Chapter 11 - Disturber

3.7K 309 11
                                        

"Apa!?" Ucap Serafall yang terkejut.

"Divine Repulse!?" Lanjut Michael yang sama terkejut.

Beberapa orang terkejut, dan beberapa orang lagi kebingungan.

"Divine Repulse? Apa itu?" Tanya Issei pada Draig.

"Divine Repulse adalah Sacred Gear yang tidak dibuat oleh Tuhan" ucap Draig.

"Apa hebatnya itu?" Issei yang langsung blak-blakan.

"Pengguna Divine Repulse pertama kali muncul saat terjadinya perang besar" ucap Michael "dia tidak memihak pada ketiga pihak, dan yang mengejutkannya dia adalah seorang manusia" tambahnya.

"Ya, pengguna Divine Repulse dulu terjun ke medan perang hanya dengan alasan untuk menguji kekuatannya" ucap Azazel "meskipun alasannya seperti itu, kekuatannya tidak diragukan lagi. Dia mampu memukul mundur kami semua" tambahnya.

Orang-orang yang mendengar ini terkejut.

"Dan saat kami menghentikan pertikaian antara Kaisar Naga, yang berperan besar adalah pengguna Divine Repulse" ucap Sirzechs "dia dengan mudahnya memojokkan kedua naga yang membuat kami, ketiga pihak menghentikan perang" tambahnya.

"Ta–tapi itu penggunanya terdahulu kan?" Ucap Kiba.

"Ya, tidak mungkin keduanya sama" ucap Akeno.

"Itu masalahnya" ucap Azazel.

"Apa maksudmu?" Tanya Michael.

"Jika dia lebih lemah maka itu tidak masalah, tapi tidak diragukan lagi kalau sekarang dia adalah pengguna Longinus terkuat" ucap Azazel "bukankah begitu Valina?" Tambahnya.

Semua orang melihat kearah Valina...

"Ya, kekuatannya tidak bisa diragukan lagi" ucap Valina "menurut perhitunganku, kekuatan Willy sudah mencapai rangking 5 besar" tambahnya.

Semua orang kembali terkejut, bahkan Azazel sendiri juga terkejut.

Azazel hendak mengatakan sesuatu, tapi lingkungan mereka tiba-tiba berubah. Ada beberapa orang yang membeku. William, Valina, Azazel, Sirzechs, Serafall, Michael, Issei, Rias, Xenovia, Irina, dan Kiba yang tidak membeku.

"Yang barusan" ucap Issei.

"Jangan-jangan" tambah Kiba.

"Waktunya berhenti?" Lanjut Issei.

"Sepertinya begitu" balas Azazel "kita yang memiliki kekuatan lebih yang tidak terpengaruhnya, tapi" tambahnya.

"Kita dengan kekuatan para naga" ucap Valina "dan orang-orang yang disana dilindungi oleh pedang suci" tambahnya.

"Yah, pola seperti ini sering terjadi" ucap William "saat kita ingin berdamai, ada saja pengganggu yang menghalangi" tambahnya.

*DUAARR

Tiba-tiba ada suara ledakan yang terdengar dari arah luar.

Semua orang bangkit dari kursinya, dan melihat keluar jendela. Mereka bisa melihat banyak penyihir yang berteleportasi di dalam penghalang.

"Akan tetapi, kekuatan apa ini?" Tanya Michael.

"Kemungkinan ini adalah kekuatan bocah setengah vampir itu" ucap Azazel "mereka mengaktifkan kekuatan bocah itu secara paksa" tambahnya.

"Grayfia, segera siapkan lingkaran sihir untuk teleportasi" ucap Sirzechs.

"Entah bagaimana mereka sudah mengunci kita di dalam" balas Grayfia.

"Mereka mengurung kita ya" ucap Azazel.

"Ya" balas Michael "waktunya terlalu tepat, dan mereka juga menggunakan keluarga Rias Gremory sebagai senjata" tambahnya.

God Of SovereignCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang