"Kita sudahi latihan hari ini" ucap William "karena malam ini akan ada pertemuan, kita harus menghemat energi, siapa tau nanti akan terjadi perang" tambahnya.
"Baik" jawab Valina tanpa mengeluh.
"Ah benar benar... Vally, lakukanlah apapun yang kau mau, tidak usah bimbang" ucap William "aku akan selalu ada di pihakmu" tambahnya.
"A–apa yang kau maksud?" Tanya Valina.
"Tidak ada" balas William.
Valina mungkin berpura-pura tidak tau, tapi William sudah tau kalau Valina adalah anggota dari teroris paling berbahaya di Dunia DxD.
Meskipun William taunya yang laku-laki, tidak ada jaminan kalau Valina tidak bergabung dengan mereka.
William dan Valina langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan. Mereka sudah tidak keberatan untuk mandi bersama, walaupun mereka masih sedikit malu.
Setelah selesai mandi, mereka duduk sambil mengobrol di ruang tamu selagi menunggu Azazel datang.
Setelah beberapa saat, Azazel datang...
"Apakah kalian sudah siap?" Tanya Azazel.
"Ya, jika terjadi perang, jangan khawatir" ucap William "aku akan menghentikannya dengan kekuatanku" tambahnya.
William dan Azazel melihat kearah Valina yang terlihat sedang berpikir akan sesuatu.
"Ada apa putriku?" Tanya William.
"Huh? Ti–tidak ada apa-apa, hanya sedang memikirkan sesuatu" balas Valina.
"Baiklah, kalau begitu kita berangkat" ucap Azazel sambil mengeluarkan lingkaran teleportasi.
Di ruang pertemuan...
Dua Raja Iblis ada disana, yang diantaranya ada Sirzechs dan Serafall. Di belakang mereka ada Grafiya, Rias dan para bangsawannya, dan yang terakhir adalah Sona dan ratunya.
Selain Raja Iblis, ada seorang malaikat dan seorang pengusir setan. Mereka adalah Michael dan Irina.
"Bagaimana dengan Azazel?" Tanya Michael.
"Bagaimana denganku?" Ucap Azazel yang baru muncul bersama kedua yang mengikutinya. William dan Valina.
"Jadi Valina, kamu bekerja dengan Malaikat Jatuh?" Tanya Sirzechs.
"Bisa dibilang begitu" ucap Valina dengan nada acuh tak acuh.
"Dan siapa manusia yang datang bersamamu?" Tanya Michael.
"William Vincent, senang bertemu dengan kalian semua" ucap William.
Kali ini William tidak menggunakan cincinnya, tapi dia menyembunyikan auranya dengan Abilities Sealth.
William melihat orang-orang yang ada di ruangan tersebut, dan semuanya tidak berbeda dalam seri aslinya.
"Baiklah, karena semua sudah berkumpul, mari kita mulai rapatnya" ucap Sirzechs.
"Kalau begitu, mari kita dengarkan laporan kejadiannya kemudian kita bisa bahas mengenai itu" ucap Michael.
"Aku setuju dengan itu" balas Serafall.
"Rias, kau dan bangsawanmu bertarung dengan Kokabiel, mulailah dengan laporan pertarungan" ucap Sirzechs.
Setelah itu Rias maju dan mulai memperkenalkan dirinya serta gelar bangsawannya. Setelah itu dia mulai melaporkan apa yang terjadi dalam pertarungan, segera laporannya selesai.
KAMU SEDANG MEMBACA
God Of Sovereign
FanfictionMenceritakan seorang brandalan yang bertransmigrasi ke dunia dimana malaikat, malaikat jatuh, iblis, youkai, dewa, naga, pahlawan ada. Ya, dunia itu adalah dunia DxD. (Catatan : Basisnya akan di dunia DxD, tapi kemungkinan nanti bakalan lanjut ke du...
