"Willy, aku akan pergi bersama Arthur dan Bikou hari ini" ucap Valina.
"Kemana?" Tanya William.
"Celah dimensi, aku ingin mencari Great Red" jawab Valina.
"Berarti rating gamenya hari ini ya" batin William "oke, jangan terlalu memaksakan dirimu" tambahnya.
Valina hanya menangguk, dan pergi dari kamar William menyisakan William dan Ingvild.
"In, apa kau ingin bersekolah?" Tanya William.
"Bersekolah ya... Jika bisa, aku ingin" jawab Ingvild.
"Kalau begitu mulai besok kau akan bersekolah, tentu saja aku akan ikut" ucap William.
"Benarkah?" Tanya Ingvild.
"Ya, aku tidak bisa membiarkanmu pergi ke sekolah, apalagi ada si brengsek mesum di akademi Kuoh" ucap William.
"Baiklah, terima kasih, Willy" ucap Ingvild.
"Apapun itu akan aku lakukan jika itu bisa membuatmu bahagia" jawab William "mumpung bebas, aku ingin mencoba menikmati masa sekolahku yang tidak bisa aku nikmati di kehidupan sebelumnya" batinnya.
William meraih bahu Ingvild, dan menekatkan tubuh Ingvild kearahnya.
"Sebelum bangun, bagaimana kalau kita mulai 1 ronde?" Tanya William.
"Willy, kamu nakal" ucap Ingvild.
Dengan begitu mereka berdua melakukannya....
-Skip-
William mengangkat handphonenya untuk menelfon Azazel.
"Ada apa William?" Tanya Azazel.
"Aku ingin kau membantuku agar aku bisa bersekolah di akademi Kuoh" ucap William "tidak, lebih tepatnya untuk 2 orang" tambahnya.
"Apa? Apa kau ingin bersekolah?" Tanya Azazel.
"Benar, karena terlalu fokus dengan latihan, aku tidak pernah memiliki kesempatan untuk bersekolah" ucap William.
"Baiklah, itu masalah kecil" ucap Azazel.
"Oke, kalau begitu aku akan menunggu kabar terbarunya" ucap William.
"Tunggu dulu, apa kau tidak ikut dengan kami?" Tanya Azazel.
"Untuk apa?" Tanya William.
"Hari ini Rias akan ada Rating game, dan Diodora Astaroth, kami menduga kalau orang ini bekerja dengan Khaos Brigade" ucap Azazel.
"... Baiklah, aku akan ikut" ucap William.
"Baik, aku akan memerintahkan seseorang untuk menjemputmu nanti" ucap Azazel.
"Huh? Tumben, biasa kau sendiri yang menjemputku" ucap William.
"Aku perlu membangun strategi untuk melawan mereka, tapi kau tidak memerlukannya kan?" Tanya Azazel.
"Itu memang benar, tapi apakah kau yakin? Aku mungkin akan menghancurkan strategimu loh" ucap William.
"Itu tidak masalah, jika kau yang ikut berpartisipasi, kami hanya akan mendukung saja" ucap Azazel.
"Baiklah, aku mengerti" ucap William.
Setelah itu, dia menutup panggilannya, dan Ingvild masuk kedalam kamarnya.
"In, hari ini aku akan keluar" ucap William.
"Kemana? Apakah aku bisa ikut?" Tanya Ingvild.
"Tentu saja bisa, kenapa tidak" ucap William.
KAMU SEDANG MEMBACA
God Of Sovereign
FanfictionMenceritakan seorang brandalan yang bertransmigrasi ke dunia dimana malaikat, malaikat jatuh, iblis, youkai, dewa, naga, pahlawan ada. Ya, dunia itu adalah dunia DxD. (Catatan : Basisnya akan di dunia DxD, tapi kemungkinan nanti bakalan lanjut ke du...
