Hendra salah satu dari anggota geng Bima keluar basecamp untuk sekedar menghirup udara, Hendra merentangkan tangannya ke atas sambil menghirup bentuk kasih serta cinta sang Pencipta kepada umatnya itu.
Ketika dia memutuskan untuk berjalan-jalan sebentar tiba-tiba mata Hendra tidak sengaja melihat motor kesayangannya itu penyok dengan tampang cengo nya Hendra menjerit.
"Ah!" teriak Hendra kencang yang membuat Andre yang sedang rebahan langsung lari menghampiri Hendra.
Andre langsung melihat sekeliling Hendra dengan raut wajah khawatir tahu saja basecamp mereka diserang, bayangkan dia langsung berlari ketika lagi enak-enaknya push rank sambil rebahan.
"Kenapa?" tanya Andre sambil menepuk bahu Hendra yang tidak bergerak sama sekali.
"Si Kitty Dre, si Kitty penyok," ujar Hendra sambil menatap sedih motor kesayangannya yang dia beri nama 'Kitty'.
Andre yang mendengar itu langsung menggeplak kepala Hendra kencang, cuman karena motor penyok saja dia harus se histeris itu? Diperbaiki apa susahnya sih kenapa harus menjerit histeris seperti perempuan.
Apalagi nama yang digunakan tidak mencerminkan selogan geng mereka. Kenapa harus Kitty? Tidak black? Silver? Or Red aja gitu? Dan Hendra menjawab jika itu nama tokoh kartun yang dia sukai. Hello kitty.
Tahu saja jika bukan hal penting Andre akan melanjutkan acara push rank nya.
"Sakit Dre," ringis Hendra sambil mengusap kepalanya yang di geplak Andre.
"Gue kira apa, jeritan lo kayak cewek anying," sinis Andre yang membuat Hendra mendengus kesal.
"Lo mana paham perasaan gue Dre, ini motor kesayangan gue. Gue rawat dia baik-baik dan ini apa? Tiba-tiba aja motor gue penyok kayak gini," ujar Hendra sambil mengusap bagian motornya yang penyok.
Andre menghampiri sebongkah batu yang menyita perhatian nya karena batu itu lumayan cukup besar di dekat motor Hendra, dia terkejut ketika melihat ada sebuah foto dengan tulisan "GADIS INI AKAN HANCUR DITANGAN GUE, DATANG KE ALAMAT DIBAWAH INI DAN JANGAN COBA-COBA BAWA POLISI DAN INI SURAT ANCAMAN KEDUA DARI GUE," begitu kira-kira tulisannya.
Hendra langsung menghampiri Andre ketika dia melihat Andre hanya diam saja sambil memegangi sebuah kertas.
Hendra langsung terkejut bukan main, dia kenal cewek yang ada di foto itu, sangat mengenalinya dengan baik. Sedangkan Andre memang tidak mengenalnya mengingat Andre dari sekolah lain.
"Ini Riyana!" histeris Hendra untuk kesekian kalinya yang membuat Andre kesal bukan main mendengarnya.
"Lo bisa nggak sih santai dikit ngomongnya," desis Andre yang merasa bingung dengan sifat Hendra ini.
"Sorry, gue kenal orang yang ada di foto ini. Tapi kenapa ini disini? Apa ini surat ancaman?" tanya Hendra kepada Andre yang hanya dijawab gelengan kepala.
"Ah gue tahu! Apa jangan-jangan adik yang dimaksud surat ancaman pertama itu ini? Dia bukan adik dari kita kan?" ujar Andre yang membuat Hendra mengangguk paham, bisa jadi selama ini ancaman itu benar. Tapi kenapa harus Riyana? Pikir Hendra.
"Bukan, dia itu pacarnya Gatara, gue telepon Gatara aja kalau gitu," usul Hendra yang diangguki oleh Andre.
--------
Gatara kini sudah bersama dengan teman-temannya begitu juga di sana ada Firman papah Riyana, Gatara sudah tahu bagaimana kejadian hilangnya Riyana dan saat itulah perasaan aneh semalam menjawab rasa penasarannya.
Gatara mencoba berpikir dengan jernih saat ini untuk mencari kemana lagi Riyana biasa sering pergi, dia sudah menanyakan untuk mendatangi tempat yang sering Riyana kunjungi namun tetap menurut mereka semua Riyana tidak ada.
KAMU SEDANG MEMBACA
About Time (End)
Roman pour AdolescentsSUDAH DIREVISI! JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK VOTE DAN FOLLOW AKUN INI. SEKIAN TERIMA JAEMIN! Biar waktu yang menyembuhkan, biar waktu yang menjawab semuanya, dan biar waktu yang menjadikan nya kuat. Kisah tentang orang-orang yang berjuang demi me...
