Happy Reading....
"Kak Athala" Ucap Lea yang berbicara bahasa indonesia.
"Hi Baby girl, kau sudah tumbuh dewasa dan begitu cantik" Ucap Athala dengan mengacak acak rambut Lea.
"Kau ngeselin tau"
Athala tertawa kecil.
Dan dibelakang Athala ada Kafka yang sedang menggeleng gelengkan kepalanya.
"Adikmu makin cantik dan sexy" Puji Athala
Kafka yang mendengarkan perkataan Athala langsung menjitaknya.
"Jaga matamu itu atau aku akan mencongkelnya"
"Dasar Jerk" Cibir Lea yang berjalan masuk ke ruang tamu.
"Anak kecil itu mirip dengan Lea, dia siapa ?" Tanya Athala dengan hati hati.
"Anaknya" Jawab Kafka sambil mengingat kejadian itu.
"Lea sudah Married ?" Tanyanya lagi.
Kafka menggeleng pelan.
"Lea belum menikah, dan kau pasti tau maksudku"
Kafka berjalan dan meninggalkan Athala yang masih terkejut , ia berjalan ke arah kamarnya dan dilihatnya Elsyira yang masih tertidur pulas.
"Sayang, kapan kamu bangun." Ucap Kafka yang menggenggam tangan Elsyira.
Air mata Kafka yang menetes mengenai kelopak mata Elsyira membuat tangannya sedikit bergerak. Kafka yg menyadari itu berlari keluar memanggil dokter yang menjaga Elsyira di Mansionnya.
Dokter pun masuk dan memeriksa keadaan Elsyira. Kafka sangat khawatir dengan wanita yang dicintainya.
"Daddy, Mommy kenapa ?" Tanya Mauren dengan wajah polosnya.
Kafka berjongkok di hadapan Mauren putri dari Elsyira, ia yang meminta Mauren memanggil dirinya dengan sebutan Daddy supaya membuat hati putri wanita yang dicintainya bahagia.
"Mommy baik baik saja sayang, Mommy pasti akan bangun" Jawab Kafka dan langsung menggendong Mauren.
Lea,Viara ,Erina, Ryan dan Athala juga melihat khawatir nya Kafka kepada Elsyira dan bagaimana interaksi Mauren bersamanya .
"Semoga saja El segera bangun" gumam Erina.
Mereka yang disamping Erina mengangguk pelan.
"Dokter bagaimana keadaannya ?" Tanya Kafka.
Dokter tersenyum
"Pasien akan segera bangun karena sudah melewati masa kritisnya. Dan usahakan jika sudah bangun jangan membahas soal traumanya"
"Baik dok, terimakasih" Jawab Kafka.
Moscow, Rusia.
"Xavier"
Xavier menoleh dan melihat kakaknya sedang berjalan ke arahnya.
"Ada apa ?" Tanyanya dengan datar.
Alleo menghela nafas pelan.
"Kau tak menyambut kedatangan ku kesini ?"
Xavier berdecak .
"Ck, kau kesini karena Angel. Pikiranmu sungguh gila menyuruh Angel menikah dengan pria bajingan seperti Davino"
"Aku hanya mempunyai dendam dengannya"
"Kau salah, karena dendam sampai mengorbankan istrimu" Jawab Xavier lalu berlalu pergi meninggalkan kakaknya yang masih terdiam di tempat.
Benar kata adiknya, seharusnya ia tak mengorbankan istrinya. Tapi mau bagaimana lagi nasi sudah menjadi bubur. Alleo Buru Buru meninggalkan Mansion untuk bertemu dengan istrinya. Akan tetapi di tengah perjalanan, ia tak sengaja menabrak seorang gadis yang mau menyebrang jalan.
Ia pun keluar untuk menolong gadis yang ditabrak itu.
"Hey, kau tak apa ?" Tanya Alleo dengan cemas.
Gadis itu mendongak. Wajah cantik, polos dan juga natural , menurut Alleo.
"Ehm maaf tadi aku terburu-buru harus ke kampus jadi tak lihat ada mobil yang melaju kencang, maafkan aku" Ucap gadis itu.
Alleo membantu gadis itu bangun dan mengatakan tidak apa-apa. Dirinya juga salah tak berhati hati.
"Aku Alleo" Ucap Alleo yang memperkenalkan diri pada gadis di hadapannya itu.
Gadis itu tersenyum dengan lesung pipinya.
"Aku Park Soodam, panggil aku Soodam"
"Kau orang Korea ?"
"Yeah, I'm korean. "
Alleo mengangguk dan menawarkan diri untuk mengantarkan gadis itu ke kampus. Awalnya Soodam menolak tapi karena paksaan Alleo, ia menerimanya. Setelah menempuh perjalanan selama 15 menit, akhirnya mereka sampai di Kampus.
"Terimakasih" Ucap Soodam sambil membungkuk.
Alleo mengangguk pelan dan langsung melajukan mobilnya untuk bertemu istrinya.
Di sisi lain Davino masih bersama wanita cantik bernama Vyona. Bahkan Davino terang terangan mengucapkan kata Cinta pada Vyona, awalnya Vyona menolak tapi ia berfikir apa salahnya membuat Davino sebagai teman pemuasnya.
"Baby, thank you so much" bisik Davino di telinga Vyona
Vyona mengangguk dan memeluk tubuh polos Davino. Akhir akhir ini mereka terus bersama dan mengabaikan semuanya. Termasuk Davino yang mengabaikan Elsyira istrinya yang tengah berbaring koma dan sebentar lagi surat cerai itu akan sampai pada Elsyira. Sedangkan istrinya kedua Angel, ia juga mengabaikannya ia sama sekali tak peduli dengan keadaannya yang sedang mengandung.
"Sebentar aku mau ke dapur ambil minum" Ucap Davino.
Vyona mengangguk pelan.
Davino yang membawa handphone nya, menandakan tengah berdering.
"Yeah hallo"
Tak berselang lama, Davino membanting handphone nya.
"Kurang ajar, berani beraninya mereka membatalkan kontrak kerja nya."
"Ini semua tidak bisa dibiarkan" gumamnya Davino lagi.
Give Me Vote And Comment.....
KAMU SEDANG MEMBACA
Affair (COMPLETED)
Lãng mạnPics : pinterest WARNING🔞 CERITA MENGANDUNG ADEGAN KEKERASAN, MATURE CONTENT DAN KATA KATA KASAR. Elsyira Titania Ilacad adalah seorang istri dari Arsitek terkenal di Jepang. Elsyira mempunyai satu anak bersama suaminya itu, tapi setelah melahirka...
