[14] Insiden

38 11 1
                                    

Kelompok biru berlari menuju ke tenda setelah berhasil mengumpulkan bendera. Cahaya langsung menuju pak Suhendri dengan nafas yang tak teratur.

"Lala sama Galang hilang pak dihutan" ujar Cahaya panik.

Alika dan yang lainnya terdiam ketika mendengar suara Cahaya. Rara menghampiri Euis dan Stevi yang tengah duduk di pinggir pohon. Dia memberikan dua botol minum buat kedua temannya yang kelelahan.

"Bagaimana bisa hilang mereka berdua?" Tanya pak Suhendri panik.

"Tadi Lala izin pak buat buang air kecil tapi ga balik lagi. Setelah itu Galang nyusul tapi dia juga malah ga balik lagi pak"

"Sekarang kita cari mereka tapi ingat jangan berpencar" ujar pak Suhendri memberikan pengarahan.

Geng Saturnus bergabung dengan Alaskar untuk mencari Lala dan Galang. Mereka menelusuri tengah hutan yang menjadi tempat istirahat kelompok biru sebelum Galang menghilang.

Mutiara tak sengaja menemukan dompet milik Galang didekat sebuah goa. Dia memberhentikan teman-teman yang lain dan memberitahu bahwa dia menemukan dompet Galang.

"Woi ini dompet si Galang" ujar Revan mengambil alih dompet itu dari tangan mutiara.

"Aw sakit" ucap Rara merintih kesakitan karena terjatuh akibat tersandung kayu.

Dia mencoba berdiri dan tangannya menemukan sebuah kartu pelajar milik Lala. "Eh ini punya si Lala gan" ujarnya.

"Ra lu gpp kan?" Tanya Abraham.

"Gpp ko" jawab Rara.

"Berarti Galang udh sama Lala dan mereka sempat berada disini" ujar Stevi melihat sekeliling hutan.

Mereka kembali berjalan sambil melihat kearah bawah. Alika menghentikan langkah mereka lagi. "Kalian dengar suara itu?" Tanya Alika memastikan suara yang dia dengar.

"Eh iya Lik itu kaya suara Lala" ujar Yayas sambil melihat kanan kirinya.

"Disebelah sana" ujar Pandu mengarahkan teman-teman nya.

Mereka berlari sambil mengikuti petunjuk arahan pandu. "Itu dia Lala sama Galang" ujar Zidan sambil menunjuk dua orang sedang terduduk lemas.

"Lalaaaa Lo gpp kan?" Tanya Geng Saturnus sambil berhamburan memeluk Lala.

"Gue gpp Ra tapi Galang..." lirih Lala.

"La Galang kenapa?" Tanya Sandi saat melihat Galang diam tak bergerak.

"Galang diserang ular makanya tadi gue teriak minta tolong pas Galang pingsan lagi"

"Ayo cepat bawa Galang ke tenda supaya langsung diobati" ujar Pandu memberi arahan.

Cahaya dan Euis membantu Lala berjalan. Sedangkan Galang sudah di angkut sama geng Alaskar. Aghnia dan Pandu yang menjadi pemimpin jalan. Sampai akhirnya mereka sampai di tenda dengan selamat. Pak Suhendri lega setelah mendapat kabar dari Yayas.

"Galang knp?" Tanya pak Suhendri kaget.

"Diserang Ular pak" lirih Lala.

"Kenapa kamu bisa tersesat Lala?kan saya sudah kasih tanda panah kepada kalian satu-satu jika ingin buang air kecil atau apapun" ujar pak Suhendri.

"Saya sudah menggunakan panah itu pak,tetapi pas mau balik panah itu hilang pak seperti ada yang membuangnya"

"Yasudah yang penting kalian berdua selamat dan buat kamu Lala sekarang obati Galang di tenda ya"

Lala mengangguk dan menyuruh geng Alaskar membawa Galang ke tendanya. Cewek itu mengobati Galang dengan telaten. Tak lama cowok itu membukakan mata nya dan bingung.

REPUBLIK SATURNUSTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang