.
.
.
.
.
.
"Nana temani lucas istirahat"
Manja nya pada jaemin
Jaemin mengangguk ikut berbaring di samping lucas
Brukk. Lucas kaget saat badan kecil jaemin menindih nya
"Menyingkir nana.." "kalau ku lihat lihat kau manis juga, aku bosan menjadi pihak bawah mereka" keluh jaemin, lucas mengedipkan mata bingung
Terlihat lucu di mata jaemin
"Ten hyung menyuruh ku untuk meminta mu kembali padanya"
Tatapan jaemin mengunci lucas
Membuat nya gugup di tatap intens "jangan membahas mereka jika sedang dengan ku luke" "ihh nana ap-apasih nana minggir aw, jangan ih!" jaemin
Menatap lucas malas
Tangan nya meremas bongkahan kenyal milik lucas yang tidak tertutup apapun
Plak. "Aduh! Sakit nana"
lucas merengek pada jaemin
"Diamlah luke" wajah lucas memerah padam "aku sedang ingin" "tapi ada johnny ahh na!"
Rengek lucas
Ia menghisap nipple lucas kuat
Membuat lucas mendesah kecil
"Berhentihh dasar mesum atau ku adukan euhh pada jaemin!"
Jaemin berhenti menghisap
"Pengadu" ujar nya dingin
"Wlee, nana juga mesum"
Jaemin terkekeh mengusap kening lucas yang hangat
"Cup. Ayo pejamkan mata mu sayang" jaemin kembali berbaring di samping lucas
Mencium rahang tegas pria manis di depan nya
.
.
.
.
"Bodoh!" jeno memukul pundak mingyu kesal "dih ngatain diri sendiri"
Jeno kembali memukul pundak sahabat tiang nya kesal "kau yang salah tapi melampias kan nya pada ku" ujar mingyu membuka buku fisika nya
Dan kembali belajar membiarkan jeno sudah seperti orang idiot yang menangis kekasih nya
"Aku merindukan nya" "culik saja" ketus mingyu sudah dongkol karena sahabat nya yang berubah gila akibat cinta
Jujur saja mingyu juga merasa dia mencintai jaemin tapi tidak segila jeno yang makan tidur sudah seperti kekasih yang kehilangan bertahun tahun!
Mingyu terkekeh "kenapa tidak tanya pada ten hyung saja?" usul mingyu "kau ingin kita di jadikan kornet? Dia akan membunuh kita min ini semua karena kita"
Grepp. Mingyu mematung terkejut saat mingyu memeluk nya. Menangis kembali
"Sudah jangan menangis"
Bujuk mingyu menepuk pundak sahabat nya pelan
"
Aku akan mencari cara menemukan alamat jaemin" gumam mingyu
Jaemin berjalan keluar dari kamar lucas menuju kamar nya dan johnny. Ceklek. "hyung?"
"Johnny hyung?" jaemin masuk
Melihat johnny yang menutupi dirinya dengan selimut
Srekk. Jaemin membalik johnny menghadap nya "kau marah ya. Cup." tatapan mereka bertemu
Jaemin mengecup kembali bibir tebal milik johnny menghisap nya seperti dominant
Kening johnny bertaut bingung
Lidah jaemin masuk ke dalam rongga mulut johnny. mengajak lidah johnny berperang
Tubuh si kecil, johnny dudukan pada perut nya. Jaemin Menyudahi ciuman tersebut, takut dirinya tidak bisa terkontrol "masih sakit?"
Jaemin mengusap pipi johnny
"Salah kah bila aku begitu mencintai mu? Apa aku sangat egois jaem" jaemin bersender di dada johnny mengusap lengan nya sabar "john"
Johnny mendehem "aku bukan istri mu, aku nana bukan jaemin"
"Apa kau merasakan ciuman ku berbeda? Karena aku bukan jaemin mu yang biasa"
Jelas jaemin berpindah duduk
Kembali mengusap pipi johnny
Johnny ikut duduk menatap jaemin bingung
"mungkin mereka ingin menghapus ku dari ingatan jaemin tapi tidak bisa melenyap
kan ku di sini" tunjuk jaemin di dada
"Kau.." "aku memang bukan jaemin mu tapi setidak nya ini tubuh istri mu" jaemin duduk di pangkuan johnny. Mengalungkan tangan nya di leher johnny
Mengecup rahang tegas johnny
Berkali kali "jaemin bukan lah adik kandung jungwoo"
Johnny masih diam mendengar kan penjelasan jaemin
"Dulu Dia memiliki orang tua yang utuh dan keluarga bahagia, tapi pria tua sialan itu, ayah jungwoo membunuh... nya di depan mata istri mu saat usia nya masih terbilang kecil. Itu lah kenapa sifat nya susah di kendalikan karena dia belum bisa menerima takdir yang ada haha...." jaemin tertawa Paksa
"Entahlah bagaimana aku bisa ada di sini, menjadi jaemin mu menggantikan nya di saat emosi nya tak bisa di kendaikan...
Aku nana seseorang yang harus nya tidak ada namun istri mu ciptakan" tatapan jaemin sayu
Johnny tertegun, sedikit tidak faham tapi ia tau ini bukan jaemin nya
"Tolong jangan katakan pada jaemin, dia begitu rapuh john...
Berhenti membuat nya tersiksa
Kau harus sadar jika yang kau lakukan itu salah, bukan seperti ini mendapatkan jaemin bahkan dengan cara licik" jelas jaemin memeluk leher johnny erat
