Don't forget to vote & comment
Happy reading :)***
"Ingin pulang denganku?"
Tiba-tiba ucapan seseorang mengagetkan mereka, terutama Jisoo yang sudah hafal dengan suara itu. Ya dia Rosé.
Saat ini terlihat seperti Jisoo diperebutkan oleh dua manusia yang ingin mengajaknya pulang bersama.
"Sorry tapi gue yang lebih dulu ngajak Jisoo pulang bareng"
"Lagi pula Jisoo baiknya naik mobil bareng gue, ketimbang naik motor vespa bareng lo" respon Bobby sambil menekan kata motor vespa.
Rosé hanya menatap cowok yang ada didepannya dengan dingin, kemudian kembali melihat Jisoo meminta keputusan gadis itu.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
"E-em, Iya aku mau pulang sama kamu Rosé"Dengan menekan rasa kesalnya sejak semalam, Jisoo pastinya memilih bersama dengan Rosé ketimbang dengan Bobby, cowok sombong itu.
Tatapan mata Rosé pun melembut, kemudian membantu memakaikan helm ke kepala Jisoo.
Jisoo? Kekesalannya langsung menguap entah kemana digantikan dengan rasa asing di hatinya serta perutnya terasa penuh dengan ribuan kupu-kupu yang berterbangan.
"Mendebarkan namun menyenangkan" batin Jisoo dengan pipi yang dipastikan telah memerah.
Sebelum berangkat, Jisoo pamit kepada temannya tanpa menoleh ke arah Bobby yang sedang menahan kesal.
"Gue duluan ya guys" ucap Jisoo sambil tersenyum bahagia.
"Oke hati-hati ya" balas mereka
"Rosé, pastiin Jisoo sampai dengan selamat" pesan Jennie
"Hu'um" deheman Rosé dengan senyum tipisnya
Melihat Jisoo dan Rosé yang secara perlahan menghilang dari pandangan mereka, sahabat Jisoo tentunya merasa lega karna sikap Jisoo secara perlahan mulai kembali seperti biasanya.
Tap..
Tap..
Tap.."Eh eh, liat Rosé gak kalian?" tanya gadis berponi kepada sahabat Jisoo yang tiba-tiba datang.
"Hmm iya, mereka baru aja pergi" sahut Somi
"WHAT! ANJIR GUE DITINGGAL!" pekik Lisa.
"WOIY SANTAI GAK USAH NGEGAS GITU" sahut Jennie
"Bisa budeg gue denger suara cempreng lo" lanjutnya lagi
"Mon maap mbak kucing, lo juga ngegas tadi" ejek Lisa.
"Apaa! Ulang coba tadi bilang gue apa?" ucap Jennie sambil melangkah maju ke Lisa
"Mbak k-o-c-e-n-g, KOCHENG!" ulang Lisa sambil tertawa kemudian berlari menjauh.
"WOIY JIDAT GOLF BERENTI LO!" teriak Jennie kesal kemudian mengejar Lisa tanpa memperdulikan tatapan cengo sahabatnya.
"Berani banget tuh anak bangunin singa" gumam Wendy, Somi pun membenarkan hal itu.
Setelah itu mereka juga meninggalkan kawasan sekolah tanpa memperdulikan keberadaan Bobby.
Sabar bob, orang sabar pasti kesel :')
***
Jalanan yang cukup lenggang ditambah suasana sore yang indah membuat Jisoo merasa nyaman dan menikmati waktu berdua bersama Rosé.
"Ternyata nyaman juga naik si biru apalagi bareng kamu, gak kayak sebelumnya" batin Jisoo sambil tersenyum.
Rosé yang melihat wajah bahagia Jisoo di kaca spion motor membuatnya mau tak mau juga ikut tersenyum. Rosé merasa sangat nyaman bersama Jisoo, juga merasa kosong jika tak melihat gadis itu.

KAMU SEDANG MEMBACA
Stuck On You
Teen Fiction"D-dia lagi.... fiks jodoh gue" batin Jisoo saat tau siapa orang itu "Rosé, lo kok bisa ngacauin pikiran gue" batin Jisoo "Gadis bodoh" Gumam Rosé. Tanpa terasa bibirnya membentuk lengkungan keatas. Dia tersenyum. ~Sejauh apapaun aku melangkah, ru...