COMPLETED
Ini hanya tentang Sunoo, seorang lelaki bak matahari tenggelam yang bersinar indah dibalik ketidaksempurnaannya.
Start : July 6, 2021
⚠️ BL Story
⚠️ Homophobic jangan salah lapak!!
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
--------------------------- Garis Senja ---------------------------------------
Malam ini, pesta ulang tahun Ryujin akan digelar. Seluruh murid kelas XII di SMA Iland Seoul sudah siap mengikuti acara yang dijamin meriah. Secara, yang menggelar pesta ini adalah Shin Ryujin. Youtuber cantik yang namanya cukup terkenal di Korea Selatan.
Sunoo datang bersama Jungwon. Ya, lelaki mungil di sampingnya meminta izin pada Tuan Kim. Dan seperti yang sudah Sunoo duga sebelumnya, Ayahnya mengizinkan dengan syarat harus selalu bersama Jungwon. Sisanya, Tuan Kim percayakan pada anaknya. Ia yakin Sunoo tidak akan berbuat macam-macam.
Tadinya, Jay menawarkan tumpangan pada Jungwon dan Sunoo. Tetapi Jungwon langsung menolaknya. Ia memilih agar mereka bertemu saja di acara. Lagipula, Jungwon terlebih dahulu mengajak Sunoo ke salon-sedikit membenahi penampilan mereka.
"Aku takut. Rasanya begitu asing."
Jungwon tersenyum. Dia lantas menggenggam tangan lembut Sunoo lalu mengelusnya. "Tenang saja. Kau harus selalu berada di sisiku. Lagipula, ini pertama kalinya kau datang ke acara seperti ini, bukan?"
Sunoo mengangguk. Dia sedikit merasa lega kala Jungwon menyentuh tangannya.
Sunoo mulai menyapu pandangannya. Pikir Sunoo, pesta ulang tahun Ryujin terlihat begitu mewah dengan gaya garden party namun tak menghilangkan kesan remaja-sesuai usianya. Perempuan berambut sebahu itu ternyata mempersiapkan acara ini dengan matang sampai menyewa tempat ini.
"Kalian di mana?"
Sunoo menoleh lagi ke arah Jungwon. Ia kira lelaki itu berbicara dengannya. Ternyata Jungwon tengah berbicara dengan seseorang lain melalui ponsel.
"Aku dan Sunoo di dekat bar minuman. Cepatlah!"
Setelah mengucapkan itu, Sunoo melihat Jungwon kembali menyimpan ponselnya di dalam saku celana jeans yang ia kenakan.
"Kau ingin minum?" tawar Jungwon sambil menunjuk bar minuman yang berada di samping mereka.
Sunoo menyilangkan kedua jari telunjuknya, isyarat menolak.
"Ah, kalian di sini."
Sunoo dan Jungwon refleks menoleh, mendapati Jay yang sangat tampan dengan balutan blazer santai berwarna hitam yang digulung sampai ke siku. Belum lagi rambutnya yang biasa tertata rapi, kini dibiarkan sedikit berantakan. Menambah kesan maskulin pada diri lelaki berkelahiran 20 April itu.
"Kim Sunoo?" Jay sedikit terpaku kala mendapati Sunoo yang tengah menatap ke arahnya. Lelaki manis itu berkali lipat terlihat menggoda dengan balutan kemeja putih oversize dan kalung choker double model yang menjadi pelengkapnya. "Ini benar kau? Astaga! Kenapa cantik sekali?"
Sunoo mengulum bibirnya. Pujian Jay terdengar sangat berlebihan.
"Benarkan! Sudah ku bilang kau sangat cantik." Jungwon mendukung ucapan Jay. Membuat lelaki tampan itu menoleh seketika.