Note: Bagian awal chapter ini diceritakan dari sudut pandang Naruto Namikaze (Ayah asli Menma).
—000—
"MENMAAAAAAA!"
Naruto Namikaze (30) berteriak cemas memanggil sang anak ketika dilihatnya Menma menghilang setelah anak itu menginjak gulungan raksasa yang terbuka dan cahaya dari gulungan tersebut membutakan sekitar. Jantungnya berdetak semakin cepat ketika cahaya itu hilang... begitu juga Menma. Kesunyian mengepung seolah menulikan telinga sebelum ayahnya, Yondaime Hokage, Minato Namikaze (57) berteleportasi ke atas gulungan raksasa.
"Naruto?" Ia menoleh ke sekitar, "Dimana Menma?" Beberapa detik sebelumnya, ia merasakan cakra Menma dari sini dan teleportasi karena dia pernah menandai cucunya. Tapi, sekarang ia tak ada dimanapun.
Dua pasang safir kembar saling menatap. Minato menyipitkan mata mengenali keputusasaan di mata putra semata wayangnya. Keputusasaan yang sama dilihatnya di mata Naruto kala (mantan) calon menantunya, Sasuke Uchiha, pergi dari Konoha bertahun lalu. Bahkan, keputusasaan itu terdengar di suara putranya yang menjawab, "Dia hilang..."
Terkaget, Minato belum sempat berkomentar sebab mereka mendengar langkah kaki sebelum Godaime Hokage yang menjabat sekarang, Itachi Uchiha (35), dan Kepala Klan Uchiha, Fugaku Uchiha (62) memasuki ruangan ini. Mereka melihat ayah-anak Namikaze lalu Fugaku bertanya, "Dimana Menma?"
"Aku tidak yakin tahu..." Minato mendengarkan Naruto menggambarkan situasi yang ditemuinya tadi seraya jemarinya menyentuh kalung Uzumaki yang dibuat Kushina beberapa tahun lalu, "Kalungku menjadi dingin setelah dia menghilang..."
"Menghilang?" Itachi bertanya.
Naruto memucat, "Aku melihatnya berdiri di gulungan itu," ia menunjuk ke gulungan raksasa yang masih terbuka di bawah kaki Minato yang kemudian mundur supaya perhatian mereka ke gulungan itu tak terdistraksi. "Lalu, tiba-tiba ada cahaya dari dalamnya dan sewaktu cahaya itu menghilang... Menma sudah tak ada dimanapun..." Suaranya semakin sedih. "Kalungku lebih hangat waktu aku menemukannya tapi sekarang jadi dingin setelah aku melihatnya hi—"
Naruto tak bisa menyelesaikan kalimatnya namun yang lain mengerti situasi yang terjadi. Itachi, Minato dan Fugaku segera menyadari kalau gulungan raksasa dengan Ba Qua Diagram adalah ninjutsu untuk melintasi waktu ciptaan Nidaime Hokage, Tobirama Senju, berdasarkan apa yang diceritakan Naruto pada mereka di kantor Hokage tentang gulungan keramat sebelum mereka ke ruangan penyimpanan gulungan ini. Tak susah mengambil kesimpulan bahwa Menma pergi ke lintasan waktu lain. Yang mana? Itu tak bisa mereka jawab.
Ketiga lelaki tertua di sini menginspeksi gulungan raksasa. Naruto mendekati mereka perlahan. Mata penuh determinasi. Ia mengumumkan, "Aku akan pergi."
Minato dan Fugaku menoleh. Keduanya memakai kimono berwarna hijau lumut dan hitam dengan obi coklat karena mereka tak ada kegiatan spesial hari ini dan datang ke kantor Hokage setelah Itachi memanggil mereka. "Tujuanmu?" Fugaku bertanya ke Naruto yang memakai baju Jonin. Tiga tahun setelah Menma lahir, Naruto akhirnya jadi Jonin.
"Mencari Menma," jawabnya.
Minato menerangkan, "Dia pergi ke lintasan waktu lain. Kita tidak tahu apakah dia ada di masa depan atau di masa lalu."
"Aku tidak peduli," Naruto bersikeras. "Aku akan mencarinya sampai dapat apapun yang terjadi." Matanya terfokus ke diagram Ba Qua di gulungan raksasa. "Aku kehilangan Sasuke bertahun lalu dan aku tidak bisa melakukan apapun saat itu karena hamil. Aku tidak bisa kehilangan Menma juga..."
KAMU SEDANG MEMBACA
Kesempurnaan Waktu
FanfictionPerjalanan melintasi waktu. Setelah Kaguya tersegel, Naruto dan Sasuke terbawa ke masa lalu di mana Hashirama Senju dan Madara Uchiha mengakhiri perang dan menyatukan kedua klan. Sasuke menyadari apa yang terjadi setelah para pendiri tak mengenali m...
