بسم الله الرحمن الرحيم
.
.
Assalamu'alaikum wr wb
Tetap semangat all
.
.
Typo bertebaran,
I'm sorry guys!!
.
.
Happy reading!!
.
.
Dengan di awali basmalah, yonna memasukkan cokelat yang diberikan dina ke dalam mulut dengan pelan
_______________
"Ukh, gigitan pertama! Rasa manis mulai terasaa!" seru dina mengomentari perasaan yonna
Yonna hanya tersenyum malu malu, enak juga yahh
Yonna pun menggigit lagi dengan penuhhh perasaan
"Gigitan kedua, coklat lumernya mulai terasa, yang membuat seorang pecinta cokelat jadi pingin nambah terus"
Yona pun hanya tersenyum geli melihat tingkah sahabatnya yang satu ini. Ia pun menggigit lagi untuk yang ketiga kalinya
"Gigitan ke-3 rasa yang manis ditambah dengan lumernya coklat bercampur menjadi satu, yang menghasilkan rasa bahagia yang nyata" seru dina dengan tepuk tangan
Prok, prok, prok
Hal itu membuat semua orang yang ada di dalam kelas menoleh kearah mereka berdua
"Ihh, apaan sih lu din gak jelas tau gak" yonna mendengus, tapi dengan ekspresi tersenyum, ia masih geli melihat dina yang mengapresiasikan(blablabla) perasaannya
"Ih tapi bener kan onna ku sayang, jadi gini, ekhem ekhem, rasa manis ini berasal dari gula yang ditambahkan pada olahan cokelat.
Gula tersebut mengirim pesan kimiawi ke otak kita. Sinyal itu memicu pelepasan bahan kimia yang biasa dikaitkan dengan penghargaan dan kesenangan. Itulah mengapa makan cokelat membuat perasaan bahagia. Kalo gak salah,hehehe" lirihnya di akhir
"Ada ada aja lo, tapi ini enak juga yahh" semangat yonna
"Iya dong"
"Eh?! Dari tadi kok belum bel sih?" tanya dina bingung
"Ini juga murid sekelas!?, kok pada liatin dina terus sih" lanjut dina
"Mana gue tahu" jawab yonna
"WOYY?!! INI KENAPA PADA LIATIN DINA TERUS SIH, DINA KAN JADI MALU, hehehe" teriak dina
Semuanya hanya diam. Suasananya hening. Hanya suara angin yang terdengar. Salah satu murid dikelas ada yang mengetuk ngetukkan jarinya di meja. Tuk tuk tuk tuk
"Woyy?! Kok diem semua sihh?" dina mengerucutkan bibirnya
"Ukhh, gemesnyaaa" ucap salah satu murid dengan tempat duduk di belakang dina, namanya Rina. Ia mencubit pipi cubby dina
"Ikh, sakit tauu" dina mendengus..
"Jadi ini kenapa?" lanjut dina bertanya
"Jadi..... Kamu ini beneran dina? Adeknya Nevan? Yang dulu suka bully laura? Yang dulu suka pake pakaian kurang bahan? Yang dulu dandanannya kaya badut? Yang dulu-" ucapan Romi, terpotong oleh dina
"Gak usah dijelasin semuanya kali, hehh!?!"
"Hehe, jdi bener?" tanya nya lagi. Dan di jawab anggukkan oleh dina
"Kan sekarang udah ketauan nihh, jadi dina minta maaf ya sama kalian semua, dina tau dina banyak sama kalian, jadi sekarang dina mau berubah, jadi kalian mau bantu dina kan?!" ucap dina dengan tatapan berkaca kaca dengan menunduk.
Sekarang suasana kelas dipenuhi dengan haru. Tapi tidak dengan yonna, ia sedari tadi hanya menonton sambil memakan cokelat pemberian orang orang. Entah kenapa sekarang ia jadi sangat menyukai cokelat.
"Hiks, ia kita semua maafin kamu kok, hiks, gue kok jadi nangis yahh?!" ujar ketua kelas mewakili semuanya. Gino namanya. Mereka semua hanya mengangguk meng'iya'kan
"Akhh...makasihh semua, hiks dina jadi seneng kann hiks" mreka mengangguk lagi
"Ukhh kok jadi mellow gini sihh" ujar Rina
"Ck, lo merusak suasana tau gak" ucap ketus gino sang ketua kelas. Rina hanya mengangkat bahu 'bodoamat'
"Eh?! Ngomong ngomong kok ini belum bel sih dari tadi" tanya dina,
"Kata ketos tadi bel nya rusak, trus jam ini jamkos dehh" jawab gino
"Lahh?!" dina mengeluh
"Kenawhat?" tanya Rina
"Dina kan suka pelajaran IPA, eh!sekarang palah jamkos"
"Oiya, lo sama sahabat sahabat lo kan suka pelajaran ipa yahh" sadar gino
DYE memang sangat suka pelajaran ipa, mereka sering ikut olimp, tapi dina asli hanya bagus di mata pelajaran IPA, di pelajaran lain mungkin azkadina ? Berbeda dengan Anza, dia memiliki nilai tinggi di semua mata pelajaran.
"Ahaa, bagaimana kalo Dina kasih pertanyaan, trus kalian jawab, jadi jam ini yang jadi guru Dina dehh, mau gakk?!" tanya dina semangat
Mereka semua sangat semangat mendengar itu. Namanya juga anak ipa. Tapi tak sedikit juga yang sudah panas dingin
"Kita setujuu" ucap salah satu siswa pecinta ipa dengan semangat. Romi. Ia sangat suka pelajaran ipa.
"Okelahh, siap siap semuaa, kita akan mempelajari mata pelajaran fisika"
Di sekolah Anza itu, mata pelajaran IPA alias fisika, kimia, and biologi itu satu guru.
Gurunya pun sangat ramah ramah, jika menjelaskan itu mudah dimengerti, nggak belibet, tapi tak jarang ada guru yang galak, mungkin?
Mereka pun menjawab pertanyaan dina dengan singkatnya. Sesekali dina menjelaskan yang tak dimengerti temannya. Semuanya kagum dengan penjelasan yang mudah dimengeti oleh otak mereka. Singkat, padat, jelas. Tak ada yang makan, mengobrol, dll.
.
.
الحمدلله رب العا لمين
.
.
Trimakasih semua
Jangan lupa vote and comment!!
Kalo ada typo, comment!
Kalo bahasanya gak jelas, comment!
Kalo.............., comment!
Kalo.............., comment!
Kalo.............., comment!
.
.
Wassalamu'alaikum wr wb
Ig : @umysa_331
KAMU SEDANG MEMBACA
Virranza Or Azkadina
General FictionVirranza Zunaira Arshad Gadis cantik dengan sejuta pesona Gadis unik dengan beribu kejutan Gadis mandiri dengan penampilan badgirl Gadis imut dengan jiwa berjuta sifat ________________________________________________________________________ ________...
