Mau tanya sama kalian semua...
Bantu jawab ya, kalian itu type pembaca yang seperti apa. Baca banyak part tapi pendek isinya, atau baca sedikit part tapi isinya panjang?
Bantu jawab ya😍
Oh iya, marhaban ya ramadhan buat kalian yang menjalankan, nggak kerasa ya udah mau hari raya aja:)
Aku minta maaf kalau ada salah-salah kata❤
Oke, part kali ini akan panjang ya
------
Gatara kini sedang belajar beberapa rumus sains bersama murid yang juga terpilih mewakili sekolah untuk mengikuti olimpiade pengetahuan umum dan ada juga yang mewakili olimpiade TIK (teknologi informasi dan komunikasi).
Mereka semua yang memang dalam satu ruangan sedang memperhatikan beberapa pengumuman mengenai keberangkatannya siang ini, ketika Gatara sedang memperhatikan pembimbing tiba-tiba matanya melihat seluet bayangan di kaca yang memang tidak tembus pandang.
"Jadi untuk kalian semua yang ada disini, siang ini kita bertemu lagi di depan sekolah untuk pergi ke pusat kota bersama. Siapkan barang seperlunya saja jangan sampai kerepotan sendiri nantinya, oke silahkan untuk kalian pulang mengambil beberapa barang, ingat jangan ngaret!" tutup guru pembimbing yang diangguki oleh semua murid yang ada di sana.
Gatara melirik jam di pergelangan tangannya yang menunjukkan pukul 08:00, Gatara harus segera pulang ke kost'an untuk membawa beberapa perlengkapan nya nanti. Gatara juga bingung mengapa mereka tidak langsung membawa perlengkapan saja ke sekolah?
Gatara berjalan keluar dan tujuannya kali ini kelas Ardi dan Abraham, dia ingin meminjam sepeda motor dari mereka berdua karena itu akan lebih mempercepat nya.
Ketika Gatara baru saja keluar dia dikejutkan dengan kedatangan Riyana dengan senyuman yang manis, Gatara yang melihat itu juga ikut menyunggingkan senyumnya. Ternyata seluet bayangan yang Gatara lihat adalah Riyana.
"Bolos ya?" tuduh Gatara sambil menunjuk Riyana yang membuat Riyana menggeleng tegas sebagai jawaban.
"Ih nggak kok, orang lagi jamkos juga," ujar Riyana sambil mendengus kesal atas tuduhan Gatara.
Tangan Gatara terulur untuk mengusap lembut rambut Riyana, "jadi kenapa kesini? Nggak ke kantin aja?" ujar Gatara yang membuat Riyana menampilkan deretan giginya yang rapih.
"Udah kok barusan, ini gue bawain makanan buat lo," ujar Riyana sambil menyodorkan satu plastik yang isinya beberapa roti dan minuman botol.
"Kenapa repot-repot sih," ujar Gatara sambil melirik ke kantong plastik yang Riyana bawa.
"Nggak repot kok kan sekalian beli juga," Gatara terkekeh pelan, memang paling bisa Riyana ini membuatnya tersenyum.
"Gue siang ini mau berangkat ke pusat kota untuk lomba," ujar Gatara tiba-tiba yang membuat Riyana melemaskan bahunya.
Baru saja Riyana bertemu dengan Gatara kini mereka harus berpisah lagi, tapi Riyana tidak boleh egois, dia juga harus bisa merelakan kepergian Gatara. Tapi entah kenapa Riyana tidak ingin Gatara pergi. Riyana ingin Gatara tetap bersamanya.
"Kenapa? Masih kangen ya sama gue?" goda Gatara yang membuat Riyana salah tingkah.
"Ap..paan sih lo," gugup Riyana yang lagi lagi membuat Gatara terkekeh pelan.
"Nggak lama kok paling dua hari di sana," ujar Gatara sambil memakan roti yang Riyana bawa untuk nya.
Gatara menyuapi Riyana dengan roti yang masih baru, tentu Riyana tidak menolaknya. Gatara tersenyum hangat kepada Riyana yang di balas hangat juga. Sesekali mereka berdua tertawa bersama, seminggu bagi Gatara adalah hari yang berat jika tidak melihat Riyana, memang bucin Gatara ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
About Time (End)
Fiksi RemajaSUDAH DIREVISI! JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK VOTE DAN FOLLOW AKUN INI. SEKIAN TERIMA JAEMIN! Biar waktu yang menyembuhkan, biar waktu yang menjawab semuanya, dan biar waktu yang menjadikan nya kuat. Kisah tentang orang-orang yang berjuang demi me...
