Sore ini adalah jam pelajaran terakhir dikelas 11-1.
Mata pelajaran yang sangat mereka hindari... Sejarah.
Kebanyakan dari mereka asyik sendiri dan tidak mendengarkan wali kelas mereka menerangkan dipodiumnya.
Yuchan bahkan sudah membalik kursinya menghadap meja Jangjun dan Minho untuk sekedar bermain tic tac go.
Dibelakang mereka, Yuto dan Wooseok meninggalkan bangku mereka dan asyik bermain kartu dibelakang bersama dengan Yugyeom dan Bambam.
Juyeon seperti biasa menelungkupkan badannya dan bermimpi indah, yah pelajaran apapun dia seperti itu sih.
Kebanyakan siswa lainnya juga memilih meletakan kepala mereka kemeja dan berharap dongeng dari wali kelas mereka itu cepat usai.
"Jadi intinya adalah..."
Ziiiiing
Guru Yoon terkejut melihat kondisi kelasnya saat ini.
Sejak tadi matanya hanya fokus pada layar dan tidak menyangka ia hanya membuang suaranya sejak tadi.
Hanya beberapa muridnya yang mendengarkannya.
Murid kesayangannya, Eunwoo. Si ambisius, Hyunjae. Murid teladan, Kevin dan juga pendatang baru, Chanhee.
Ohya, dan Younghoon.
Namun dia memang bukan tipe yang bisa tidur jika tidak diatas kasur, jadi mungkin saja dia tidak mendengarkan apa yang guru mereka itu ajarkan tadi.
Alias melamun.
Bahkan si rangking satu Bangchanpun sudah membuat pulaunya sendiri walaupun dia duduk tepat didepan podiumnya.
"Yha yha yha!!! Bangun bangun"
Guru Yoon melangkah kedepan dan membangunkan satu persatu muridnya dengan menjeweri telinga mereka satu persatu"
Yuchan segera membalik kursinya, Jangjun dan Minho juga melenyapkan 'barang bukti' mereka.
"Ck ck ck... dari mana kalian mendapatkan kartu ini hah?!" Omel Guru Yoon membubarkan keempat trouble maker dikelasnya itu.
"Yuchan, ssaem" jawab Wooseok santai.
"Yhaaak" protes Yuchan dengan volume suara kecil.
"Kang Yuchan?" Guru Yoon meletakan kartu yang tertata asal itu kehadapannya.
"Nn..nee ssaem?"
"Bakar ini atau ssaem akan menyita semua danganmu?"
"Ssaem!"
"Ayo cepat"
"Tapi... aku tidak punya korek api ssaem"
"Kau tidak punya? Kau tidak menjualnya?"
"Ummm" Yuchan menggeleng pelan.
"Lalu darimana Kim Younghoon mendapatkannya?"
Semua siswa langsung menoleh kearah Younghoon saat ini.
"Ww...wae? Mwo?" Younghoon tergagap menanggapi tatapan penuh tanya dari teman-temannya.
"Aku juga menemukan puntung rokok di kamar mandi milik kelas kalian" ucap Guru Yoon melirik kearah Geonhak.
Chanhee tertegun dan ikut melirik kearah Geonhak lalu menatap Seungmin yang tampak ketakutan.
"Ahh Ssaem itu kan puntung rokokmu!" Celetuk Seungyon.
"Ahh benar juga ya?"
"Ahahahha"
Mereka kompak menertawai guru mereka yang tampak bodoh dan konyol itu, tapi Chanhee tahu itu hanya topeng dari wali kelas mereka itu.

KAMU SEDANG MEMBACA
Walk ON
FanfictionChoi Chanhee mencoba memecahkan kasus kematian teman sekelasnya disamping itu ingatan masa lalunya semakin menghantui pikirannya.