"Bagaimana? Apakah kau tertarik untuk bergabung dengan pasukanku?"
"Kenapa kau menanyakan pertanyaan yang aneh? Berkatmu aku terlepas dari Sacred Gear, kekuatanku juga bertambah, dan sekarang aku diberikan kehidupan baru. Sudah sewajarnya aku mengabdikan hidupku untukmu"
"... Begitu ya, tapi aku tidak ingin ada paksaan di sini"
"Ini keinginanku sendiri, jika bersamamu, aku rasa aku tidak akan pernah bosan"
"... Baiklah, meskipun nanti kau mengeluh, aku tidak akan pernah mengeluarkanmu"
"Kau pikir aku itu bocah?"
"Tidak, kau itu pemalas jadi sikapmu mungkin akan mempengaruhi tugasmu"
"Aku bersumpah atas hidupku jika aku lalai menjalankan tugas dari William Vincent, maka aku akan melakukan Seppuku... Sekarang kau puas?"
"Oke, aku tidak akan protes lagi"
William mengeluarkan sebuah kartu dengan angka 7 romawi dibagian atas kartu dan The Chariot di bagian bawah kartu.
"Mulai sekarang kau akan menjadi salah satu dari Major Arcana, aku akan mempercayakan The Chariot kepadamu"
"Sesuai keinginan anda tuanku"
"Berhenti bodoh, entah kenapa rasanya sangat geli saat kau menggunakan bahasa sopan kepadaku"
"Be–berisik! Gapapa kan cuma kali ini aja!"
Kartu itu masuk kedalam tubuh Kurama, dan seketika tubuhnya bersinar selama beberapa detik. Kejadiannya sama seperti yang lainnya, hanya saja...
"Huh? Kenapa aku tidak merasakan koneksi yang sama saat aku meletakkan kartu kepada yang lain?"
[Alasannya karena kartu The World sudah keluar dari tubuh Master, lebih tepatnya tubuh Master lah yang menolak kartu Major Arcana]
"Jika di periksa sekali lagi memang benar... Oh! Beneran ada"
"Bukannya itu sudah pantas? Tidak mungkin pemimpin sepertimu memiliki status yang sama seperti bawahanmu kan?"
"Yah memang sedikit disayangkan sih, tapi kita ambil sisi baiknya, sekarang aku bisa memiliki 22 bawahan unggul"
"Ya, kau benar... Ngomong-ngomong kau tidak akan menjemput anggota lain?"
"Nah untuk sekarang tidak perlu, aku harus menguasai dunia ini dulu, dan... Umu, aku akan memberikan nama baru untukmu"
"Huh? Nama baru? Bukannya Kurama sudah cukup?"
"Tidak, Kurama adalah namamu yang sebelumnya, hmm... Oke, mulai sekarang namamu adalah Razor"
"Razor kah... Aku suka itu, terdengar sangat keren"
"Berarti sudah diputuskan"
Mereka berdua terus mengobrol untuk saling mengenal satu sama lain lagi. Kanae yang ada di ruang santai mendengar William berbicara sendiri tadi, tapi sekarang ada seseorang yang menemaninya bicara. Karena penasaran, dia mengintip secara diam-diam.
"Ada apa, Kanae?"
Sebelum Kanae bisa melihat sesuatu, dia mendengar William memanggil namanya.
'Aku ketahuan?!'
"Yah tidak perlu terkejut seperti itu, itu adalah hal yang mudah bagiku"
'Apa? Apa dia membaca pikiranku?!"
"Tepat, jika kau penasaran kau bisa bergabung kesini"
"A–apa tidak apa-apa?"
"Ya, lagipula aku hanya sedang mengobrol santai saja"
KAMU SEDANG MEMBACA
God Of Sovereign
FanfictieMenceritakan seorang brandalan yang bertransmigrasi ke dunia dimana malaikat, malaikat jatuh, iblis, youkai, dewa, naga, pahlawan ada. Ya, dunia itu adalah dunia DxD. (Catatan : Basisnya akan di dunia DxD, tapi kemungkinan nanti bakalan lanjut ke du...
