Kenangan masa kecil

1.8K 207 133
                                        

Cerita tidak bermaksud menyinggung siapapun atau negara manapun

Alur cerita milik Author

Mohon maaf bila ada persamaan tokoh, karakter, dll

13+

Author ngga pinter sejarah jadi maaf kalo ada yg salah

Enjoy yah guys happy reading

______________________________________

Indo POV

Aku sedang main dihalaman kerajaan bersama adik lelaki ku Nesia. Kalian tanya kenapa aku bermain dihalaman kerajaan? well itu karena aku sudah dikeluarkan dari ASEAN. Dan kini hak asuhku diambil alih oleh keluarga kandungku. kini aku tinggal di 'Rumah Masa Kecilku'.

Yup. Keraton peninggalan Ayahanda Raja dan Ibunda Ratu masih berdiri dgn kokoh sampai sekarang. lengkap dgn desa dan daerah kekuasaan. bisa dibilang Keraton kami adalah kerajaan penguasa lelembut dan manusia.

Pelayan disini juga berbeda beda. ada yg dari kalangan manusia, ada yg dari kalangan makhluk halus, dan ada yg dari kalangan siluman.

Kalian tanya kenapa aku tidak takut? ya karena aku sudah biasa melihat mereka dari aku kecil dulu. Keraton ini juga sangat sangat besar. hampir 2 kali mansion papa Asean. 

Huh.. aku memanggilnya dgn panggilan yg salah lagi. tapi aku akan terbiasa nanti.

Aku masih sekolah. dan disekolah aku selalu diberi tatapan iblis oleh semua org. tapi hanya Palestine,Australia, Russia, N.K, Japan, Brunei, dan Phil saja yg masih mau menerima aku sepenuh hati.

Disini, di Keraton, kepingan demi kepingan memori mulai terkumpul lagi. dan menciptakan memori baru yg tidak akan aku lupakan nanti. Abang Dirga, Abang TNI, Abang Petrus, Kak Tara, Nesia, dan yg lain membuat depresi ku agak terobati.

Abang Dirga yg selalu hibur aku, bang TNI yg selalu lindungi aku, Kak Tara yg tiap pagi musti bangunin subuh subuh terus nyuruh sholat, dan Nesia yg kadang jahil ke aku dan hibur aku. semua terasa baru terjadi kemarin.

Dan kenapa Brunei tidak keluar dari ASEAN padahal dia sendiri yg mengancam akan keluar juga bila aku dikeluarkan? dia itu tidak pernah bikin ancaman kosong. cuma aku membujuk dia agar tidak keluar juga dari ASEAN. kan nanti Singa jadi kesepian:v

Indo POV end
Flashback on

ASEAN: terserah yg penting kau keluar dari sini
Indo: baik... tuan ASEAN

Indo kemudian pergi ke kamarnya dan beres beres dibantu PKI. Brunei dan Phil yg melihat saudaranya difitnah sampai dikeluarkan dari ASEAN tentu saja tidak terima. sudah berkali kali mereka membujuk sang ayah agar mau mendengar penjelasannya. tapi sia sia.

Akhirnya mereka menyusul Indo ke kamarnya dan membujuknya agar dia mau membiarkan mereka ikut.

Brunei: kami ingin membantumu Indo. kumohon biarkan kami ikut dgn mu
Indo: sudahlah kalian tidak apa apa kok nanti juga akan terungkap sendiri
Phil: tapi-
Indo: aku janji akan kembali lagi kesini setelah semua terbongkar ok?
Brunei: ugh.. Baiklah jaga diri baik baik ya dan jgn lupa kewajiban ibadahmu 
Indo: hehe.. sepertinya aku akan merindukan suara teriakan mu yg memekakkan telinga di pagi buta ya... Kak Brunei. dan suasana saat aku menjahili mu Kak Phil
BrunPhil: berjanjilah kau akan kembali adikku...*memeluk Indo

Indonesia [Tamat]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang