Chapter 18 - Reception

3K 277 10
                                        

-Di Dunia Bawah-

"Baiklah... Aku pesaran apa semuanya akan seperti di canon atau tidak" ucap William "Koneko sudah menerima kekuatannua, dan Kuroka sudah menjadi bawahanku" tambahnya.

William berpikir untuk beberapa saat, sampai ada yang mengetuk pintu kamarnya.

William bangkit dari tempat duduk, dan berjalan menuju pintu untuk membukanya.

"Apa kau sudah siap?" Tanya Azazel.

"Ya, sudah waktunya ya" ucap William "baiklah, ayo pergi" tambahnya.

Setelah itu William pergi bersama Azazel ke perjamuan.

"Sirzechs, Serafall, sudah lama ya" ucap William.

"William-dono, senang melihatmu baik-baik saja" ucap Sirzechs.

"Benar, sudah sejak pertemuan ya, William-sama" ucap Serafall.

"Umu, kalian para petinggi mengobrollah, aku akan berkeliling sebentar" ucap William sambil meninggalkan grup para petinggi Fraksi.

William berkeliling di ruangan itu sambil melihat-lihat orang yang ada. Dia berniat merekrut satu atau dua orang yang memiliki potensi, tapi sayangnya tidak ada satupun.

"Guru" panggil seseorang.

Yah, yang memanggil William dengan panggilan itu hanya seorang, yaitu Koneko sendiri.

"Koneko ya" ucap William sambil berbalik.

Koneko berjalan kearah William diikuti dengan Issei dan yang lainnya.

"Ada apa?" Tanya William.

"William, terima kasih sudah membantu Koneko" ucap Rias sambil membungkuk sedikit.

"Jangan di pikirkan, karena itu adalah pekerjaanku" balas William.

"Guru sedang mencari siapa?" Tanya Koneko.

"Tidak, aku hanya sedang berkeliling sambil menghabiskan waktu sebelum acara utama dimulai" balas William.

Tiba-tiba William dan Koneko merasakan sedikit Ki milik Kuroka.

"Ketua, Guru, aku permisi ke belakang dulu" ucap Koneko yang buru-buru pergi dari sana.

"Begitu ya, meskipun keadaannya sudah berubah, tapi ini tetap akan berjalan" batin William.

William tanpa sengaja melihat Odin yang sedang mengobrol dengan Azazel, Sirzecht dan yang lainnya.

"Aku duluan ya" ucap William sambil teleportasi ke samping Azazel "jadi dia Dewa Utara, Odin ya" ucap William.

Semua orang terkejut karena William tiba-tiba muncul di samping Azazel dan berbicara.

"Bisakah kau muncul dengan cara yang normal?!" Ucap Azazel.

"Tidak usah memikirkan hal-hal yang tidak penting" ucap William.

"Siapa kau?" Tanya Odin.

"William Vincent, salam kenal Odin-dono" ucap William.

William terdiam setelah melihat orang yang bersama dengan Odin...

"Selamat datang, Odin-sama" ucap Serafall.

"Hmm... Tidak boleh seperti itu, Serafall" ucap Odin sambil memainkan jenggotnya.

"Ya?" Tanya Serafall.

"Wanita muda sepertimu tidak seharusnya mengenakan baju yang tidak memiliki pesona seperti itu di pesta" ucap Odin.

Serafall melihat bajunya, lalu dia tersenyum...

God Of SovereignCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang