02. First Impression

4.8K 607 122
                                        

Hyunjin duduk di lantai teras rumah Changbin dengan satu dus mie instan di sebelahnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Hyunjin duduk di lantai teras rumah Changbin dengan satu dus mie instan di sebelahnya. Es krim rasa vanila itu ia suapkan ke mulutnya dengan cepat. Siang ini cukup panas, jadi cocok sekali dengan yang dingin-dingin.

Tadi setelah bel pulang berbunyi, Hyunjin buru-buru pergi dari sekolahnya agar tidak dilihat oleh papanya yang katanya akan menjemput. Pergi membeli mie dan rokok lalu ke rumah Changbin dengan taksi.

Hyunjin hanya duduk di teras rumah karena rumah ini masih kosong. Chanbin belum pulang dari sekolah dan Bundanya pasti masih di tempat kerja.

Tepat setelah es krim di cupnya habis, sebuah motor matic masuk dengan Changbin yang mengendarainya.

"Udah dari tadi?" tanya Changbin lalu mendudukkan tubuhnya di sebelah Hyunjin dan mulai membuka sepatunya.

"Baru kok, oh ya ini mie nya!"

Changbin melirik sekilas pada dus mie itu. "Gue bercanda kemarin, tapi gapapa sih."

Hyunjin membuka tas nya lalu mengeluarkan lima bungkus rokok dan menyodorkannya pada Changbin.

Changbin tersenyum lalu menerimanya dengan semangat. Kalau yang satu ini, Changbin tidak mungkin menolak. Changbin itu sudah mulai merokok saat kelas 2 SMP. Tapi tidak terlalu sering kok, tergantung ada uang atau tidak untuk membelinya, dan jika Hyunjin membelikannya.

"Yok masuk Njin!"

Changbin mengeluarkan kunci rumahnya dari saku celananya lalu membuka pintu kayu itu.

"Ngga jadi ke rumah calon mama lo?" tanya Changbin.

Hyunjin menggeleng. "Ogah ah, males banget! lagi pula papa kenapa sih bisa pacaran sama janda yang udah punya anak! ga habis pikir gue!"

Changbin menghela nafas panjang. Kasihan juga dengan adiknya ini. Ini bukanlah masalah biasa, orang tua Hyunjin bercerai dan bayangkan saja bagaimana perasaan anak itu sekarang. Meski dirinya terlihat baik-baik saja, Changbin yakin, Hyunjin begitu hancur.

"Yaudah lo duduk dulu, gue bikinin mie."

Hyunjin menurut dan duduk di meja makan, memperhatikan Changbin yang membuka dus mie instan.

"Mama ga ngebolehin gue makan mie sihh... tapi gapapa sekali-sekali.. ah kangen mama.." Hyunjin menundukkan kepalanya.

"Coba telfon aja kalau kangen!"

Hyunjin lagi-lagi menggeleng.

"Gue juga marah sama mama, lagi pula, pasti mama udah ada di rumah pacarnya, tadi pagi aja ngga ada di rumah kan... gimana kalau mama mau nikah juga? ahh kenapa keluarga gue bisa hancur gini sih!"

Runtuh sudah pertahanan Hyunjin. Air matanya mulai menetes dan tubuhnya bergetar.

Changbin meletakkan bungkus mie itu lalu menghampiri Hyunjin. Duduk di sebelahnya lalu mengusap kepala Hyunjin. Akhirnya Hyunjin melepaskannya sekarang setelah semalam menahannya dan bersikap seolah dirinya baik-baik saja.

Oh No!  || HyunjinCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang