Setelah perbincangan dengan orang tua nya Al segera menuju tempat tongkrongannya tak mau berlama-lama dirumah karena semakin lama ia disana semakin ia akan ditanyai yang tidak-tidak oleh kedua orangtua nya
Sedangkan dirumah Kagendra
Voleta tengah sibuk bersiap-siap menghiraukan panggilan dari abangnya yang entah sudah keberapa kali memanggilnya dari luar, gadis itu tampak cantik dengan balutan sweater putih dan celana jeans hitam
Ting
Sebuah pesan masuk, Voleta pun dengan segera membuka handphone nya
Kane
Sibuk?
Gue butuh bantuan
Bantuan?
Makalah
Mau dibikin dimana?
Atau sekalian ditempat tongkrongan gue aja gimana?
Dimana
Nanti gue share location
Ok
Voreta tidak lagi membalas pesan dari Kane setelah membarikan alamat cafe tempat mereka berkumpul, setelah semua barang-barangnya lengkap Voreta segera menemui Korvin yang telah menunggunya diluar
"Bawa motor sendiri atau sama abang?" Voreta mengangkat kunci kotornya kearah wajah Korvin
"Bawa motor sendiri"
"Yaudah ayo"
Setelah itu mereka langsung melaju ke Cafe, jarak rumah mereka dengan cafe itu terbilang tidak cukup jauh jadi mereka bisa dengan cepat sampai disana, saat sampai disana Voreta dan Korvin telah menemukan Al , Rigel dan Kalid menunggu mereka
Kalid orang pertama yang menyadari keberadaan mereka melambaikan tangan seraya menyuruh Korvin dan Voletan untuk menghampiri mereka, langsung saja kakak beradik itu mengambil posisi duduk mereka dimeja bulat itu, dengan Voleta disamping kanan Al Korvin disebelah kirinya, lalu dibelah kiri korvin ada Rigel dan terakhir Kalid sedangkan ditengah-tengah Kalid dan Voreta Kosong
"Lama bener bang"
"Paling nungguin Reta dandan"
Pletak
Al meringis pelan saat mendapatkan sentilan keras dikeningnya, Voreta yang melakukan itu pun tidak merasa bersalah sedikitpun Aldari duluan yang membuatnya kesal jadi tidak salah jika ia melakukan itu
Ketiga lelaki yang juga berada disanapun turut merasakan perih dari kening Al bahkan sampai meninggalkan bekas merah disana
"Ap-"
"Kane!"
Belum sempat Al menyelesaikan ucapannya ia dikejutkan dengan panggilan Voreta kepada musuh sesama pencari perhatian Voreta itu, ia pun menolehkan kepalanya ke arah orang yang Voreta panggil dan benar saja disana ada Kane yang tengah berjalan menghampiri mereka
Al menatap tidak suka kepada Kane sedangkan Kane sendiri juga menatap Al dengan tatapan tidak kalah tajamnya apa lagi saat melihat Al duduk disamping Voreta, ah yang benar saja
KAMU SEDANG MEMBACA
Bukan Cool Boy
Historia CortaKepindahan mendadak dari keluarga Kagendra membuat Voreta bertemu dengan Aldari seorang anak semata wayang keluarga Lakeswara yang manjadi tetangga barunya. Kehidupannya mulai berubah semenjak ia mengenal siapa itu Al, pria yang sangat hangat baginy...
