Selamat tinggal

10.3K 698 100
                                        

Madara mengenali Indra dari ingatan Susanoo. Ketiga lainnya tak ada bayangan sama sekali mengenai sosok Indra dan Asura sehingga terkejut bukan main. Sosok sama-samar tersebut melayang di belakang empat reinkarnasi sehingga keempatnya berbalik badan lalu bersama dua adik Pendiri Konoha yang berdiri di luar diagram, menghadap ke kedua sosok itu. Otsutsuki bersaudara mengunci pandangan dengan reinkarnasi mereka. Jurus yang tengah mereka mulai memang terhenti tapi masih aktif.

"Apa yang terjadi?" Naruto tak bisa memahami situasi.

Asura saling melirik dengan Indra yang di sebelahnya, "Ani-ue..."

Indra kembali menatap para reinkarnasi dan menjelaskan, "Disaat dua cakra yang sama dikeluarkan pada saat bersamaan dan lokasi berdekatan, maka kedua cakra akan beresonansi. Dalam kasus ini, karena ada dua orang dari reinkarnasi kami masing-masing yang cakranya beresonansi, kami bisa hadir secara visual meski tanpa fisik yang nyata."

"Apa ini sudah sering terjadi?" Tanya Hashirama.

Asura menjawab, "Tidak. Ini pertama kalinya kami berbicara langsung pada reinkarnasi kami. Aku yakin penyebabnya adalah keberadaan dua reinkarnasiku dan dua reinkarnasi Ani-ue mengeluarkan cakra hingga terjadi resonansi antaranya."

"Ah!" Naruto teringat sesuatu, "Apa karena itu pas aku latihan ninjutsu medis dengan Kakek Shodaime, aku merasakan keberadaanmu nyaris terasa nyata?!"

"Ya, di saat itu, kalian berdua menggunakan cakra cukup banyak secara bersamaan. Sekarang, lebih banyak lagi cakra yang kalian keluarkan sehingga aku bisa hadir dan berkomunikasi dengan kalian," tutur Asura dengan senyum.

Naruto terpana, "Wow... Jadi, benar ya? Kau dan kakakmu betulan ada di dalam kami berempat? Maksudku, yeah, kadang aku merasakan keberadaanmu tapi bisa bicara langsung seeprti ini, hebat sekali!

"Ya. Ani-ue dan aku selalu bersama kalian berempat sejak kalian lahir," angguk Asura.

Sasuke bertanya Indra, "Apa tujuan kemunculan kalian berdua?"

"Ini efek dari resonansi cakramu dan Madara di waktu bersamaan dan lokasi berdekatan. Kami tak bisa muncul di hadapan kalian kapan saja seperti yang ayah kami lakukan kepada kalian berdua. Hanya resonansi cakra ini yang membuat kami bisa muncul. Tapi," Indra melirik Asura sebelum melanjutkan, "dengan kami di sini, bisa dikatakan ini kesempatanmu untuk membangkitkan Rinnegan-mu, Sasuke."

Sepasang pertama gelap melebar, "Rinnegan-ku?"

"Keduanya," Indra memastikan.

Naruto terkaget, "Bagaimana?"

Indra menerangkan, "Secara teknis, Sasuke mendapat cakra Asura sebanyak 3 kali. Pertama, darimu, Naruto. Kau membagi cakramu padanya di perang. Kedua, Hashirama Senju yang dibangkitkan dengan edo-tensei memberinya cakra juga di perang. Terakhir, saat dia sekarat ditusuk Madara, seorang pengguna Senjutsu memberikan Sasuke sebagian sel Hashirama Senju. Ayah kami hanya mempercepat kebangkitan Rinnegan Sasuke. Cepat atau lambat, dengan cakra dan DNA dari reinkarnasi Asura telah ditubuhnya, Sasuke memang akan membangkitkan Rinnegan."

"Dia kehilangan Rinnegan saat tiba di zaman ini sebab jurus nenek mengakibatkan hal tersebut. Tapi, Rinnegan tak seperti Sharingan yang setelah menggunakan jurus tertentu, seperti Izanagi, akan mengakibatkan kebutaan. Dia bisa memiliki Rinnegan lagi dan saat kalian berdua kembali ke zaman kalian, dia tidak akan buta serta masih memiliki satu Rinnegan dan satu Sharingan," tambah Asura.

Kesempurnaan WaktuCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang