Shalom. Selamat membaca cerita SEIMAN part tujuh!🕊
Selamat meramaikan lapak dengan baik. Jangan lupa voment nya dan share ya keteman seiman kita.🌻
SEIMAN
Banyak wanita berbuat baik, tetapi kau melebihi mereka semua.
☆Amsal 31:29☆
Happy Reading!🌈
Dania tiba disekolah jam setengah tujuh dengan seragam putih abu-abunya.
Rambutnya ia ikat menjadi satu dengan ikat rambut yang memiliki pita bandul bewarna kuning bening.
Hari belum terlalu cerah, tapi wajahnya sudah sangat cerah dan ceria.
Ia memakai tas ransel berukuran sedang bewarna hitam. Gadis itu tidak memakai tas sekolahnya yang biasa ia pakai. Katanya kebesaran hanya untuk perlengkapan ujian dan bekal nya.
Gadis itu berlari kecil kearah Yonata yang berdiri didekat bus sekolah. Lalu mereka berpelukan. Sudah persis tak bertemu selama satu tahun.
"Lama kali datangnya!" Yonata menatap Dania sambil mencebik.
Dania melepas pelukan itu. "Ini udah cepat, masih setengah tujuh," jawabnya.
"Ya, tetap aja aku nunggu."
Dania menatapnya, "emang kau datang jam berapa?"
"Jam enam lewat lima belas," jawab Yonata.
"Kurang cepat, sekalian jam lima pagi," Dania tertawa kecil.
"Ini nih karna kak Natan! Orang masih mau tidur, " gadis itu menggerutu, menatap kakaknya yang sedang berbincang dengan Pak Hutabarat.
Natan sempat mendengar namanya disebut oleh adik perempuannya. Cowok itu pamit dan berjalan kearah adiknya, "kenapa sih," ujarnya saat sudah berdiri disamping Yonata.
Gadis itu tidak mengubris kakaknya.
"Eh Dan, kartu persertamu sama kak Natan, tuh," ujar Yonata memberitahu.
"Oh iya!" Dania lupa kalau semalam Natan menge-chat nya via WhatssApp.
Natan membuka tas ranselnya, lalu mengambil kartu peserta olimpiade Dania dan menyodorkannya, "lain kali di periksa dulu," ujarnya pada sahabat dari adiknya itu.
Dania menyengir kecil, "hehe.. Iya, kak. Makasih ya, kak," Dania menerima kartu peserta itu lalu gadis itu menghembuskan napas lega. "Puji Tuhan, kartu ini gak hilang," gumamnya.
Beberapa teman-teman mereka yang ikut olimpiade sudah tiba dan langsung berjalan menuju bus sekolah.
Saat ini jam sudah menunjukkan pukul setengah tujuh lewat sepuluh menit.
Yoel dan Noel baru saja tiba di parkiran sekolah dan berjalan ingin melewati koridor sekolah.
Noel melihat Dania dan Yonata, membuatnya spontan berteriak lalu melambai, "Dania! Yona!" Sapanya berlari kearah mereka.
Yoel menghembuskan napasnya sejenak. Kembarannya ini benar-benar berbeda sifatnya dengannya.
Dania dan Yona menoleh kearah Noel yang larinya terhenti dipertengahan. "Yoel! Ayok, ih!"
Begitulah Noel. Yoel menghela napasnya dan mengikuti saudarinya dari belakang.
"Hai! Kalian udah mau berangkat olimpiade?" Tanya Noel ketika sudah berdiri didepan Dania, Yona dan Natan.
Dania tersenyum kearah saudara/i kembar itu, "hai. Iya nih bentar lagi berangkat."
"Good luck kalian! Tuhan memberkati."
KAMU SEDANG MEMBACA
SEIMAN [KRISTEN]
SpiritualSEIMAN DAN SEAMIN. ❝Ketika kita seiman, tujuan kita pun menjadi satu - Melayani Tuhan bersama-sama.❞
![SEIMAN [KRISTEN]](https://img.wattpad.com/cover/252517548-64-k876762.jpg)