Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

14.{Ketemu Bang Kenn}

5.4K 357 5
                                        

بسم الله الرحمن الرحيم
.
.
Assalamu'alaikum wr wb
Tetap semangat all
.
.
Happy reading!
Banyak typo, sorry
Kallo ada kesalahan, comment yah!!

"Hiks,, sabar ya mbak, pasti mbaknya kuat kok," isak salah satu preman tersebut

"He'emm"

"Abang nya juga harus cari kerja yang halal, jangan jadi begal, jual cilok, jual sate, tapi sate ayam, ayamnya beli jangan curi, yang penting nggak haram, oke" lanjutnya

"Kita usahain mbak" jawabnya bertiga

"Yaudah, saya pulang dulu yahh, oiya abngnya udah shalat isa belum, kalo belum, shalat dulu yah, dina pamit, assalamu'alaikum"

"Wa'alaikumsalam wr wb"

Rumahh
Sepi amat yah,
"Assalamu'alaikum"

Dina POV on

Aku membuka pintu dengan hati hati, baru satu langkah melangkah,

Plakkk
Bunyi tamparan terdengar di mansion besar tersebut, ku rasakan panas di pipi kanan ku, bekas telapak tangan tertera di pipinya, warna pink...

"Dasar anak gak tau diri, kemana aja kamu malam malam"

"Jalan sama om om kamu" tanyanya yang lebih ke pernyataan

Gimana asal usulnya aku jalan sama om om, tadi kan cuma nasehatin preman..

Jawab kamu!!
Bentak mommy dina

Plakk, suara tamparan ke dua terdengar lagi, sekarang dipipi sebelah kiriku

Ukhh...

"Apakah anda ada bukti?" tanya dina kepo.

"Ini foto kamu jalan sama om om, pake hijab kok kelakuannya gitu " sinisnya sambil menunjukkan foto dina saat bersama preman itu

"gak malu kamu sama laura, udah baik, cantik, pinter, gak kaya kamu,ckckck"

"Maaf anda jangan membeda bedakan saya dengan wanita itu, kita berbeda, jadi jangan samakan saya dengan dia, setiap manusia pasti punya kelebihan dan kekurangan. Bukankah anda punya mulut dan telinga, kenapa anda tidak bertanya dan meminta penjelasan dari saya?  " ucapku dingin, setelah aku mengucapkan itu, aku langsung menuju kamarku, meninggalkan kedua orang tersebut, dina tidak sadar bahwa ada yang melihat kejadian tersebut

"Hikss, kok sakit yahh."

"Ya Allah, kuatkan Anza dalam menghadapi ujian ini ya Allah"

"Bunda Anza kangenn"

Dina POV end
________________________________

"Bad mood gue, males aku ke sekolah, izin aja kali yakk"

Ia pun menulis surat izin. Tp itu adalah surat iizin khusus. Mwehehehe.

Adin menyuruh bibinya untuk mengantar surat izin tersebut ke sekolahnya, tapi adin menyuruh surat tersebut sampai kepala sekolahnya

Author POV on

Kepala sekolah tersebut menerimanya dengan bingung, biasanya kan ngirimnya ke temennya, kalo gak ke wali kelasnya, lah kok ini, dengan ragu ia membukanya

Sebelum membukanya, ia membolak balikkan amplop nya
Ia melihat ada simbol, tapi kecil sekali, mungkin seperti seekor semut?

Terkejut.

Bagaimana tidak itu adalah lambang pemilik perusahaan VA'C,

Jadi murid tersebut pemilik sekolah ini? Woahh, dia very very terkejod..

Author POV end

Bosan. Satu kata yang melambangkan perasaan dina. Sekarang ia berada di rumah, lebih tepatnya di depan mobilnya, sambil memutar mutar kunci tsb

Kemana yah?

Ke kantor? No no no

Ke cafe? Boleh juga,, cuss, berangkat

Oh iya, gimana kalo kita hubungin onna, sama ela dulu? Okelahh

"Assalamu'alaikum onna, maap dina gak berangkat sekolah hari ini,hehe" send

Dina punn langsung mengendarai mobilnya menuju cafe ****

Gimana kalo kita ketemu bang kenn? Boleh juga tuhh..hehe

Ia menelepon abangnya,
Tak menunggu lama, telpon itu di angkat olehnya

"Assalamu'alaikum"

"Wa'alaikumsalam

" Bang Kenn"

Deghh,,,
Ken amat sangat terkejut,
Yang tau panggilan itu hanya keluarganya..
Apakah itu...?

"Anza" lirih kenn

"Ketemu di Cafe **** hari ini, jam 09.00, meja nomor 6"

Tutt,,.tutt...
Anza langsung mematikan telponnya

Kennard POV on

Setelah orang tersebut mematikan telponnya, gue langsung go ke tempat yang di tuju

"Ck, lu siapa sihh, kok kaya adek gue" lirihnya di akhir kata

"Bukk, izin bolos kelas" pamit gue ke guru seni, dan langsung pergi

"Eh!ehh, Dzaky jangan bolos terus di kelas bapak" teriaknya,

Mungkin udah gak kedengeran tuh

Karena tidak ada respon dari sang murid, guru itu hanya bisa menghela napas sabar

Gue langsung menuju cafe tersebut,
Siapa dia?
Kok tau gua?

Yang gue lihat, di meja itu hanya ada seorang perempuan cantik, berhijab,

Cantik banget tuh orang

Kennard POV on ______________________________

Dina yang melihat abangnya datang pun melambai lambaikan tangannya...

'Untung disini lumayan banyak orang,batin dina

Kenn menghampirinya dan langsung bertanya

"Lo siapa'' tanya kenn dingin

"Ck, bang ini anza,," pernyataan dina dengan tatapan untuk percaya

"Adek gue lagi di rumah sakit, lu siapa ngaku ngaku adek gue.."

"Ini anza bang, abang mau bukti"

"Hmmm"

Anza or dina memberikan buktinya, dari nama panjangnya, rahasia yang hanya diketahui oleh anza dan abangnya serta Allah...xixixi

Sebenarnya kenn belum terlalu percaya, tapi anza/dina terus meyakinnkan abangnya...

Akhirnya kenn percaya,
Inginnn sekali kenn peluk adik tercintanya
Tapi Dina larang, katanya bukan makhram, ya walaupun jiwanya anza.xixi

الحمد الله رب العا لمين
.
.
Trimakasih
Jangan lupa vote and comment
.
.
Wassalamu'alaikum wr wb

 Virranza Or AzkadinaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang