22. Perasaan Sebenarnya

394 61 55
                                        

Shalom semuanya❤
Selamat membaca cerita SEIMAN [KRISTEN] part 22!!
Selamat membaca dan meramaikan lapak serta kolom komentar dengan baik ya!❤


♪ Doa Yabes ♪

Dengarin dulu lagunya sebelum baca❤



"Yakin orang yang kamu suka ngasih harapan ke kamu? Atau kamunya aja yang terlalu berharap memilikinya?"
— Yonata

"Kalian tidak akan tau rasanya mencintai dalam diam kalau kalian tidak pernah merasakannya."
— Daniel

"Sahabat jadi cinta itu hal yang konyol sekali bukan?"
— Yoel

"Tapi sahabat jadi cinta itu terjadi pada kita. Atau? Emang hanya aku sendiri yang mencintaimu?"
— Joanna

Shipper Natan dan Dania, Andre dan Yonata, Daniel dan (?), Yoel dan (?) ARE YO U READY?!!

GO!

Happy Reading!🌈

Yonata.

Satu nama yang keluar dari mulut Daniel yang herannya berhasil membuat Andre gelisah.

Tim basket yang lain ada yang terpelongo ada yang bersorak dan menyemangati Daniel, sampai suara Yoel bertanya Daniel melirik Andre yang diam ditempat bergantian dengan Yoel lalu tim basket lainnya.

"Serius?" Tanya Yoel memastikan.

Daniel menatapi sekitarnya lalu cowok itu menjawab, "tapi bohong!!!!!  YHAAAAAA HAHAHAHAHAHHA!!" Daniel tertawa terpingkal-pingkal setelahnya. Dengan tanpa beban Daniel tertawa sambil memukul-mukul pundak Andre. "HAHAHAA PERCAYA KELEN?! PFFT!"

Kaliah tau wajah Andre sudah sangat kesal dengan adik kelasnya ini. Malah ketawa nya sambil mukul pundak Andre! Ketawa ngakak Daniel malah terdengar sungguh menyebalkan ditelinga Andre.

Andre segera memiting kepala Daniel membuat tawa Daniel perlahan mereda digantikan dengan ringisan menyebalkan. "Woi bang! Sakit buset!"

"Duh..... Ketek abang wangi deh, pake parfum apa bang? Spill parfumnya dong," Daniel cengengesan.

Andre langsung melepaskan Daniel sambil mendorongnya kebelakang. Jujur saja, pas Daniel menyebutkan nama Yonata, hatinya mendadak gelisah tak karuan.

Seperti..takut direbut.

Hey! Rebut yang seperti apa yang anda maksud Andre?

"Bang, spill parfum," tagi Daniel.

"Berisik bener dah!! Diem situ," semprot Andre.

Daniel tekekeh geli ditempatnya. "Sensi banget bang," ujar Daniel. "Tapi kalo tadi gak bercanda abang gaadak urusannya juga kan?" Ujar Daniel berhasil menohok abang kelasnya.

"Bukan urusanmu," dingin Andre.

*****

Hari Selasa sore berjalan seperti biasanya dimana para personil drumband latihan dilapangan.

Waktu ekskul mereka sama dengan jam ekskul tim basket. Sekarang tim bells nya sedang duduk dilapangan sambil berlatih not-not yang harus mereka hafal. Dania juga ikut duduk didekat mereka, lalu pandangan Dania jatuh pada lapangan basket yang diisi oleh cowok-cowok yang berlarian dilapangan basket.

SEIMAN [KRISTEN]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang