20. Save Me

7.7K 880 128
                                        

------------------------Garis Senja----------------------------------

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


------------------------
Garis Senja
----------------------------------

Hari Senin. Hari di mana semua murid menganggap hari itu adalah hari yang paling menyebalkan karena rata-rata dari mereka masih terbawa suasana libur pada hari Sabtu dan Minggu. Berat rasanya berpisah di dua hari itu, benar bukan?

Kini, bel istirahat berbunyi nyaring. Bunyi yang paling di tunggu para siswa karena terdengar bagai bisikan malaikat di tengah pelajaran yang begitu memuakkan. Setidaknya walau hanya dua puluh lima menit, jam istirahat mampu mengembalikkan otak yang penat menjadi lebih fresh untuk mengikuti pelajaran selanjutnya.

Sunoo bangkit dari bangkunya dengan membawa papper bag yang berisi makan siang untuk Sunghoon.

“Kau ingin kemana?” tanya Sunghoon saat Sunoo hendak pergi setelah memberikannya papper bag.

Sunoo mengangkat dua buku bersampul merah dan hitam. “Perpustakaan.”

Sunghoon mengangguk, membuat Sunoo kembali melangkahkan kakinya menuju perpustakaan.

Sepeninggalan Sunoo, Sunghoon mendesah frustasi. Melihat Sunoo membuatnya teringat kejadian Sabtu malam yang membuatnya gila.




Flashback On.

“Sunoo bersama Yoshi dan Haruto di lapangan parkir.”

Mendengar ucapan Heeseung, Sunghoon langsung bergegas pergi menyusul mereka. Membiarkan Serim yang sudah babak belur tergeletak tak berdaya di kelilingi kawanannya.

Memang, ini semua juga kesalahannya. Mengangkat telfon dari Mina—ibunya, dan membiarkan Sunoo sendiri. Belum lagi saat ingin menghampiri Sunoo, ia malah bertemu Hyunjin. Anak sekolah sebelah yang merupakan kawan baiknya saat di SMP.

Sunghoon tidak meninggalkan pesta dan Sunoo.

Namun, saat ia kembali ke toilet, ia tidak mendapati Sunoo. Sampai pada adik kelas yang bernama Daniel berlari menghampirinya dan memberitahukan bahwa Sunoo dibawa oleh teman-temannya Serim membuat amarahnya memuncak.

Tanpa banyak basa-basi, Sunghoon pergi menyusul Serim saat mengetahui meja Serim dari bocah UKS itu. Sayangnya, Sunoo tidak bersama mereka. Yang ia dapat Serim sudah babak belur di wajahnya dengan pecahan gelas di sekitar mereka.

“Di mana Sunoo?” tanya Sunghoon kala itu.

Chill, man.” Serim masih sempat-sempatnya terkekeh. “Kau telat. Lelaki manis itu sudah pergi dengan anak buahku. Mereka akan bersenang-senang.” Serim sedikit berbisik saat mengucapkan kalimat terakhir.

Dan keributan kembali tak terelakkan.

“Dasar bajingan!” Sunghoon terus mengumpat sambil berlari.

“Ya! Kim Sunoo!” teriak Sunghoon saat mendapati Sunoo tengah berdiri di depan mobil bersama dengan Yoshi, Jeongwoo, dan Haruto. “Sudah kubilang, tunggu aku! Kau—arghh!”

[END] Garis Senja || SungsunCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang