بسم الله الرحمن الرحيم
.
.
Assalamu'alaikum all
Tetap semangat!!
.
.
Typo bersebaran, i'm sorry guyss!!
Happy reading!!
Hari ini dina akan mengeluarkan bakat terpendamnya, apa itu? Yaituu...
Dulu Anza seorang hacker, dia ahli dalam meretas cctv, tapi ia sempat vacum dari dunia per'hacker'an.
Jadi karena dia sedang sangat butuh informasi untuk membongkar laura dkk. Walupun dia lumayan lupa, tapi ia akan berusaha mengingat ingat kembali.
Di malam indah ini. Dengan bulan bersinar yang ditemani bintang bintang, dina sedang fokus kepada computer miliknya yang sempat ia beli tadi.
Ia membenarkan kacamata yang bertengger di hidung mancung mungilnya. Tangannya sangat lincah di atas keyboard itu. Ditemani segelas susu yang ada di sebelahnya.
Di ruangan itu sangat sepi. Hanya ada suara jam dinding yang terdengar. Jam nya pun sudah menunjukkan pukul 23.00, sesekali ia meminum susu hangat yang tersedia di sebelahnya
Tadi eza meminta izin untuk menginap di rumah temannya, begitu juga dengan nevan. Ila pun sudah tidur dengan mommy daddynya.
"Akhirnyaa.....satu bukti terpecahkan" ucap dina senang, ya walupun baru satu bukti. Yang penting kan mau usaha. Ia mengorbankan waktu 3 jam untuk itu. Tapi dia bersyukur. Sudah 6× mencoba, akhirnya yang ke 7× nya bisaa.... Ukhh senangnyaa...
Disitu tertera vidio laura yang menggunakan baju kurang bahan, mungkin itu lebih menjijikan dari baju yang dina pakai dulu, di sebuah club, dan itu adalah club milik Azkadina sendiri, dia punya beberapa club, cafe dan tempat tempat lainnya di jakarta yang lumayan terkenal terkenal. Tapi hanya dina sendiri yang tau. Saat pertama kali dina mendapat ingatan itu, ia sempat kaget. Tak percaya dengan itu. Tapi Anza berinisiatif untuk menutup club tersebut, sebelum itu dia akan mencari bukti bukti terlebih dahulu. Untungnya di tempat tersebut ada cctv, dia berjaga jaga kalau di saat ada keperluan penting. Sebenernya sihh bisa minta orang lain, tapi yaa gitu..
"Astaghfirullah banget nihh orang sihh, hoaammm, ngantuk banget aku ya Allah, mending tidur dulu aja lahh"
Dina pun menyelam ke alam mimpi
#########
Sekarang dina sedang bersiap siap untuk pergi ke sekolah. Ia sedang dalam kondisi hati yang baik. Kan tadi malam ia sudah punya bukti. Walaupun baru satu, ia bangga.
"Hallo dek ila yang cantik, bareng sama kak adin yok" ia menyapa ila yang sedang bersama bibinya
"Ayok kak, nanti ila ikut nganterin kak adin pergi sekolah ya" pinta ila sambil menggandeng tangan kakaknya itu
"Oke, tapi minta izin sama mommy dulu ya" dan dibalas dengan mengacungkan jempolnya👍
"Pagi mommy pagi daddy" sapa ceria ila
"Pagi juga princess" sapa balik kedua nya
"Pagi" seru dina biasa
"Pagi juga" jawab keduanya biasa saja
Mereka bertiga pun memakan makanannya dengan tenang, setelah selesai dina pun pamit untuk berangkat sekolah, tapi sebelumnya ia menunggu adek nya yang sedang izin kepada mommy nya
"Mommy, ila ikut mang dadang ngantelin kak adin yah, ke sekolah piss" melas ila dengan tatapan kitten eyes. Mommyny sebenarnya ingin menolak, tapi melihat tatapan itu akhirnya menyetujuinya saja
"Kamu jagain ila, jangan sampe kenapa napa" ucap mommy kepada dina dengan ketus
"Pak dadang jagain ila yahh, jangan kenapa napa" ulang mommy kepada pak dadang, dan dijawab anggukkan oleh pak dadang
"Ayok non, masuk ke dalam"sambil membuka pintu mobilnya
Mereka berdua pun masuk ke dalam. Mobil melaju dengan kecepatan sedang. Di dalam hanya diisi celotehan ria oleh ila. Ceritanya pun tak ada habisnya. Dina hanya menjawab seadanya, dan sesekali di ajak bercerita oleh ila. Sopir tersebut sangat bersyukur dengan itu. Semoga nona nya selalu seperti itu.
Tak lama mereka sampai di sekolahan,.
" dek, kakak masuk dulu yaa, nanti kita ketemu lagi, dadahh, assalamu'alaikum "
"Dadah juga kak dina, belajal yang lajin yah, bial pintel, wa'alaikumssalam"
"Ulululu, assiap adek kecilnya kakak"
Dina keluar dari mobilnya, seperti biasa dia akan mendengar bisikan bisikan, dari kagum, iri, dsb
K
arena dina itu salah satu dari 10 orang yang memakai hijab di sekolah ini. Tak heran jika dia langsung di bicarakan di belakang maupun di depan orangnya.
"Oyy dinn"dina langsung menoleh ke belakang mencari sang pelaku yang memanggil namanya, tapi ia tak menemukan yang pelaku
"Gw disamping elo woyy" teriakan itu tepat di sebelah telinga dina yang berbalut hijab. Dina mengusap usap telinganya yang berdengung
"Brisik tau gak" dina mendengus
"Lo di panggil panggil dari tadi gak denger dengar, kan gw kesel" seru ela kembali
"Kan dina gak tau hehe✌"
"Nyenyenye"
''Yaudah yok ke kelas bareng" ajak ela
"Yee,, kan kita beda kelas" jawab dina
"Ck, kan cuma sebelahan"
"Eh, iya juga yaa" polos dina
"Elo kok jadi polos polos gini sihh, bikin gemesss tau gakk"
"Enggak"
"Udahlah, yok ke kelas, capek gue berdiri terus" ucap ela sambil menarik tangan dina
الحمد الله رب العا لمين
.
.
Trimakasih semuaa
Jangan lupa vote and comment!!
Kalo ada typo, comment yahh!!
.
.
Wassalamu'alaikum wr wb
KAMU SEDANG MEMBACA
Virranza Or Azkadina
General FictionVirranza Zunaira Arshad Gadis cantik dengan sejuta pesona Gadis unik dengan beribu kejutan Gadis mandiri dengan penampilan badgirl Gadis imut dengan jiwa berjuta sifat ________________________________________________________________________ ________...
