut*
Aceh : *megang tasbih* Astaghfiruahal'azim Jatim kamu perlu di ruqyah
Jatim : AAAAAAAAAAA maaf Aceh! *kabur*
Aceh : oh no. no no no no no *muncul di depan Jatim*
Jatim : mampus gua :')

Setelah ruqyah~

Jatim : aduh.. kapok deh ngga mau kek gitu lagi di depan Aceh T^T
Lampung : wkwkwkwk makanya Aceh di lawan? kena ruqyah anda :v
Aceh : kamu juga di jaga mulutnya
Jatim : iye iye maaf T^T
Kepri : psstt.. hei apa kalian merasakan hawa aneh?
Lampung : loh? apa kamu juga sama?
Aceh : *instingnya bereaksi* siapa di sana!? *lempar kunai*

(Author : anjay Naruto :v
Aziz : ulang!)

Aceh : *instingnya beraksi* siapa di sana!? *lempar kue*

(Author : wkwkwkwk kue :v
Nadila : ulang lagi!)

Aceh : siapa di sana!? *lempar mba kunti*

(Author : AWOKAWOKAWOKOK
Deva : wkwkwkwk
Clara : coy yg bener!)

Aceh : siapa di sana?! *lempar pohon*

(Author : wkwk--
Aceh : *pukul pake panci* saya pegel nona!! >:(
Author : ampun 😐)

Aceh : siapa di sana?! *lempar pisau*

//CLING//

Pisau itu menancap di pohon yg tingginya sekitar 15 meter. di dahan pohon itu terlihat sekelebat bayangan manusia dan perlahan hilang.

Indonesia [Tamat]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang