33.with reza (dua)

15 5 2
                                        

Happy reading:v

******

Taman 21.02

Cuaca dimalam hari ini sangat dingin.

Kini acca dan reza sedang berjalan-jalan kaki di jalanan taman ini, sembari menghembus angin yang menerpa mereka.

"Wahh. Di sini lebih indah kalo malem"kata acca memecah keheningan.

"Dingin gini... Lu bilang indah?"tanya reza. Acca  gelagapan.

"mmm... Wahhh liat banyak bintang di atas sana"alibi acca mengalihkan pembicaraan, keduanya melihat ke arah atas. Reza menautkan alis.

"Dimana?"kata reza melihat sekitar tak ada bintang satupun. Acca menengok ke arah reza.

"Nyebelin"gumam acca.

"Apa?"tanya reza.

"Maksud gue ada bintang di film tadi hehe"jawab acca sembari terkekeh.

"Terserah"balas nya.

Keduanya diam.

"Ca, rambut lo!!"ucap reza menatap ada sesuatu yang menempel di rambut acca.

"Rambut? Rambut apaan?"tanya acca heran menatap ke arah reza.

"Di Rambut lo ada daun"jawab reza. Kemudian acca mencari-cari daun itu, namun nihil ia tak menemukan nya di rambut itu.

"Di mana si?" tanya acca.

"Di sebelah kiri"

"Gak ada"

Reza yang melihat nya seakan gatal ingin membantu.

"Sini biar gue"ucap nya mendekat ke arah acca, lalu mengambil daun itu.

Namun saat mengambil, secara tidak sengaja ada yang menyenggol acca membuat acca bertubrukan dengan dada bidang reza, maklum acca terbilang agak pendek, tapi gak pendek-pendek amat juga, jadi ia hanya sebatas dada bidang reza saja.

Acca menatap ke arah reza sebentar begitupun reza. Dengan cepat acca memundurkan badan nya, tapi kini rambut nya malah terbelit di kancing baju reza.

"Awws!!"keluhnya saat berusaha menarik rambutnya.

Reza menunduk sedikit, mensejajarkan wajahnya dengan acca. Lalu menatap acca, acca yang dari tadi berusaha melepas rambut nya pun kini mulai menatap ke arah reza.

Saat ini reza kaku di tempat, acca menatap nya, matanya yang indah membuat jantung nya judag-jedug. Lalu tak lama kemudian ia menggeleng keras.

"Biar gue bantu"ucap nya.

Jadi keduanya sedang berusaha memisahkan kancing baju dan rambut acca.

Mungkin bila terlihat dari jauh, mereka sedang berciuman!?

Saat sedang pokus dengan sendiri nya tiba-tiba ada suara orang terjatuh.

Brukkk

Acca dan reza Keduanya pun menoleh apa yang sedang terjadi. Dan ternyata benar ada seseorang yang terjatuh ke tanah.

"Riski...?"gumam acca. Ia melihat dari cara berpakaian nya ia yakin bahwa itu riski. Tapi masalah nya kenapa riski tiba-tiba ada di sini?

"Riski?"tanya acca sedikit keras.

Cowok itu menatap ke arah mereka, dan benar saja yang terjatuh tadi adalah riski!!!

"Iyee gue, kenapa?"tanya riski malu.

Myris [On Going]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang