[25] Masalah Basket

38 7 14
                                        

HAYI HAYII YEAY KETEMU LAGI
jangan lupa vote + komen !
jangan diem diem ae :(

Setelah kejadian baku hantam kemarin Cahaya bercerita kepada teman-temannya, sontak membuat temannya emosi tak terima apalagi si ketua geng, Alika

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Setelah kejadian baku hantam kemarin Cahaya bercerita kepada teman-temannya, sontak membuat temannya emosi tak terima apalagi si ketua geng, Alika.

"Dasar cowok brengsek, berani-beraninya dia ngatain temen gue!" Alika menggebrak meja kantin keras sampai orang-orang yang berada dikantin itu menoleh kearahnya, tapi sayang Alika tidak peduli.

"Lik udah, orang-orang pada ngelihatin lo," Cahaya mencoba menenangkan sahabatnya yang sedang tersulut emosi.

"Nggak bisa Cay, cowok brengsek itu sama aja ngerendahin lo!" Emosi Alika semakin meledak-ledak rasanya dia ingin mencekik Kinos saat itu juga.

"Duduk dulu Lik," Euis menarik lengan Alika agar kembali duduk sambil menyodorkan satu botol air mineral.

Alika menurut sambil menghela nafasnya kasar lalu meminum air mineral yang sempat Euis beli tadi.

"Gue punya rencana," ucap Alika sambil tersenyum miring membuat teman-temannya langsung menoleh kearah Alika.

***

"WOI SIAGA SATU, SIAGA SATU!!" seru Cahaya antusias dari ambang pintu, membuat teman-temannya menoleh penasaran.

"KENAPA WOI, ADA GEMPA?!" ucapan asal Euis langsung mendapat pukulan kecil dari Aghnia, yang dipukul hanya terkekeh pelan.

Cahaya menghampiri teman-temannya dipojok belakang kelas dengan nafasnya yang terengah-engah akibat berlari tadi, "Ini punya siapa?" Cahaya mengangkat segelas es teh meminta jawaban pada teman-temannya.

"Bodo ah, gue haus!" Cahaya menyeruput Es teh tersebut sampai sisa setengah tanpa memberikan kesempatan untuk temannya menjawab.

"Emang ada apaan si—ya ampun es teh gue!" Angel yang baru saja selesai bermain game masak-masakan diponselnya terkejut melihat es teh miliknya sisa setengah gelas.

Angel menatap Cahaya yang sedang menyeringai tidak jelas. Feelingnya benar, pantas saja saat bermain game masak-masakan steak yang ia goreng gosong.

"BELIIN LAGI GUE NGGAK MAU TAU!"

"Ya elah itu kan masih sisa setengah," Cahaya menunjuk es teh itu menggunakan dagunya.

"Yang minum sampai jadi sisa setengah siapa? Lo kan. Makanya kalau mau minta bilang-bilang dong!" omel Angel menatap es teh nya sedih.

"Lah tadi gue nanya ke anak-anak nggak ada yang jawab!" Cahaya masih membela dirinya sendiri.

"Bukan nggak ada yang jawab, lo nya nggak ngasih kesempatan kita buat jawab," Stevi bersuara membuat Cahaya berdecak kesal.

"Udah ih udah, masalah teh doang astaga. tenang nanti gue traktir di kantin," Rara melerai drama es teh yang sisa setengah itu.

REPUBLIK SATURNUSCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang