Happy Reading
Jiwa membunuh dalam diri Kafka sudah membara. Dirinya sekarang hanya ingin membunuh orang yang ada di depan matanya siapa lagi kalau bukan Vyona. Ia sangat ingin apa yang dirasakan putrinya juga dirasakan oleh Vyona.
"Ini belum seberapa Jalang. Akan ku buat keluarga kau menderita dan membuat dirimu mati di tanganku."
"Jangan Kaf. Ku mohon, maafkan aku"
"Tak ada maaf untuk wanita sepertimu Jalang"
Kafka menyuruh anak buahnya mengambil Samurai. Anak buahnya hanya bisa bergidik ngeri membayangkan nasib wanita malang itu.
Ia mulai mengambil samurai itu ditangan anak buahnya . Sedangkan Vyona sudah ketakutan setengah mati. Benar saja tak membutuhkan waktu 5 menit, Kafka sudah menebas kepala Vyona. Kepalanya menggelinding dan itu tak menampikkan bahwa dirinya ngeri melihat itu. Menurutnya ini sudah biasa, ia mulai melangkah ke arah tubuh Vyona yang sudah terpisah dari kepalanya. Ia mulai menusuk , merobek perut Vyona. Dan mengambil organ nya untuk di berikan ke pihak rumah sakit.
Di sisi lain Davino merencanakan akan menculik Elsyira mantan istrinya itu. Ia sudah muak dengan Elsyira, ia tak mau melihat mantan istrinya itu bahagia .
"Jadi rencana lo apa ..?" Tanya seseorang itu pada Davino.
"Aku akan menculik dan menghabisi nyawanya"
"Ck ck ck teganya kau"
Davino hanya menyunggingkan senyumannya.
At Restaurant
Lea,Viara dan Elsyira sedang di sebuah Restaurant mewah. Mereka quality time bersama tanpa Kafka karena dia lagi sibuk.
"Gracias Lea"
Lea mengangguk pelan.
"Kak El, kata kakak nanti kalau urusan semua udah selesai, kita akan tinggal di Indonesia sama sama"
"Benarkah..?"
"Heem Kak."
"Semoga kita selalu bahagia ya El."
"Aamiin"
Malam harinya, Kafka baru tiba di Mansionnya. Dilihatlah jam yang bertengger di tangannya yang sudah menunjukkan pukul 10 malam. Ia masuk ke kamar dan dilihatlah wajah cantik istrinya yang sedang tidur dengan damainya. Ia segera bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri lalu istirahat.
Ke esokan harinya, Elsyira bangun lalu menyiapkan sarapan untuk suaminya dibantu dengan Maid. Setelah 30 menit berkutat di dapur, Ia menyuruh para Maid menyiapkan sarapan di meja makan. Ia segera naik ke atas untuk membangunkan suaminya yang sedang tidur pulas.
"Sayang,ayo wake up" Bisik Elsyira di telinga suaminya.
"Eung"
Hanya lenguhan yang di dengar Elsyira. Ia menghela nafas lalu menciumi wajah suaminya itu supaya bangun.
"Five minutes baby"
"No sayang. Ayo bangun"
"Oke oke aku bangun"
Elsyira tersenyum melihat suaminya bangun dari tidurnya.
"Aku tau , aku tampan sayang"
Elsyira hanya menggelengkan kepalanya.
"Siapa juga yang bilang gitu, udah sana mandi lalu ayo sarapan bersama"
"Siap istriku cantik"
"Cup"
Kafka berlalu pergi setelah mencium bibir manis istrinya .
Setelah selesai sarapan, Kafka mengajak Istrinya,Lea,Viara dan Athala pergi ke Mall. Di perjalanan mereka senang akhirnya bisa Quality time bersama sama. Belum sampai di Mall, mobil Kafka di hadang Pria berbaju hitam.
"Itu siapa kak. Lea takut" Ucap Lea kepada kakaknya Kafka.
"Tenang ya baby girl , kita pasti baik baik aja"
Athala dan Kafka pun turun dari Mobil.
"Siapa kalian dan kalian mau apa ?"
"Kami hanya ingin Nyonya Elsyira ikut kami"
"In your dream" ejek Kafka.
"Kurang ajar, serang mereka."
"Kaf kita hanya berdua" Sahut Athala
"Sudah kita hajar mereka dulu"
Di dalam mobil Elsyira,Lea dan Viara ketakutan. Tapi tiba tiba pintu mobil depan terbuka dan langsung menarik Elsyira. Lea terpekik kaget.
"Hey jangan bawa Kak El"
Elsyira menggeleng pelan..
"Kafka, Kafka." Teriaknya.
Kafka menoleh ke arah istrinya , ia langsung berlari menghentikan pria itu membawa istrinya. Sebelum berlari, ia dipukul pake tongkat dan membuat dirinya jatuh dan berlumuran darah.
"Kafka" teriak Elsyira histeris.
Athala yang melihat itu langsung menolong Kafka. Tapi ia juga melihat Elsyira dibawa orang orang itu, tapi sebelum itu ia menghafal plat nomer mobil yang membawa Elsyira.
Setelah mereka pergi, Lea membuka pintu mobilnya dan berlari ke arah sang kakak.
"Atha ayo bawa kakak ke rumah sakit" Ucap Lea sambil sesenggukan.
Athala langsung membawa Kafka ke rumah sakit bersama Lea dan Viara. Setibanya di rumah sakit, Kafka ditangani oleh dokter. Sekitar satu jam mereka menunggu dan akhirnya lampu ruang operasi di matikan.
"Bagaimana dok keadaan kakak saya ?" Tanya Lea
"Keadaan tuan sudah saya tangani, sekarang tinggal menunggu tuan siuman dan keadaannya sudah membaik."
"Terimakasih dok"
Setelah Kafka dipindah ke ruang rawat , Athala keluar dari ruangan tersebut lalu menghubungi seseorang untuk membantunya menemukan Elsyira.
"Halo"
"Ya hallo, ada apa Atha"
"Bantu aku menemukan seseorang. Dia dibawa kabur dan ini nomer plat mobilnya. 7xxxx"
"Baiklah nanti aku kabari lagi kalau sudah ketemu titik terangnya"
"Oke thanks"
Di sebuah gudang tua yang di tengah tengah hutan, Elsyira di sekap oleh mantan suaminya Davino. Davino sangat senang bisa melihat mantan istrinya sengsara dan mati di hadapannya.
"Hahhahaha kau akan mati di tanganku sayang" Ucap Davino dengan tawa menggelegarnya.
Elsyira hanya menggeleng, ia takut. Takut akan terjadi sesuatu pada calon anaknya, yang ia takutkan hanyalah itu.
"Ku mohon tuhan, bantu aku pergi. Bawa pria biadap ini ke nerakamu" batin Elsyira .
Tysm for Reading
Vote & Comment..
Tinggal satu Part untuk Endingnya.... Ditunggu ya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Affair (COMPLETED)
RomancePics : pinterest WARNING🔞 CERITA MENGANDUNG ADEGAN KEKERASAN, MATURE CONTENT DAN KATA KATA KASAR. Elsyira Titania Ilacad adalah seorang istri dari Arsitek terkenal di Jepang. Elsyira mempunyai satu anak bersama suaminya itu, tapi setelah melahirka...
