27.{Masa Lalu & Bukti}

3.6K 243 5
                                        

بسم الله الرحمن الرحيم
.
.
Assalamu'alaikum wr wb
Hallo semuaa, berjumpa lagi dengan saya!!😅
Gimana kabarnya hari ini? Semoga sehat semua yaa,
Kalo ada yang sakit, aku doa'in semoga sepet sembuh....😃
.
.
Happy reading!!

Dina melanjutkan pengiriman foto itu ke mommynya, dan terakhirr abangnya... Eits!! Tapi sekarang bukan hanya foto, ia juga mengirim vidio yang ia rekam malam itu...
Mweheheh. Bagaimanakan reaksinya? Terkejut or tidak....

Emm....sedikit bercerita!
Orang tua dina itu sebenarnya tidak terlalu perhatian kepada anak anaknya, mereka terlalu gila kerja.
Kalian tau ila kan? Iyaa, dia itu adik dina, dulu ila juga jarang mendapat perhatian kedua orang tuanya, tapi ingat itu dulu!!, karena suatu saat pernah kejadian kek gini nihh

~~~~~∆∆∆~~~~~

Pagi hari menjelang siang, di ruang keluarga ada 3 manusia yang sedang berdiam diam saja, yang satu lagi main sendiri, yang dua lagi sedang sibuk dengan handphone nya
Mereka adalah ila, lia, serta daddynya darwin. Hingga ada suara yang memecahkan keheningan tersebut

"Momm, dadd main yuk, kan ila gak pernah main sama mom dad" serunya dengan gembira karena mendapat ide yang bagus sambil menggoyang goyangkan lengan keduanya bergantian , ia juga sudah lama ingin bermain bersama kedua orang tuanya

"Sama daddy aja sana" ucap mommy tanpa melihat anaknya

"Huhh, ayok dadd" walau tadi sempat murung, tapi ila mencoba untuk tetap senang.

"Sama mommy aja sana, daddy sibuk, lagi banyak kerjaan" ujar darwin tanpa mengalihkan pandangannya dari handphonenya

"Hhh..Mommy daddy ayoo" ajaknya lagi dengan menggoyangkan lengan kedua nya..

"Kamu main sendiri aja" seru daddynya

"Gak asyik kalo gak ada temennya" jawabnya

Tak ada yang menjawab pernyataan tersebut, mommynya sibuk dengan handphone nya, ia sedang mengurus butik yang dibangunnya. Sedangkan daddynya juga sibuk dengan handpone nya, mengurus pekerjaan di kantor. Ila hanya bisa menghela nafas sabar. Ia melanjutkan main bonekanya sendiri.

Karena daddynya lumayan tak tega melihat anaknya itu, ia berinisiatif untuk mengajaknya berbicara.

"Ila kalau besar mau jadi apa?" tanya darwin tanpa mengalihkan pandangannya ke ila, ia masih sibuk dengan urusannya sendiri

"Ila kalau besar mau jadi handphone aja, biar diperhatiin mommy daddy" jawab ila dengan lirik, tapi penuh dengan kesedihan,
Ia ingin diperhatikan seperti teman temannya, diantar sekolah, dijemput saat mau pulang sekolah. Juga ingin di sayang, seperti anak umummnya.

Walau kalimat itu diucapken dengan lirih, mereka masih mendengar perkataan itu, kini mereka menyesal karena melupakan anak terimut nya itu.

Pada akhirnya mereaka berdua memeluk putrinya itu, mereka sadar bahwa seringkali mengabaikan anak nya itu.

Tapi itu hanya untuk il, untuk anak anak mereka berdua yang lain, entahlah? Mungkin mereka hanya melihat dari sudut pandang mereka sendiri. Kalau mereka baik, mereka akan memperhatikannya, tapi kalau sebaliknya? Sepertinya hanya diabaikan, dimarahi, dan hal hal lain yang menyakitkan hati. Seperti halnya dina, yang seringkali diperlakukan dengan tidak pantasnya.

~~~~~∆∆∆∆~~~~~

Drttt...drttt....
Getaran itu berasal dari tas yang dipakai lia(mommy dina), tumben! Ada yang chat siang siang gini, pikirnya

Ia membuka isi pesannya, ia amat sangat terkejut melihat kebenaran itu, sangat tidak menyangka bahwa orang yang sering kali ia bela di depan anaknya ternyata kelakuannya begitu, lia sangat mengenal orang itu, suaminya pernah memberi tahu orang itu.

Tak sadar sekarang dia mengeratkan genggaman pada ponselnya itu. Pertama yang ia rasakan adalah kaget. Kedua marah. Ketiga menyesal. Itulah yang dirasakannya saat ini. Entah pada siapa perasaan itu harus diutarakan. Perasaan bersalah menyelimuti hatinya. Tapi ?
.
.
.
.

Disitu tertulis pesan
'Saya tahu, anda pastinya akan terkejut melihat ini, jadi bersiap siaplah, anda akan menyesal setelah melihat ini......
........................
Mungkin.
Tapi anda jangan merasa bersalah. Bubayyy. Assalamu'alaikum wr wb..'
        

Jadi. Ia harus cepat meminta maaf kepada anaknya itu. Agar hatinya tidak terus terussan dihantui rasa bersalah.

———————••••••——————

Tak beda dengan nevan, kira kira gimana yaa, eskspresi yang dikeluarkan?

Drttt....drttt....
"Van van, hp lo bunyi tuhh" seru faiz. Saat ini tsabit dkk berada di sekolah, tepatnya di kantin.

"Iya iya ini mau di liat" setelahnya nevan membuka hp nya yang ada di saku celana. Nomor tak dikenal. Buka nggak buka enggak. Kalo gak buka, nggak tau isinya apa. Kalo dibukaa, kan tau isinya. Karena saking penasarannya ia langsung membuka saja pesan itu....

Bommmmmm...........

Jantungnya berhenti berdetak. Kek author yang dapet nilai di bawah KKM kemarin. Hiks. Tapi syukurlah, authornya naik mejaaa, eh!! Maksudnya naik kelas,....... Alkhamdulillah......

Nevan langsung menggebrak mejaa, mereka semua memperhatikan sang pelaku. Tatapan nevan saat ini sangat tajam. Tangannya mengepal. Urat uratnya sampai terlihat. Tapi setelah pesan selanjutnya. Ia lumayan tenang, mau tau pesannya

'Assalamu'alaikum abangku tersayang. Anda kaget nggak, kaget nggak, kaget nggak? Kagetlah masa enggak. Kalau anda sudah tau hal ini, tolong rahasiakan, jangan sampai ada yang tau, jangan sampai terbawa emosi, jangan berlagak mencurigakan, kita bahas dirumah, sekian dari dina imut, cantik, gemoy, trimakasih, wassalamu'alaikum wr wb"

Ternyataa dari adeknya....
Dirinya masih ragu dengan foto dan vidio itu, mungkin ia harus menurunkan egonya dulu saat bertemu adek nya nanti. Demi kebenaran. Mwehehehe

TBC
.
.
الحمد الله رب العا لمين
.
.
Trimakasih semuaa
Jangan lupa vote and comment ya!!
Maaf gess, banyak typo, hehe!!
.
.
Wassalamu'alaikum wr wb
.
.
Ig : @umysa_331
4 Juli 2021

 Virranza Or AzkadinaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang