"Yang ini gimana?"
Yang ditanya menggeleng. "Jangan yang itu, aneh banget"
"Trus yang mana dong? Dari tadi kita udah keliling mall lima belas kali, masuk ke satu persatu toko, tapi sampe sekarang gak nemu-nemu..." ucapnya kesal dan lelah.
Ia berdecak. "Bentar kek! Gak nemu yang bagus soalnya!" yang dibentak hanya mengangguk mengalah, lalu duduk di salah satu tempat duduk yang disediakan.
Ia memperhatikan sang kekasih yang menatap satu persatu barang yang akan ia beli dan dijadikan hadiah untuk perayaan natal nanti. Ini bukan untuk dirinya, namun untuk kembarannya itu. Mengingat mereka jarang sekali bertemu dengan kedua orang tuanya, alhasil sang kakak pun harus berusaha agar sang adik tetap bahagia. Tidak mudah tentunya untuk melakukan hal tersebut.
"Tyun~" serunya lesu, lalu duduk di samping sang kekasih.
Taehyun mengalungkan tangannya di bahu sang kekasih. "Gak ketemu yang bagus?" ia menggeleng.
"Bingung banget aku harus kasih hadiah apa buat dia..."Taehyun yang ikut prihatin pun mulai berpikir untuk meringankan beban kekasihnya ini.
"Dia pernah minta sesuatu gak ke kamu?"
Beomgyu menggeleng. "Dia itu baik, jadi gak pernah sekalipun minta ini itu, kalaupun dia mau, di bakal berusaha sendiri buat dapetin apa yang dia mau" jelasnya di dapati anggukan paham dari Taehyun.
"Dia suka sesuatu gak? Kayak hoodie, atau makanan kesukaan gitu?"
Beomgyu menggeleng lagi. "Kesukaan dia tuh banyak banget Tae, maka dari itu aku bingung dari tadi!" ucapnya lagi dengan nada kesal dan membuat Taehyun mulai mengelus bahu sang kekasih.
"Mending makan dulu yuk! Kalau mikir-mikir terus tanpa makan bakal susah soalnya" Beomgyu hanya mengangguk lalu berjalan di samping Taehyun dengan lengannya yang masih setia pada bahunya.
Di saat melihat restoran-restoran yang terdapat pada mall itu, Taehyun berhenti di depan restoran bbq all you can eat. Selagi ada yang murah, kenapa nggak? Meski kantong penuh dengan uang serta kartu berupa black card dan kartu kredit.
"Makan di sini yuk! Lagi dingin gini enaknya makan yang kayak gini!" ajak Taehyun dengan semangat, di jawab dengan anggukan lesu dari sang kekasih.
Taehyun pun masuk ke dalam dan menyuruh Beomgyu menunggu di satu meja yang sudah Taehyun suruh. Sedangkan Taehyun sendiri mengambil daging, serta makanan lainnya yang ia dan Beomgyu sukai. Setelah itu, ia membayarnya dan membawa semua makanan yang ia pesan ke meja miliknya.
"Beom, jangan bengong terus, mau aku cium di sini?" Beomgyu yang nampaknya masih kesal pun harus menuruti Taehyun dan memilih untuk tidak terlalu memikirkan suatu hal yang memberatkannya.
"Gak papa, jangan dipikirin, ada aku, ada adik kamu, ada Soobin, Yeonjun si bangsat juga ada" ucap Taehyun sembari membersihkan sumpit-sumpit besi yang akan digunakan, sementara Beomgyu terkekeh mendengarnya.
Di saat menunggu Taehyun yang tengah mempersiapkan kompor dan segala macamnya, ia tak sengaja melirik ke arah meja yang diisi dengan keluarga bahagia. Ayah, ibu, dan kedua anaknya sangat harmonis. Saling menjaga satu sama lain, tak ada yang menyakiti satu sama lain, tak lupa, orang tuanya tak melupakan anaknya. Iri, itu adalah perasaannya saat ini.
Taehyun yang sudah mulai memasak daging pun melihat ke depannya, di mana sang kekasih berada. Melihat sang kekasih termenung sembari menatap sesuatu itu, Taehyun sontak menoleh untuk melihat apa yang sang kekasihnya itu lihat.
Setelah mengetahuinya, ia tersenyum miring lalu menatap ke arah daging yang sedang ia masak itu. "Beom"
"Hm"
KAMU SEDANG MEMBACA
TWOINS
FanfictionCerita di mana kakak beradik yang kembar dan ternyata memiliki kekasih yang kembar pula. Lalu, bagaimana jika mereka tertukar? Warn & Info! • BXB/GAY/YAOI/BL • Kang Taehyun x Choi Beomgyu (TXT) • Bahasa: Non-Baku • More: Rate T, Height Swap, Top! Ka...
