Brak brak brakkkk
"Yhaaa! BAE SEUNGMIN! KELUAR!"
Geonhak dengan beringasnya menggedor pintu ruangan bekas yang kini menjadi markas pembaca berita itu.
Namun bukannya Seungmin namun Chanhee yang keluar dari sana.
Ia meyunggingkan bibirnya, melihat Geonhak sembari melipat kedua tangannya.
"Waeyo? Kau masih mau berurusan dengan Seungmin?"
"Kk..kauuu?!"
Geonhak mengangkat kerah baju Chanhee dan menariknya hingga bocah itu harus berjinjit jika tidak mau tercekik karenanya
"Uhhkkk!!! Lepaskan aku?!"
"Kau... KAU KIRA KAU BERHADAPAN DENGAN SIAPA HAH?"
"Pecundang" jawab Chanhee menyeringai walau nafasnya mulai tersenggal.
Walau sudah jelas mereka yang membuat Jeon Woong jatuh dari atap Chanhee tidak bisa mengecap mereka sebagai pembunuh pada akhirnya.
"Hahh!!"
Geonhak melempar Chanhee hingga terjatuh dan berusaha masuk keruangan itu namun Chanhee menghalanginya dengan tenaganya yang masih tersisa.
"Choi Chanhee! Menyingkirlah jika ingin hidup!"
"Pergilah Kim Geonhak" ujar Chanhee berusaha bangkit dan membenahi pakaiannya "Tempat ini... sebentar lagi akan menjadi tempat kejadian perkara"
"Mwo???!"
"Geu Bam-i, kalian... apa yang kalian lakukan pada Woongie?"
"Choi Chanhee!"
"Karena Woong tahu siapa sebenarnya mayat yang tersembunyi disini... Wae? Apa hubungan kalian dengan mayat itu?"
"Bukan urusanmu!"
"Bukan Kim Jonghoon kan?"
"Kim... Jong...hoon?"
"Kau ingat apa yang kau katakan pada Younghoon dulu?" Ujar Chanhee menahan emosinya "Pembunuh? Itu... yang keluar dari orang sepertimu?!"
Jujur Chanhee tidak bisa mengontrol emosinya.
Mengingat bagaimana rumor tersebar tentang Younghoon yang membunuh Woong itu sangat begitu kejam.
Membuat Changmin terlibat hanya karna kelamahannya pada Younghoon juga...
Mereka begitu manipulatif.
Geonhak menatap Chanhee remeh kemudian mendekatkan wajahnya tepat didepan Chanhee.
"Kau... kau akan mati juga jika kau berusan denganku" ancamnya kemudian meninggalkan tempat itu dengan gusar.
Chanhee kemudian menghela nafasnya lega kemudian kembali masuk keruangan itu.
Teman-temannya yang lain sibuk memberesi barang-barang mereka.
Bukan hanya grup pembaca berita yang terancam bubar, namun tempat ini akan menjadi tempat olah TKP sebentar lagi.
"Yha... kenapa kau yakin polisi akan menyelidiki tempat ini?" Tanya Kevin pada Chanhee.
"Karna berita beberapa bulan lalu yang mengatakan bahwa mayat itu adalah Kim Jonghoon dan juga kesaksian Bae Seungmin"
"Waeyo???"
"Kepolisian bukannya tidak menemukan siapa mayat itu sebenarnya tapi merekalah yang sengaja menutup kasus itu"
"Mwo???"
"Keterangan tentang mayat itu bukan dari kepolisian dan juga kasus Woong yang membuka kembali kasus itu... aku yakin kepolisian akan menggali kembali TKP ini"

KAMU SEDANG MEMBACA
Walk ON
FanfictionChoi Chanhee mencoba memecahkan kasus kematian teman sekelasnya disamping itu ingatan masa lalunya semakin menghantui pikirannya.