Shalom. Selamat membaca part dua!♡
SEIMAN
Happy Reading!🌈
Baru saja upacara 17 Agustus itu berakhir. Murid-murid berhamburan dari lapangan yang tadinya berbaris dengan rapi.
Tidak semua memasuki kelas untuk mengambil tas mereka, ada yang memilih untuk berfoto-ria dulu dengan para guru, sahabat, kakak kelas, bahkan dengan anak Paskibranya yang katanya hari ini hari terakhir mereka mengibarkan bendera, khusus untuk kelas akhir.
Contohnya saja seperti saat ini, Dania dan Yonata sedang berpoto dengan kakak kelas mereka.
Sebenarnya ini permintaan Yonata.
Dania sebenarnya juga mau, tapi dia gengsi.
"Satu, dua.."
Cekrek..
"Satu, dua.."
Cekrek
"Lagi dong lagi. Dua kali lagi."
"Hrgh, cepat-cepat yang mau ikut. SATU, DUA.."
Cekrek.. Cekrek..
"Udah nih."
"Ehh Yon, kirim ke line aku sekarang!"
"YONATA KAU MAIN WA GAK? AKU GADAK LINE NIH! KIRIM KE AKU DONG!"
"Ehh hasilnya kek mana? Bagus gak?"
"Ehhh aku mau nengok! Mana-mana?!"
"Hey! Sabar dong!" Yonata menghela napasnya saat teman-temannya mendesaknya.
Seharusnya hanya Dania dan Yonata saja yang berpoto dengan kakak kelasnya ini, tapi teman-teman mereka yang lain langsung nyelonong masuk dan berpose secara spontan.
Yang penting dapat. Itu prinsip mereka.
Dan lihatlah mereka sekarang, betapa rusuh dan sangat tidak sabaran.
"Udah, gaadak lagi?"
Kakak kelas mereka bersuara, gadis-gadis itu yang merupakan adik tingkatannya sontak langsung menatapnya.
"U-udah cukup, kak. Makasih, hehe.." salah satu teman mereka menjawab.
Salah satu nya tersenyum lembut. "Sama-sama." Kalau senyum seperti ini, sudah pasti itu Yonatan, abang kandung dari Yonata. Agak susah emang membedakannya berhubung namanya hanya beda di huruf 'n' saja.
Entahlah, mari kita buat lebih gampang.
Yonatan biasanya dipanggil Natan oleh kawan-kawan sekolahnya, yang lain pun sama dari keluarga pun juga gitu.
Kalau Yonata, adik perempuannya, sering dipangil Yona, tapi kalau Natan lebih sering memanggilnya Ona. Yah begitulah.
Sudah bisa membedakannya?
Natan dan Yona. Kira-kira seperti itulah sebutan abang beradik yang memiliki sifat sangat-sangat jauh berbeda.
Natan yang mempunyai senyum khas lembutnya dan dikenal softboy oleh masyarakat sekolah, yah.. walaupun tetap saja kadang agak menyebalkan, apalagi kalau lagi gabut. Tapi gemesin juga.
Berbeda dengan Yonata dengan senyum cengegesannya, usil, jahil, super heboh, behh.. jauh beda deh sama abangnya.
Kadang Dania ragu kalau Yona itu adiknya Natan, seriusan.
"Bang! Pulang sekarang?"
Natan menoleh, menatap adik perempuannya, "entar mau ke gereja dulu, mau ngelatih untuk persiapan hari minggu." Katanya menjawab, "Ona nunggu atau pulang sama Dania?"
KAMU SEDANG MEMBACA
SEIMAN [KRISTEN]
SpiritualSEIMAN DAN SEAMIN. ❝Ketika kita seiman, tujuan kita pun menjadi satu - Melayani Tuhan bersama-sama.❞
![SEIMAN [KRISTEN]](https://img.wattpad.com/cover/252517548-64-k876762.jpg)