Chapter 34 - Just For Fun?

2.2K 277 9
                                        

Setelah William menyelesaikan bisnisnya dengan Sirzechs, dia segera kembali ke rumah untuk di sambut oleh Azazel dan Rias yang menunggunya di sana.

"Azazel, Rias, ada apa?" Tanya William.

"Oh? William, akhirnya kau kembali" ucap Azazel "ini tentang permintaanmu untuk bersekolah, apa kau ingat?" Tanyanya.

"Umu, aku masih mengingatnya" ucap William "bagaimana?" Tanyanya.

"Soal itu kami sudah mengurusnya, dan kalian bisa masuk di semester baru beberapa hari lagi" ucap Azazel.

"Oh? Itu bagus" ucap William.

"Willy, kau benar-benar ingin bersekolah?" Tanya Valina.

"Aku hanya ingin mencobanya saja, lagipula aku juga ingin menjaga Ingvild dari serangga yang mungkin akan mengganghunya nanti" ucap William.

"Begitu?" Ucap Vally.

"Ya" balas William.

"Ngomong-ngomong kau barusan dari mana?" Tanya Azazel.

"Ada bisnis yang aku perlu urus di dunia bawah" balas William.

"Bisnis apa itu?" Tanya Azazel.

"Kau akan mengetahuinya nanti" ucap William.

Azazel tidak berniat bertanya lebib jauh lagi jika William tidak ingin memberitahunya.

Mereka mengobrol selama beberapa saat, sampai Azazel dan Rias pamit untuk mengundurkan diri.

"Willy, aku penasaran 'bisnis' apa yang kau lakukan di dunia bawah?" Tanya Valina.

"Aku berencana membuat rating game besar-besaran yang akan melibatkan semua fraksi di dunia ini" jawab William.

"Apa tujuanmu melakukan itu?" Tanya Valina.

"Untuk kesenangan?" Tanya William dengan wajah bodohnya "pada dasarnya mereka semua akan bertarung satu sama lain, dan kita akan di tempatkan masing-masing secara acak untuk menjadi boss monster di sana yang akan memberikan drop item" tambahnya.

"Oh? Itu bagus kurasa" ucap Valina "aku bisa melawan orang-orang kuat dengan begitu" tambahnya dengan senyuman ala maniak bertarung.

"Begitulah, dan aku juga sekalian mencari seseorang dengan potensi" ucap William.

Mereka cekikikan di sana seperti orang jahat yang sedang berencana menaklukan dunia.

"Ngomong-ngomong bagaimana promosi yang lainnya?" Tanya William.

"Sukses besar, mereka semua naik ke High" balas Valina.

"Nah, setelah itu asah lagi kemampuanmu sampai mencapai batasnya, lalu lakukan promosi lagi" ucap William.

"Dimengerti~" ucap Valina.

Valina sangat menikmati ujian promosinya, karena dia melawan dirinya sendiri, sehingga dia menemukan pertarungan yang dia inginkan. Hal itu berlaku untuk William juga.

"Baiklah, aku akan pergi berlatih lagi" ucap Valina.

"Oke, nikmati waktumu sayang~" ucap William.

Valina mencium pipi William sebelum dia pergi ke ruang latihan. William kembali berpikir.

"Aku juga akan melakukan ujian promosi untuk menjadi Superior Human setelah selesai dengan rating game" pikir William.

[Jika Master ingin melakukan promosi, saya sarankan Master untuk mengupgrade ruang latihan]

"... Oke, aku akan melakukannya nanti" ucap William "ngomong-ngomong aku ingin membuka semua reward Quest yang terakhir sekarang" tambahnya.

[Dimengerti]

God Of SovereignCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang