Bab IV

656 123 17
                                        

"Hei"

"Acckkk" pekik Chanhee karena ulah Younhoon yang merangkul dirinya tiba-tiba dan mengacaki rambut belakangnya "Yak!"

"Yak? Kau sudah berani padaku rupanya?"

"Huuft"

Chanhee sibuk merapikan rambutnya dengan sebelah tangannya karena tangan yang satunya ia gunakan untuk membawa menu sarapan yang yang ia khusus bawakan untuk teman barunya.

"Oho?? Kau baik sekali, aku memang belum sarap-"

Chanhee langsung melindungi bungkusan itu dengan memeluknya sebelum Younghoon menyautnya.

"Yak, kau bisa kekantin sendiri kan?"

"Hei, sebentar lagi bel berbunyi"

"Wae? Bukannya sudah biasa kau terlambat ataupun meninggalkan kelas?"

"Hah? Siapa yang berkata seperti itu?"

"Kang Yuchan" jawab Chanhee lalu memajukan bibirnya "Bahkan semalam kau tidak pulang keasrama"

"Wae? Kau merindukanku?" Ledek Younghoon menoel dagu Chanhee.

"Yak" Chanhee menghentikan langkahnya lalu menatap kesal teman sekamarnya itu.

Younghoon terkekeh pelan lalu mencubit pipi Chanhee "Jangan percaya apa kata bocah sales itu, dia hanya membuat gosip buruk tentangku" ucapnya lalu melangkah mendahului Chanhee.

"Cih, apa maksudnya Yuchan memfitnahnya?" Gerutu Chanhee lalu mengikuti Younghoon melangkah kedalam kelasnya.

Saat memasuki kelasnya ia melirik kearah meja Juyeon, beruntung sosok yang dicarinya itu sudah berada disana.

"Juyeon-ah~" panggil Chanhee lalu berlari kecil mendahului Younghoon yang matanya mengekori geraknya.

'Tuk'

Chanhee meletakan bungkusan yang ia peluk didekapannya tadi itu disamping kepala Juyeon yang tengah menelungkupkan kepalanya seperti biasa.

"Mwoya? Jadi itu untuk dia?" Gerutu Younghoon kesal.

Juyeon memutar kepalanya dan menatap Chanhee penuh tanya.

Chanhee hanya mengedipkan sebelah matanya lalu membuat kode agar Juyeon memakan sarapannya sesegera mungkin.

Juyeon menatap bungkusan itu lalu memnukanya kemudian menatap Chanhee kembali "Tapi kita tidak sedang berada diatap" ucapnya datar.

"Aku akan membawa lagi saat makan siang" ucap Chanhee pelan lalu melambaikan telapak tangannya.

Chanhee membalikan badannya untuk kembali ketempatnya dan berpapasan dengan Younghoon yang menatapnya kesal.

"Mwo?" Balas Chanhee dengan nada sedikit menantang "Yak, jika kau membullynya lagi aku akan membuang barangmu eo?" Ancamnya menunjuk wajah Younghoon.

Younghoon hanya memutar bola matanya lalu melangkah melewati Chanhee dan melempar asal ranselnya.

"Chinguuuyaaa~" Yuchan merangkulnya lalu menarik badannya "Hei kau mau menaklukan bermuda?" Bisik Yuchan padanya.

"Mwo??"

"Itu? Kau bisa duduk bersama Hyunjae, membawakan makan untuk Juyeon bahkan mengancam Younghoon?"

Chanhee melepaskan rangkulan Yuchan darinya lalu menatap temannya itu lekat dan membuat Yuchan terkejut dengan apa yang ia lakukan.

"H..hei.. a...aku masih menyukai wanita" ucap Yuchan tergugu.

"Chinguya, bermuda atau apapun itu... mari jangan kita sebut itu lagi kedepannya eo??" Ucap Chanhee lalu mengusak rambut Yuchan.

"Umm... kalau begitu bagaimana dengan Jalgeum kwartet? Mereka adalah pangeran dikelas kita dan mereka tidak sosiopat"

Walk ONTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang