Bab VII

599 108 10
                                        

"Chinguya~~"

Yuchan memanggil dan berlari menghampiri Chanhee yang sedang berjalan menuju kelas mereka.

"Apa kau sudah sembuh?" Tanyanya lalu menarik kepala Chanhee untuk menempelkan dahi mereka "uh? Sudah tidak demam.

Chanhee memundurkan kepalanya dan memanyunkan bibirnya "Aku memang tidak demam Yuchanie"

"Uhh... padahal aku punya obat manjur untukmu"

"Eih... kau salah memilih pelanggan eo?" Chanhee merogoh kantung celananya lalu mengeluarkan tangannya kembali "lihat? Aku tidak punya uang"

"Aku membuka transaksi via kredit kok" balas Yuchan lalu mengedipkan matanya.

"Terimakasih, tapi kau lihat sendiri aku sudah sembuh kan?"

"Chinguyaa~" Yuchan memanyunkan bibirnya sembari memainkan telapak tangan Chanhee "Aku hanya bercanda~"

"Aku juga tahu, heish" balas Chanhee mencubit pelan dagu Yuchan dan melangkah masuk meninggalkan teman sekelasnya itu.

Saat memasuki kelasnya ia menemukan Younghoon yang sudah berada dikelas mereka dan menyandarkan punggungnya dilengan Juyeon yang menelungkupkan kepalanya seperti biasanya.

Chanhee tersenyum melihat mereka berdua lalu berjalan cepat menghampiri mereka.

Hyunjae yang menyadari kedatangan Chanhee hanya mengekori pergerakan teman sebangkunya itu sekilas lalu kembali fokus pada bukunya.

'Tuk'

Seperti biasa pula, Chanhee memberi susu pisang dan roti isi didepan Juyeon untuk ia santap pagi ini.

Namun bedanya kali ini ia membawa masing-masing dua.

"Yha, kau sudah sarapan belum?" Tanya Chanhee pada Younghoon yang masih memejamkan matanya.

Younghoon menguap lalu melirik kearah mejanya dan mendapati roti isi dan susu pisang yang Chanhee berikan padanya itu.

"Ohoo... tumben" ucapnya membenarkan duduknya lalu membuka bungkus roti isi itu lalu menyantapnya.

"Itu hadiah karena kau sudah berkorban demi temanmu" ucap Chanhee menepuki kepala Younghoon seperti seorang kakak yang bangga pada adiknya.

"Humm?" Younghoon menatap bingung kearah Chanhee lalu mengunyah rotinya kembali

"Bukankah kau tidak pernah tidur diasrama demi Hyunjae?"

"Ha??"

"Eh? Bukan?"

"Yha, aku ke Gangnam demi diriku sendiri" jawab Younghoon "Kenapa kau menyebut namanya" gerutunya kemudian.

"G...gangnam?" Tanya Chanhee tak percaya.

Younghoon hanya menghela nafas malas lalu melanjutkan kegiatannya menyantap roti isinya.

Chanhee dengan kesal mengambil kembali susu pisang yang ia berikan tadi dan melangkah untuk duduk dibangkunya.

Namun sedetik kemudian ia membalikan badannya kembali.

"Kalau kau menyentuh milik Juyeon akan kubuang barangmu!"

Peringatnya pada Younghoon yang hendak mengambil milik Juyeon.

Juyeon yang merasa namanya dipanggilpun menegakan badannya lalu menatap Chanhee dan Younghoon bergantian, ia tampak kebingungan.

"Siapa yang menyentuh miliknya?" Celetuk Younghoon yang menusukan sedotan pada susu pisang itu lalu meminumnya "Milikku lebih besar darinya"

"Yhaaa!!"

Walk ONTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang