Sudah seminggu ini hubungan kedua orang yang berbeda jenis itu renggang setelah kejadian tempo hari.
Hari ini tepatnya diSma Nusa Bangsa akan mengadakan classmeeting jadi semua murid dengan semangat berbondong bondong pergi ke lapangan melihat most wanted mereka bertanding.
Berbeda dengan murid lain yang begitu semangat melihat pertandingan basket itu kini gadis yang biasanya sudah standby dipinggir lapangan tapi dia memilih untuk pergi ke rooftop seorang diri karna kedua temannya sudah pasti melihat pertandingan cowok cowok keren yang ada disekolah mereka itu.
Diatas gedung ini atau sering juga disebut rooftop hanya ada seorang gadis yang sedang memejamkan matanya dan menikmati angin yang menerpa wajah cantiknya itu.
Rasanya menyenangkan dan sedikit membuat bebannya menghilang lebih tepatnya dia berusaha untuk menghilangkan perasaannya itu kepada cowok yang berstatus sebagai sahabat kecilnya itu.
"Gue harap gue bisa buang perasaan ini ke lo Za dan kita bisa deket kayak dulu lagi,sebenernya berat buat gue sehari tanpa keisengan lo tapi gue gak mau nyakitin hati gue lebih dalem lagi."gumamnya sambil membenarkan posisinya yang tadi terlentang sekarang duduk dan melihat kebawah dimana orang yang dia sukai sedang mendrible bola kearah ring lawan seketika senyumnya mengembang ketika melihat orang itu berhasil mencetak point dan langsung disambut dengan teriakan dari siswi yang menonton dibawah sana.
Sudah hampir setengah jam kini pertandingan dibawah sana akhirnya selesai juga pertandingan itu dimenangkan oleh kapten basket mereka siapa lagi kalau bukan Reza dkk. sudah heran lagi bagi mereka dengan most wanted itu selain parasnya yang tampan Reza juga menjabat sebagai kapten basket diSma Nusa Bangsa jadi wajar saja banyak para siswi yang tergila gila pada dia.
Dikarenakan hari ini classmeet jadi mereka bisa sepuasnya melakukan kegiatan apa saja,ada yang duduk dikoridor ada juga yang hanya berdiam dikelas dan melakukan kegiatan lain sama seperti gadis satu itu yang masih betah berlama lama diatas gedung itu.
"Sshhh kenapa kepala gue tiba tiba sakit gini"ringis gadis itu sambil memegangi kepalanya yang sakit.
Drtt drtt drtt
Tiba tiba saja suara dari handphonenya mengalihkan perhatian nya gadis itu pun langsung menerima telpon dari temannya.
"Ra lo dimana?kita dari tadi nyariin lo gak ketemu ketemu"suara cempreng itu langsung terdengar dari sebrang sana,ya gadis tadi itu adalah Zahra.
"Rooftop"singkat jelas padat dan tanpa menunggu orang disebrang sana berbicara lagi Zahra langsung menutup telponnya,dia sudah tidak tahan lagi dengan sakit yang ada dikepalanya itu.
Hampir saja Zahra pingsan kalau tidak dengan cepat kedua temannya itu datang dan langsung menahan tubuh Zahra yang sudah lemas.
"Lo kenapa Ra?lo sakit?atau lo belum sarapan pagi tadi?"cerocos Diana tanpa henti dan langsung dihadiahi tatapan tajam dari Ririn sedangkan yang ditatap hanya membalas cengiran tanpa berdosa.
"Kalo mau nanya nanya nanti aja sekarang kita bawa kerumah sakit takutnya Rara kenapa kenapa"ucap Ririn panjang lebar yang diangguki oleh Diana mereka pun bergegas turun dari rooftop sambil membopong tubuh Zahra.
Setelah melalui perdebatan yang cukup menguras tenaga akhirnya mereka sampai juga dirumah sakit.
"Lo udah hubungin orang tuanya Rara belom?"tanya Diana dengan wajah yang sudah berlinang air mata karna sedari tadi tidak berhenti menangis.
"Udah"jawab Ririn seadanya dan duduk disamping Diana sambil memeluk temannya itu dari samping,dia tau betul bahwa temannya ini sangat menyayangi Rara begitu pun dengan dia hanya saja dia tidak mau terlihat lemah.
KAMU SEDANG MEMBACA
PENGAGUM RAHASIA:) [SUDAH TERBIT]
Novela Juvenil"Tawa nya begitu candu, kepergian nya meninggalkan sendu"
![PENGAGUM RAHASIA:) [SUDAH TERBIT]](https://img.wattpad.com/cover/261721110-64-k850660.jpg)