Bandung, 10 Agustus 2006
Di kediaman sepasang keluarga Tn. Brian dan Ny. Hella lahirlah seorang bayi perempuan yang cantik sekali. Bayi itu baru saja lahir dan dilumuri banyak darah.
"Suster bagaimana keadaan istri dan anak saya? Apa mereka baik-baik saja?"
"Apa istri saya pingsan? Katakan suster, katakan" Brian cemas setelah proses persalinan istrinya secara normal. Ia khawatir dengan keadaan kedua orang yang ia sayangi, karena ini adalah momen pertama kali baginya.
"Tenang tuan semuanya baik-baik saja. Ibu dari bayi anda sehat. Sebentar lagi istri anda akan kami pindahkan ke ruang rawat inap" ucap suster tersebut.
"Sebentar..." Brian memanggil suster itu kembali.
"Bagaimana de..dengan a...a..anak saya? Dia baik-baik saja seperti mamanya kan?"
Suasana menjadi hening. Suster itu tak mengucapkan sepatah kata pun.
"TOLONG KATAKAN APAKAH BAYIKU BAIK-BAIK SAJA?!" Brian mulai emosi karena tak kunjung mendapatkan jawaban dan air matanya mulai membasahi pipinya.
"Bayi anda ada di ruang bayi dan kami menaruhnya di dalam inkubator. Karena berat badan lahirnya kecil sehingga kami mengantisipasi dengan cara tersebut" jelas susternya.
Brian terdiam mendengarkan penjelasan tersebut. Perlahan badannya meluruh jatuh ke lantai rumah sakit yang dingin. Kaget. Takut. Kasihan. Semua perasaan itu seakan hadir memenuhi pikirannya.
"AAAAAHH KENAPA HARUS SEPERTI INI TUHAN hiks...hikss..."
Brian menangis di depan ruang persalinan yang sepi karena saat itu sudah hampir tengah malam. Ia menangis sendirian dan menenggelamkan mukanya diantara kedua lututnya.
"Tuhan, ku mohon selamatkan lah istri dan anak hamba ya tuhan. Hambamu ini tak kuat menahan penderitaan seperti ini"
Setelah menangis cukup lama, ia pun tertidur dengan menyandarkan punggungnya ke tembok ruangan itu dengan posisi yang sama saat menangis tadi.
❄️❄️❄️❄️❄️
Di ruangan rawat inap Ny. Hella
Di sana Ny. Hella masih istirahat setelah persalinan kemarin malam. Dia sangat kehabisan tenaga karena proses persalinannya yang normal.
Ny. Hella adalah seorang desainer ternama di Bandung, banyak sekali rancangan baju yang ia buat hingga bisa menembus kelas internasional. Ia adalah anak kedua dari empat bersaudara.
Krieettt...
"Bagaimana sus keadaan pasien atas nama nyonya Hella ini?" tanya seorang dokter laki-laki kepada suster yang kemarin malam berbincang dengan Tn. Brian.
"Kondisi pasien mulai membaik dok"
"Syukurlah. Oh iya sus, kemarin saya bertemu dengan suami dari nyonya ini. Dan sepertinya dia sangat tertekan" ucap dokter tersebut.
"Iya dok, kemarin saya juga bertemu suaminya nyonya Hella. Dia kaget mengenai anaknya" tuturnya.
"Eummm begitu ya. Semoga anaknya cepat membaik dari kondisinya saat ini"
"Iya dok, semoga saja"
Dokter itu beranjak keluar dari ruang rawat inap VIP Ny. Hella lalu menghampiri suaminya yang kini duduk di kursi teras rumah sakit.
"Pak, permisi" ucap dokter tersebut.
Karena terkejut Brian pun terbangun.
"OH... Oh iya dok silahkan" jawab Brian.
KAMU SEDANG MEMBACA
Alstroemeria [TAMAT]
Teen FictionBerkisah tentang sepasang sahabat masa kecil yang selalu bersama-sama menghadapi berbagai macam lika-liku kehidupan. Adhara. Seorang gadis periang yang selalu menutupi masalahnya dengan senyum manisnya, sehingga tidak ada seorang pun yang tau apa y...
![Alstroemeria [TAMAT]](https://img.wattpad.com/cover/261793920-64-k403880.jpg)