بسم الله الرحمن الرحيم
.
.
Assalamu'alaikum wr wb
Happy reading all..!!
Banyak typo, i'm sorry
.
.
Sesampai di rumah, dina melihat banyak motor yang terparkir di depan rumahnya. Mungkin itu temen bang nevan !! Dina hanya mengedikan bahu acuh. Emang gw pikirin!
Ia melangkahkan kakinya masuk rumah, dilihatnya ada laura dkk, gadis entah dari mana asalnya... Ehh tunggu!! Kan laura dkk belum tau kalo gw itu dina!!, gpp lahh...pikir dina
"Assalamu'alaikum" salam dina, yang ada disana langsung menoleh kearah pintu
"Wa'alaikumsalam" jawab semuanya.
"Ehh!! Kamu siapa?" tanya nella, teman laura
"Aku?" tunjuknya pada diri sendiri, tapi dina hanya mengangkat bahu acuh..
PLAKKKKKKK......
Suara tamparan tersebut terdengar sampai rumah tetangga, orang yang ada di dalam kamar, langsung turun ke bawah menyaksikan drama yang sedang berlangsung. Misalnya seperti mommy daddy dina, ila dan eza.
Tapi, karna eza tau situasi ini, dia langsung membawa adek kecilnya ke kamar.
"KALO DI TANYA TUHH DIJAWAB, JANGAN CUMA DIEM!!" teriak nevan di depan muka dina
Astaghfirullah,
Sakit banget nih pipi,(sambil mengelus elus pipinya yang tadi kena tampar)
Ini juga, udah sikat gigi belom sihh, bau bangett... ckckck....
"Maaf apakah di sini ada orang teriak, saya mendengar teriakkan, tapi tidak melihat orang yang berteriak" santai dina sambil melangkahkan kakinya menuju kamar, meninggalkan nevan yang sedang geram sendiri. Sedangkan yang lain? Bodo amatt.....
"Emm!! Kak tadi itu siapa yah?" tanya nilla, teman laura juga..
"Owhh, tadi itu dina adek nya nevan" sahut dika.
"Emm" nilla hanya mengangguk singkat
Laura dkk sempat kaget, dan tak percaya. Tapi apalah daya??
Ck, gw kira udah mati!! Awas aja luu' batin laura dkk sambil mengepalkan tangannya
≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈
"Huhh, sakit juga nih pipi, pasti merah ini, sungguh merepotkan"
"Ya Allah mudahkanlah dina mencari bukti, untuk membongkar rahasia laura dan kawan kawan ya Allah, Aamiin"
Karena suara adzan maghrib sudah terdengar, dina langsung bersiap siap untuk melaksanakan shalat, dan melakukan kebiasaan setelah shalat..
Cklekkk
"Assalamu'alaikum kak adin, kak adin lagi ngapain" cicit ila. Dina langsung menoleh ke arah pintu
"Ehh!! Ada adek imutt, sini duduk samping kakak" ucap dina sambil membenarkan krudungnya...
"Kak adin bantuin ila kerjain PR yahh" pinta ila dengan tatapan memelas
"Ulululu, cini cini, mana yang mau di bantuin" canda dina, sambil mengangkat dina ke pangkuannya
"Ini kak"
"Kok pipi kakak melahh" tanya ila penasaran
"Ohh, tadi ada nyamuk di pipi kaka, trus kakak tampar nyamuknya, plakk, eh yang kena pipinya, nyamuknya palah kabur!! Hehe"
"Xixixi" ila yang mendengar itu hanya ckikikkan
Mereka berdua pun mengerjakan nya bersama sama, jika ila tidak tau, maka dengan senang hati dina menjelaskan dengan singkat, padat, jelas dan mudah di mengerti
Eza yang tidak sengaja melewati kamar dina dan melihat kakak beradik itu, lantas tersenyum...
Moga kamu terus kayak gini dek...
Ia menghampiri mereka berdua
"Heyy, ila lagi ngerjain pr yahh" tanya eza yang mengagetkan mereka berdua
"Astaghfirullah" kaget berdua
"Ishh, abang!! Kalo mau masuk masuk tuh bilang bilan, ila kan jadi agett" marah ila ke eza, dengan wajah imutny
"Hehe!! Maafin bang eza yahh, nanti bang eza beliin ila es cream dehh, mau nggak" tawar eza. Ila pun langsung berbinar...
"Wahhhh!! Ila mau bangg" jawab ila semangat
"Adin juga dibeliin bang, masa cuma ila doang" ucap dina dengan tampang cemberutt
"Hahaha...iya iya..."
"Ila udah selesai belum kerjain pr nya"
"Bentar lagi ini bang"
"Yaudah, abang tinggal ya"
ucap eza yang dihadiahi anggukkan oleh ila
"Ila masih lama gak?"
"Bental lagi selesei nihh"
"Alkamdulillah dah selesai"
"Yaudah yok shalt isya dulu" ajak dina. Ila hanya mengangguk anggukkan kepadanya. Mereka berdua segera berwudhu dan melaksanakan shalat. Setelah selesai mereka melipat mukenanya dan menuju lantai bawah untuk melaksanakan makan malam
"Ila, ke bawah yok, kita makan malam" ajak dina
"Ayokk, tapi ila gendong yah" minta ila yang sudah merentangkan tangannya.. Dina yang melihat itu pun geleng geleng kepala, dan segera menggendong adik kecilnya itu
Tadi setelah drama kakak adik itu, teman teman nevan langsung pamit pulang, nevan pun hanya meng'iya' kan saja, mungkin karena mood nya buruk
Suasana makan malam hari ini hening+ canggung, hanya membutuhkan 15 menit untuk menyelesaikan makan malam.
Setelah selesai, mereka langsung menuju ruang keluarga untuk mengobrol hal² yang arrgghhh
"Ila sayang, sini sama mommy" ucap mommy lembut kepada ila dan melirik sinis ke dina. Dina yang dilirik seperti itu, entah kenapa merasakan sesak.
Ia tersenyum miris. Anza lo pasti kuat menghadapi rintangan ini, sabar okee...
"Gak mau mom, ila pengin ama kak adin" balas ila
"Hoaamm!! Ila ngantuk, ila mau tidur sama kak adin yahh, malam semuaa"
"Malam"
Semuanya pun langsung menuju kamar masing masing, dina dengan senang hati menggendong adik tercinta nya ituu menuju kamarnya. Ia merebahkan badannya di samping ila
Dina merenung, bagaimana cara kita membongkar gadis pura pura polos ituu,,..
Clinggg ....
Mwehehehe
Kenapa gk kepikirin dari awall...
Kita akan cari besokk...
Good night...ia....terlelap
الحمدالله رب العا لمين
.
.
Thanks all,
Jangan lupa vote and comment
.
.
Wassalamu'alaikum wr wb
KAMU SEDANG MEMBACA
Virranza Or Azkadina
Fiksi UmumVirranza Zunaira Arshad Gadis cantik dengan sejuta pesona Gadis unik dengan beribu kejutan Gadis mandiri dengan penampilan badgirl Gadis imut dengan jiwa berjuta sifat ________________________________________________________________________ ________...
