"Terimakasih telah berusaha bertahan hwanie, Kau adalah takdir paling indah yang Tuhan ciptakan untuk Kami"
-treasure-
*
*
*
*
*
*
Keadaan Junghwan tampak sudah lebih baik hari ini, dia bahkan sudah siap berangkat sekolah,
"Yak, apa apaan kau? Bukankah Aku sudah bilang hari ini Kau izin saja tidak usah pergi sekolah. Kau harus istirahat!"
Dengar Junghwan! Aku tidak suka dengan anak yang berpura pura, Aku harap kau mengerti itu!
Jaehyuk, Asahi dan Yedam tampaknya terkejut dengan Junkyu yang sepertinya terlihat kesal dengan Junghwan,
Wajar saja itu karna Junghwan terlalu keras kepala, semalam bahkan tubuhnya masih lemah. Tapi lihat, pagi ini dia bahkan sudah siap sekolah lagi seolah lupa dengan keadaanya kemarin.
"Maafkan aku hyung, tapi aku harus tetap berangkat, terimakasih Kau sudah menemani Aku semalam. Hyung pasti lelah kan. Pulanglah bersama Manajer-nim, dia akan datang kesini nanti"
Junkyu semakin terlihat menahan emosi setelah
mendengar jawaban dari adiknya itu.
Bukanya dia ingin marah tapi melihat keadaan Junghwan semalam dia benar2 tidak yakin Junghwan sudah baik2 saja.
"Baiklah terserah Kau saja. Percuma bukan melarangmu? karna Kau memang tidak pernah mendengar siapapun, kau hanya peduli dengan dirimu sendiri"
"Sekarang lakukanlah apapun sesukamu, aku tidak akan pernah melarangnya lagi."
Yedam dan Jaehyuk mengusap pelan punggung Junkyu, berusaha menenangkan hyungnya itu. Karna jujur perkataanya barusan sudah kelewat batas.
Namun berbeda dengan Asahi yang terlihat setuju dengan apa yang dikatakan Junkyu
"Junkyu hyung benar Junghwan. Bisakah kau mengerti kalau ini semua demi kebaikanmu juga?"
"Kau harus tau, Kami semua sangat peduli denganmu. Jika kau sakit nanti justru itu akan menghambat semuanya bukan?
"Dan kuharap sifat keras kepalamu ini tidak akan mengacaukan planning Treasure kedepanya!"
Semua yang ada disitu terdiam, mereka tidak mengira Asahi akan berkata demikian, kalimat itu bahkan terlalu menyakitkan bagi siapapun yang mendengarnya.
Sedangkan junghwan, anak itu bahkan yang paling terkejut, dirinya sama sekali tidak pernah mengira bahwa Asahi akan berkata seperti itu.
Sadar akan situasi nya yang mulai menegang, Sekali lagi Jaehyuk dan Yedam berusaha menengahi nya.
"Junghwan, dengar nee, kami semua khawatir jika Kau belum sepenuhnya pulih, Lagipula kau bisa izin sehari ini kan, jangan terlalu memaksa tubuhmu. Itu tidak baik hwanie"
Setelah lama terdiam, Junghwan akhirnya mencoba menjawab pertanyaan hyungnya itu.
"Hyung, bisakah kalian mendengarku sekarang?
Sekali lagi...
Junghwan menghela nafas panjang, bukan dirinya tidak ingin menuruti perkataan hyungnya itu. Tapi hari ini memang ujian terakhirnya, dia merasa sudah terlalu banyak tertinggal. Karna itulah dia memutuskan untuk berangkat hari ini
"Junkyu hyung maaf, tapi Aku benar2 tidak bisa menunda nya lagi. Hari ini adalah ujian terakhir ku, Kalian tau kan? Aku sudah banyak ijin untuk persiapan stage kita dan untuk konten tmap juga. Hyung Aku hanya tidak ingin tertinggal lebih jauh lagi"
KAMU SEDANG MEMBACA
SO JUNGHWAN || End
Teen FictionAku hanya takut ini menjadi yang terakhir untukku.... -So Junghwan || Treasure Private Stage 2021-
