|12| kami teman

12 10 0
                                        

Jujur saja, aku pernah mengangguminya dahulu kala. Setelah kita menjalin 'pertemanan' aku percaya satu hal, kami tak bisa bersama.

Mengapa? Jelas saja aku jauh untuk dipandang olehnya. Aku jauh dari hal-hal yang menurutnya sempurna. Aku jauh dari hal yang menurut standarnya cocok sebagai teman hidupnya. Aku jauh dari apa yang dia miliki saat ini. Aku terlalu jauh untuk segala pemikirannya yang begitu kompleks.

Dia yang terlalu sempurna jika ingin ku miliki. Dia yang terlalu jauh untuk digapai. Karena bagiku yang terpenting kita dekat. Cukup dengan dekat tak ada yang ingin ku miliki selain itu.

Aku sudah mengubur dalam dalam rasa kagum itu. Dia memang bukan untuk ku. Mau sesempurna apapun aku dimata orang lain untuk menjadi pendampingnya aku selalu merasa itu tak pantas. Terlalu tinggi angan ku untuk ada di posisi itu.

Pernah aku terbang tinggi karenanya. Pernah aku jatuh bangun bersamanya. Pernah aku melewati hal indah dengannya. Pernah aku mendapatkan omelannya. Cukup menjadi temannya aku mendapatkan apa yang kubutuhkan. Mungkin aku tak butuh pacar lagi jika dengannya.

Sekuat apapun manusia lain menjodohkan kami, aku akan selalu berkata kami teman dan dia selalu menganggap kami tidak berteman. Lucu, dunia kami terlalu lucu untuk dilihat oleh mata manusia asing.

Dengannya aku menjadi aku yang apa adanya. Dengannya semua yang ku pendam terluap begitu saja. Dengannya dendam kesumat yang kurasa hilang bagai angin lalu. Cukup dengannya, ku harap kami tak saling meninggalkan. Karena aku cukup khawatir dengan hal itu. Aku khawatir kami tak bisa berteman lagi setelah kami berpisah dari sekolah. 

Jum'at, 2 Juli 2021

Cerita Dengan Kata  |End| Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang