16. Be With Me

7.7K 993 108
                                        

-------------------------Garis Senja-----------------------------------

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

-------------------------
Garis Senja
-----------------------------------

Jam pelajaran keempat selesai. Bel pertanda istirahat di SMA Iland Seoul dibunyikan oleh salah satu guru piket. Bagi para siswa, bel istirahat artinya mereka harus bergegas ke kantin karena jam istirahat hanya berlangsung selama dua puluh lima menit. Berbeda dengan Sunoo yang masih stay di bangkunya, padahal ia tidak membawa bekal karena kesiangan. Sunghoon juga tadi terlihat sedikit kesal karena sebelumnya lelaki itu yang memerintahkan Sunoo untuk membawa bekal.

“Kau tidak ke kantin?”

Sunoo sedikit tersentak saat suara berat dari arah samping menginterupsi kegiatannya untuk memasukkan buku ke dalam tas. Sunoo menoleh dan mendapati Sunghoon tengah berdiri menjulang di sampingnya.

“Aku?” Sunoo menunjuk dirinya sendiri.

Sunghoon berdecak kesal. “Memang siapa lagi? Tembok?”

Sunoo membulatkan mulutnya.

“Ayok, kita ke kantin!” ajak Sunghoon lagi.

Sunoo nampak ragu. Bukan tanpa alasan, ini pertama kalinya ia diajak ke kantin oleh Sunghoon.

Sunoo tidak secepat itu membuka dirinya untuk Sunghoon.

“Kau ingin jalan sendiri atau aku seret?”

Sunoo berdecih karena ulah Sunghoon. Dengan ragu, Sunoo bangkit dari duduknya dan berjalan beberapa langkah di belakang Sunghoon untuk menuju kantin.

Sampai di kantin, Sunghoon mengajak Sunoo duduk di salah satu meja kantin. Hal itu tak luput dari pandangan orang-orang di sekitar yang menatap mereka dengan tatapan bertanya dan tak percaya.

Sunoo melirik ke sekeliling dengan risih. Setelah sekian lama ia tidak ke kantin, akhirnya dia kembali menginjakan kaki di sini. Dan hal itu benar-benar membuatnya tidak tenang karena tatapan siswa-siswi yang menatapnya secara terang-terangan.

“Tumben sekali kau bersama Sunoo. Diberi jatah berapa ronde?” Seon, anak kelas sebelah yang sama terkenalnya dengan Sunghoon tiba-tiba menghampiri meja mereka.

Sunghoon mengangkat sebelah alisnya. “Kau sedang bicara denganku?”

Nampak Seon berdecak sebelum membalas pertanyaan Sunghoon. “Siapa lagi?” sungutnya.

“Diberi jatah berapa ronde semalam?” tanya ulang Seon yang langsung membuat Sunghoon refleks berdiri hingga membuat kursi yang ia duduki terjungkal ke belakang karena ulahnya.

[END] Garis Senja || SungsunCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang