Part 20

1.2K 96 0
                                        


+++++++
"kau adalah adikku Rose" ujar Taehyung dan membuat Rose kembali terkejut.
Rose kemudian menatap Jimin dan melihat suaminya itu menganggukkan kepalanya.
"Kau kakakku?"
Taehyung mengangguk. "Biar aku yang menjelaskannya Taehyung" ujar Jimin saat melihat Taehyung hendak membuka suaranya.
"Saat Devan memberitahuku informasi yang di dapatkannya mengenaimu, saat itu pula aku bertemu dengan Taehyung. Taehyung saat itu juga sudah tahu tentangmu dan juga tentangku"
.
.
.
.
~~FLASHBACK~~
"Park Jimin"
Jimin yang saat itu baru saja turun dari motornya segera menatap orang yang berdiri di depannya itu.
"Apa aku mengenalmu?"
"Tidak, tapi aku yang mengenalmu-- ah tidak mungkin hanya sekedar tahu namamu" ujar orang itu yang ternyata adalah Taehyung.
"Aku Kim Taehyung"
"Taehyung" gumam Jimin
Taehyung tersenyum pada Jimin .
"Kau adalah suami dari Roseanne park kan?"
Jimin mengangguk.
"Bisa kita bicara?" Jimin kembali mengangguk.
"Kita cari tempat yang nyaman untuk bicara"
Jimin kemudian mengikuti Taehyung yang berjalan memasuki sebuah kafe yang terletak tak jauh dari sana.
"Aku tidak akan berbasa basi denganmu" ujar Taehyung. "Aku sebenar nya kakak kandung Rose"
Jimin terdiam sejenak, karna kaget mendengar perkataan Taehyung tadi.
Jimin menatap Taehyung."bagai mana bisa kau kakak kandung Rose?" . Tnya Jimin karna ragu sma ucapan Taehyung. "Saya akan kasih bukti nya". Taehyung pun mengeluar kan foto keluarga  nya kepada Jimin. Jimin sepet tak percaya tpi foto nya mirip sma yang jimin temuin waktu itu "gimna apa kau yakin". Jimin masih agak ragu tpi Taehyung meyakini Jimin bahwa Taehyung memang kakak kandung Rose "Aku ingin bertemu dengan Rose dan mengatakan kebenaran tentang dirinya" ujar Taehyung "Ini bukanlah waktu yang tepat untuk Rose mengetahui kebenarannya"
"Apa maksudmu?"
"Aku dan Rose saat ini dalam misi balas dendam"
"Ibu Rose mati terbunuh oleh Alex park"
Kedua mata Taehyung terbelalak, Taehyung hanya tahu, kalau kematian Anjani di sebabkan oleh sebuah kecelakaan.
"Ibu ku di bunuh? Bukankah dia meninggal karena kecelakaan lalu lintas?"
Jimin menggeleng. "Itu pembunuhan berkedok kecelakaan"
"Saat ini aku dan Rose sedang mencari bukti untuk memenjarakan Alex"
"Aku akan membantu" ujar Taehyung.
"Aku akan membantu kalian untuk mencari bukti itu, agar pembunuh Ibuku segera di penjara"
"Aku akan berterima kasih jika kau mau membantu, tapi tuan Kim, musuh yang akan kau hadapi adalah orang orang yang berbahaya"
"Aku tak peduli dengan itu" ujar Taehyung. "Aku harus melindungi adikku dan membawanya pada Ayahku"
"Ayahku saat ini sedang di rawat di rumah sakit, keadaannya kritis dan dia ingin bertemu dengan Rose"
"Aku akan membuatmu masuk ke dalam rumah Park, tapi aku ingin kau berjanji untuk merahasiakan ini Shlok"
"Kita akan memberitahu Rose di waktu yang tepat" Taehyung mengangguk.
Jimin kemudian membawa Taehyung dan istrinya Jennie ke kediaman Park untuk bekerja pada Rose.

~~FLASHBACK OFF~~
.
.
.
.
"Kalau aku tahu kalau Alex park bukan Ayah kandungku, sudah lama aku membunuhnya" ujar Rose
"Inilah kenapa aku memilih menyembunyikan kebenaran itu Rose"
"Kalau kau tahu kebenarannya, aku takut kau tak bisa mengendalikan dirimu dan akan merusak rencana kita"
Rose terdiam mendengarnya.
"Rose"
Rose menatap Jennie yang saat ini tersenyum padanya.
"Kendalikan amarahmu Rose, kita pasti akan membunuh Alex serta orang orang yang terlibat dalam pembunuhan Ibu"
"Tapi kita harus menyusun rencana yang matang untuk itu, seperti kata Jimin, lawan kita orang orang yang berbahaya. Mereka punya kuasa"
"Jennie benar, aku juga sudah mencari tahu tentang resort itu, kalian akan terkejut jika mengetahui ini"
"Apa maksudmu Taehyung?"
Taehyung dan Jennie saling berpandangan.
"Seperti kata Jennie, Alex merupakan investor utama resort itu dan apa kalian tahu dimana ia mendapatkan uang itu?"
Rose dan Jimin menggeleng. "Alex park mendapatkan uang itu dari penjualan senjata ilegal dan juga obat terlarang"
"Apa?"
"Ya, Alex mempunyai bisnis gelap, dan sampai saat ini masih berjalan. Ada beberapa mafia yang menjalankan bisnis Alex itu. Dan bahkan Alfin dan Mino tidak tahu tentang bisnis itu"
"Aku juga mendapat informasi, malam saat pesta itu, June Dan Mino langsung pergi keluar kota untuk bertemu sekelompok mafia yang pernah membantu mereka dulu"
"Untuk apa Mino meminta bantuan mafia itu kalau sementara Alex sendiri punya banyak mafia yang bisa di perintahkannya?" Tanya Jimin
"Jika Alex menggunakan mafia yang di milikinya, itu akan membuat sebuah pertanyaan untuk Alfin. Selama ini, Alfin tidak pernah terlibat dalam dunia hitam itu yang di ketahui Alfin"
"Itu berarti Alex---
Jimin menatap Taehyung yang saat ini tengah tersenyum padanya.
"Pemikiranmu itu tepat sekali Jimin"
"Maksudnya bagaimana?" Tanya Rose.
"Alex bisa saja mengkhianati Alfin dan Mino sewaktu waktu"
"Alex sudah memiliki banyak anak buah yang berkerja padanya, Kailash akan dengan mudah menyingkirkan Alfin dan Mino jika pembanguan resort itu selesai dan keuntungan resort itu tidak perlu ia bagi dengan siapapun jika Alfin dan Mino mati" jelas Taehyung
"Dan kita akan memanfaatkan ini" ujar Jennie. "Kita akan membuat mereka bertiga terlibat kesalahpahaman hingga mereka tidak akan saling percaya lagi"
"Tapi bagaimana caranya?"
"Kita akan pikirkan itu nanti" ujar Taehyung. "Rose bisa kau ikut denganku?"
Rose menatap Taehyung. "Kemana?"
"Menemui Ayah"
Rose terdiam mendengarnya. Secepat inikah ia akan bertemu dengan Ayah kandungnya.
"Ayah sedang di rawat di rumah sakit. Keadaannya kritis, dia ingin sekali bertemu denganmu" ujar Taehyung
Rose menatap Taehyung dan Jimin bergantian.
"Aku-- aku belum siap bertemu dengannya" ujar Rose
"Aku tahu kau akan menjawab seperti ini" ujar Taehyung. "Aku tak akan memaksamu saat ini, tapi aku berharap kau bisa bertemu dengan beliau secepatnya"
Rose mengangguk.
"Apa aku bisa bertanya sesuatu padamu?" Rose menatap Taehyung.
Taehyung tersenyum pada Rose. "Apa kau ingin bertanya kenapa kita bersaudara atau kenapa Ayah dan Ibu berpisah?"
"Keduanya"
"Aku ingin menjawabnya, tapi Ayah yang lebih berhak untuk menjawab semua pertanyaanmu itu"
"Datanglah ke rumah sakit ×××××, kau akan mengetahui yang ingin kau ketahui"
"Beri aku waktu"
Taehyung mengangguk.
"Ngomong ngomong kalian berdua tahu kami di sini dari mana?" Tanya Jimin
Jennie mengeluarkan ponselnya dan memperlihatkan pada Jimin.
"Yak! Kau memasang alat pelacak padaku?"
"Bukan padamu, tapi pada Rose"
"Padaku?"
Rose mengangguk. "Cincin yang kau pakai itu sudah ku pasangi alat pelacak untuk berjaga jaga"
Jimin menatap cincin yang melingkar di jari manis Rose.
"Aku lihat Rose selalu memakai cincin itu, dia tidak pernah melepasnya"
"Cincin ini milik Ibuku" ujar Rose. "Aku memang selalu memakainya, karena saat aku memakai cincin ini, aku merasa Ibu ku ada bersamaku"
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

.

.
.
.
.
.
.
.
.

OKE SEGITU DULU IYA JANGAN LUPA VOTE NYA BIAR AUTHOR SEMANGAT BUAT UPDATED CERITA INI

JANGAN LUPA STREAMING MV ROSE DAN LAGU BP LAIN NYA IYA SMA LAGU BTS JUGA  BYEE 😘☺️🌹🌹🌹🌹🌹🌹

REVENGE AND LOVE || Jirose [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang