Setelah sarapan, mereka kembali melanjutkan aktifitas mereka masing-masing.
Valina seperti biasa sedang latihan di ruang latihan, Arthur dan Bikou pergi karena ada tugas dari Khaos Brigade, Le Fay sedang asyik main game ditemani Kuroka, sedangkan William sedang berbicara dengan Ingvild di ruang makan.
"Bagaimana keadaanmu?" Tanya William.
"Berkatmu, semuanya baik-baik saja, terima kasih" balas Ingvild.
"Syukurlah kalau begitu" ucap William "baiklah, sebelum masuk kedalam masalah utama, kau bisa mengajukan pertanyaan apapun kepadaku" tambahnya.
Ingvild sejujurnya punya banyak pertanyaan yang ingin dia tanyakan kepada William.
"Kenapa kau menyembuhkanku?" Tanya Ingvild "ramuan yang kau gunakan pasti sangat mahal" tambahnya.
"Aku menyembuhkanmu karena aku suka kepadamu?" Ucap William dengan nada bertanya "dan ramuan yang aku gunakan adalah ramuan buatanku sendiri" tambahnya.
Wajah Ingvild memerah dengan pernyataan William yang terang-terangan.
Dia teringat saat William menciumnya yang membuat jantungnya berdetak dengan cepat dan wajahnya semakin memerah.
Lalu Ingvild mendengar William mengatakan bahwa William sendiri yang membuat ramuan itu.
"Kau membuat ramuannya sendiri? Untuk apa?" Tanya Ingvild.
"U–uhh... Aku tidak memiliki alasan khusus untuk menjawab pertanyaan itu" ucap William "tapi, kau bisa menganggapnya aku membuat ramuan ini khusus untukmu" tambahnya.
Ingvild semakin gugup setelah mendengar perkataan William.
"A–apa ada alasan lain bagimu untuk menyembuhkanku?" Tanya Ingvild.
"Tentu, aku berniat melakukan perjalanan ke dunia lain, dan aku sangat membutuhkan rekan-rekan yang kuat" ucap William.
Ingvild merasa kalau dia telah mendengar sesuatu yang luar biasa.
"Dunia lain? Apa maksudmu?" Tanya Ingvild.
"Aku salah menyebutnya dunia, lebih tepatnya aku akan melakukan perjalanan ke dimensi lain" ucap William.
Ingvild semakin bingung dengan perkataan William. William merasakan Déjà vu. Reaksi team Valina juga seperti ini saat dia menjelaskannya.
"Singkatnya, aku akan pergi dari dunia ini ke dunia lain" ucap William "dan tujuan akhirku adalah dunia dimana para Dewa berada" tambahnya.
"Aku masih tidak mengerti" ucap Ingvild.
"Bagaimana cara menjelaskannya ya" ucap William "anggap saja seperti aku akan melakukan perjalanan antar planet" tambahnya.
"Etto... Apakah itu memungkinkan?" Tanya Ingvild.
"Tentu, hanya saja ada dua syarat mutlak untuk melakukan perjalanan antar dimensi" ucap William.
"Dan... Apa itu?" Tanya Ingvild.
"Pertama aku harus meninggalkan sejarah mengenai diriku" ucap William "kedua aku harus berdiri di puncak dunia ini" tambahnya.
"Emm... Jadi maksudmu kau harus menjadi yang terkuat di dunia ini?" Tanya Ingvild.
"Benar" ucap William.
"Aku mengerti dengan itu, tapi aku tidak tau harus membantumu dengan cara apa" ucap Ingvild "aku sangat lemah jika dibandingkan dengan yang lain" tambahnya.
"Apa yang salah dengan itu?" Tanya William.
"Eh?"
"Setiap orang tidak langsung menjadi kuat. Mereka terus merangkak dari lemah hingga menjadi kuat" ucap William "kau bisa mulai menjadi kuat dari sekarang kan? Jadi apa salahnya?" Tanya William.
KAMU SEDANG MEMBACA
God Of Sovereign
FanfictionMenceritakan seorang brandalan yang bertransmigrasi ke dunia dimana malaikat, malaikat jatuh, iblis, youkai, dewa, naga, pahlawan ada. Ya, dunia itu adalah dunia DxD. (Catatan : Basisnya akan di dunia DxD, tapi kemungkinan nanti bakalan lanjut ke du...
