[BAGIAN.27]

154 36 9
                                        

Yang belum follow acc author, tolong follow dong:)

________________________________________

Berita Lucas dan Jisoo jadian sudah menyebar ke seluruh sekolah. Mereka semua begitu terkejut dan tak akan menyangka, si pintar Jisoo akan berpacaran dengan mahluk seperti Lucas, yang banyak tingkah dan nilainya di bawah rata-rata. Terutama Raka, tampak sekali dirinya tidak trima jikalau Jisoo di ambil oleh Lucas. Namun, memangnya ia bisa apa? Kalaupun ia berhasil membuat hubungan Lucas dan Jisoo kandas, toh Raka juga tidak akan mendapatkan Jisoo, 'kan?

Raka hanya memilih diam, dan tetap mendiamkan Jisoo. Kalau dulu Raka terkenal sebagai orang yang banyak bicara, kini Raka mulai dikenal sebagai seorang yang pendiam. Selain itu, Raka juga dikenal sebagai seorang yang mudah sekali emosi, raut wajahnya kini tidak bersahabat dengan orang lain. Seolah-olah Raka memusuhi semua penghuni sekolah.

Dan kini, Jisoo dan juga Lucas tengah berada di kantin. Bel istirahat sudah berbunyi beberapa menit yang lalu, Lucas lantas ngacir mengajak Jisoo ke kantin, sungguh ia benar-benar lapar. Di rumah tadi sebenarnya ada Okta yang memasak untuknya—namun, yah kalian pasti tau kan hubungan Okta dan juga Lucas itu bagaimana?

"Kenapa kok gak di makan sih?" Lucas menatap Jisoo heran yang hanya mengaduk-aduk sotonya. Tidak biasanya Jisoo nampak murung begini, apalagi ia mengabaikan makanannya. "Kamu mikirin apa?" Tanya Lucas lagi, karna tadi tampaknya Jisoo tidak mendengarkannya. Jelaslah orang Jisoo nampak melamun.

"Jisoo!"

"Hah?"

"Kamu mikirin apa?" Lucas menggenggam jemari Jisoo yang hanya dibalas tatapan Jisoo, namun Jisoo tak menolaknya, ia membiarkan tangan Lucas menggenggam tangannya.

"Raka." Entahlah, ia hanya memikirkan Raka saat ini. Apakah kalian tahu? Kalau disaat Jisoo tau bahwa Raka adalah adik kandungnya, ia merasa begitu bahagia, karna apa? Karna selama ini, selain sahabat Jisoo juga menganggap Raka itu adiknya. Namun, rasa bahagia itu hilang dalam sekejap saat Jisoo tahu kalau Raka nampak tidak bisa menerima bahwa ia adalah kakak kandungnya.

Lucas sudah tahu semuanya, dan Jisoo juga sudah menceritakannya, dia begitu paham akan kondisi kekasihnya saat ini. "Huh.. Jis, kan aku udah bilang sama kamu, kalo Raka itu suka sama kamu. Dia suka sama kamu bukan sebatas sahabat, tapi dia suka sama kamu sebagai wanitanya. Jelaslah dia sedih dan kecewa, kalo tau orang yang selama ini dia suka ternyata kakak kandungnya, aku aja juga bakalan sedih banget kalo jadi Raka."

"Masa sih, Raka suka sama aku?" Tanya Jisoo lagi dengan tampang polosnya yang membuat Lucas  semakin gemas dengan perempuan yang satu ini.

Lantas, mulanya Lucas yang duduk di hadapan Jisoo—kini ia beralih berdiri dan berjalan kemudian duduk di samping Jisoo. Tak hanya itu, Lucas langsung menarik Jisoo kedalam pangkuannya, yang mana langsung di perhatikan oleh semua siswa-siswi yang berada di kantin. Mereka kini sudah menjadi pusat perhatian satu kantin, bahkan, Elang, Raka yang berada di sana juga ikut menyaksikan kemesraan Lucas dan juga Jisoo.

PANAS GAK? PANAS GAK? PANAS GAK? YA PANAS LAH MASA ENGGAK!!

"Lucas.." Jisoo mendesah pelan, berusaha lepas dari Lucas, ayolah! Ini terlalu ambigu. Lagian mereka ada di sekolah! Oemji! Lucas memang sudah gila. "Ini kita di kantin, semuanya pada liatin kita. Kalo ada yang laporin kita ke guru gimana? Bisa masuk BK tau." Ujar Jisoo resah dan masih berusaha lepas dari pangkuan Lucas.

Ya pacaran sih pacaran, tapi mbok ya tau tempat gitu loh, lawong iki kan iseh kawasan sekolah. Tempat cari ilmu bukan pacaran, yah... Namanya juga Lucas, gak dapet masalah gak kenyang perutnya.

"Anjir!"

"Lucas goblok!"

"Curiga Lucas pedopil anjing."

We Are Different | Kjs.ft Lucas✓Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang