Happy Reading....
Setelah Elsyira ditangani oleh dokter dan dokter juga mengatakan bahwa Elsyira kritis itu membuat Kafka frustasi. Apalagi dokter juga mengatakan psikis nya sedikit terganggu karena traumanya, maka dari itu kemungkinan kecil jika kembali seperti semula.
Kafka meninju tembok rumah sakit, ini semua karena Davino yang membuat Elsyira seperti ini.
"Kau akan merasakan akibatnya" Desis Kafka.
Tadi Elsyira saat ditangani dokter, ia menyuruh Aldrich memeriksa Cctv. Dan saat Aldrich mengatakan semuanya apa yang dilakukan Davino kepada Elsyira , ia sangat marah besar. Kenapa semuanya terjadi pada wanita yang di cintainya.
"Argh, kau akan akan mati" Geram Kafka dengan meninju tembok kembali.
"Kaf tenanglah, Elsyira membutuhkanmu" Ucap Erina yang berusaha menenangkan Kafka.
"Erina aku akan membawa Elsyira ke Inggris supaya dia memulihkan mentalnya disana" Jawab Kafka dengan suara paraunya.
"Kalau begitu aku akan menemani El di Inggris" Ucap Erina lagi.
Kafka menoleh.
"Kau yakin ?"
Erina mengangguk.
"Aku ingin menjaga Elsyira"
"Kalau begitu kau akan tinggal di Mansion bersama Adikku Lea dan Viara"
"Siapa Viara ?" Tanya Erina.
"Kau akan tau nanti" Ucap Kafka lagi.
Erina mengangguk lagi. Ia tak mau memaksakan Kafka untuk menceritakannya.
"Oh ya aku mau mengatakan sesuatu lagi" Tanya Erina dengan wajah sendunya.
Kafka menatap Erina.
"Soal apa"..
"Elsyira" Jawab Erina.
"Oke nanti temui aku di balkon rumah sakit bersama Aldrich" Ucap Kafka yang meninggalkan Erina.
Erina menghela nafas panjang.
"Maafkan aku El, aku harus cerita ini demi kamu" gumam Erina.
Kafka tampak gusar di balkon atas rumah sakit, ia sangat marah pada Davino atas apa yang terjadi dengan wanita yang dicintainya. "Aku akan membalaskan rasa sakitmu sayang" monolog Kafka.
Di sisi lain Davino sudah di Mansion Tantenya Angel. Ia sudah bisa membawa pulang Gabriel putranya, dan ia senang akhirnya bisa berpisah dengan istrinya itu dan ia juga senang melihat Elsyira sengsara.
"Sayang" ucap Angel.
Davino menoleh lalu membiarkan Angel duduk di pangkuannya.
"Iya sayang"
"Aku menginginkanmu" bisik Angel.
Davino tersenyum lalu memulai percintaan panas dengan Istri tercintanya. Mulai sekarang ia akan memprioritaskan Istrinya dan Gabriel juga anak yang di kandung Angel.
Kafka tengah menenangkan pikirannya di balkon rumah sakit, ia masih khawatir dengan keadaanya orang yang dicintainya. Tapi ia tetap berusaha sebisanya untuk tidak melampiaskan emosinya.
"Kafka" Ucap Erina yang sudah berada di balkon bersama Aldrich.
Kafka menoleh lalu menghadap ke depan lagi untuk menikmati udara malam.
"Sebenarnya Elsyira selalu di kasari oleh Davino. Aku mengetahui nya karena aku pernah melihat luka memar di pipinya saat aku video call dengannya. "
"Aku mendesaknya saat itu untuk memberitahuku, awalnya dia tak mau memberitahu ku tapi pada akhirnya dia bercerita kepadaku semuanya" Ucap Erina dengan menghembuskan nafasnya dengan kasar.
Darah Kafka mulai mendidih, sungguh brengseknya Davino itu. Berani beraninya dia menyakiti dan memukuli Elsyira. Ia ingin sekali memukul Davino sekarang juga kalau bisa ia akan membuat Davino menderita.
"Ku mohon jangan terlalu menekan El, kesehatan mentalnya yang membuat dirinya trauma" Ucap Erina lagi dengan menahan tangisan nya untuk keluar.
Penderitaan Elsyira yang ia lalui sungguh menyiksa fisik maupun batinnya. Elsyira begitu tertekan atas semua sikap suaminya, dipukuli, dikasari, dibentak. Elsyira hanya bisa sabar menghadapi cobaannya. Entah apa yang terjadi pada suaminya sampai suaminya berubah seperti iblis.
"Aldrich cari tau semuanya tentang kerja sama Davino dengan client nya, aku akan merusak karirnya dengan perlahan" ucap Kafka penuh penekanan.
"Baik Kaf" Jawab Aldrich.
"Oh ya apa ada kabar dari Ryan ?" Tanya Kafka pada Aldrich.
"Nona Lea sudah membaik tapi nona tidak terlalu banyak bicara seperti kemarin. Dan Nona Viara juga selalu menangis jika Nona Lea sedih" Jawabnya Aldrich lagi.
"Kita akan ke Inggris, 2 hari lagi. Dan soal Xavier segera berikan datanya padaku"
Aldrich mengangguk.
"Xavier telah menghancurkan hidup adikku dan Davino telah menghancurkan kehidupan wanita yang ku cintai. Aku tak akan membiarkan mereka bersenang-senang" Ucap Kafka dengan seringaiannya.
Erina yang melihat itu hanya takut, tapi inilah resiko jika berurusan dengan Kafka Billionaire terkenal.
"Cepat sembuh El, putrimu merindukanmu" ucap batin Erina.
Jangan lupa Vote dan Commentnya.. 🤗
KAMU SEDANG MEMBACA
Affair (COMPLETED)
RomancePics : pinterest WARNING🔞 CERITA MENGANDUNG ADEGAN KEKERASAN, MATURE CONTENT DAN KATA KATA KASAR. Elsyira Titania Ilacad adalah seorang istri dari Arsitek terkenal di Jepang. Elsyira mempunyai satu anak bersama suaminya itu, tapi setelah melahirka...
