Chapter 26 - Reward Update

2.6K 251 21
                                        

Keesokan harinya, William terbangun dari tidurnya, dan melihat ada 2 wanita cantik yang tertidur di sampingnya.

"Ha~ semalam sangat menyenangkan" ucap William.

"Ugh... Meskipun kami sudah berdua, kami tetap tidak bisa mengimbangimu" ucap Valina yang terbangun karena William.

"Benar, kakiku masih mati rasa" lanjut Ingvild yang sudah bangun juga.

"Selamat pagi Vally, In" ucap William.

"Selamat pagi juga Willy" ucap mereka berdua.

"Aku ada beberapa hal yang harus di urus, jadi aku akan pergi pagi" ucap William.

"Baik" jawab mereka berdua.

William bangkit dari kasurnya, dan segera pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.

Setelah selesai, William segera membuat sarapan, lalu dia keluar dari rumahnya dengan berjalan.

William tidak memiliki urusan khusus, tapi dia hanya sedang ingin berjalan-jalan saja.

"Udara pagi memang bikin seger ya" ucap William.

William terus berjalan, saat dia mau melewati sebuah taman yang ada di sekitar rumahnya, William melihat seorang gadis yang tampak tidak asing yang sedang duduk di bangku taman itu.

"Rambut hitam, mata hitam, dan baju gothic lolita... Tidak salah lagi, itu adalah Ophis kan?" Batin William.

Kenapa William bertanya? Itu karena penampilan Ophis berbeda dengan yang dia tau.

Ophis yang dia tau itu adalah Loli, sedangkan Ophis yang dia lihat sekarang seperti gadis berusia akhir belasan.

"Oi Kurama, apa benar dia Ophis?" Tanya William.

"Ya, tidak salah lagi, aku mengenali hawa keberadaannya, dan dia adalah Ophis" balas Kurama.

"Begitu ya... Oke, tengkyu Kurama" ucap William.

"Ouh!" Balas Kurama.

William menghampiri Ophis, dan langsung duduk di sebelahnya tanpa bertanya dulu.

Ophis menatap William secara terang-terangan dengan ekspresi wajahnya yang datar.

"Ada apa?" Tanya William.

"Kamu... Kuat" ucap Ophis "dan kenapa ada bau Valina darimu?" Tanyanya.

"Valina tinggal bersamaku" ucap William.

"Jadi kamu William Vincent" ucap Ophis.

"Oh? Aku tidak mengharapkan bahwa dirimu mengetahui namaku" ucap William.

"Valina memberitahuku tentangmu" ucap Ophis.

"Begitu ya" ucap William.

"Apakah kamu mau bergabung denganku?" Tanya Ophis.

"Maaf saja, tapi aku tidak tertarik bekerja di bawah seseorang" ucap William "aku ingin melawan Great Red, tapi itu akan aku simpan untuk nanti" tambahnya.

"Begitu" ucap Ophis.

"Dari apa yang Valina katakan, kau ingin merebut celah dimensi dari Great Red demi ketenangan bukan?" Tanya William.

Ophis hanya mengangguk menjawab pertanyaan William.

"Tanpa merebut dari Great Red, aku bisa memberikan ketenangan yang kau inginkan" ucap William.

Ophis memiringkan sedikit kepalanya yang membuatnya terlihat imut di mata William.

"Kau bertanya bagaimana kan?" Tanya William.

God Of SovereignCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang