KFC

779 154 79
                                        

Suasana di konser Dewa 19 cukup membuat penonton terbawa suasana, bagaimana tidak, lagu Kangen yang sedang dibawakan oleh band legendaris itu membuat semua penonton terpukau. Termasuk Tama dan Jennie yang juga ikut terbawa suasana, Tama yang berdiri di belakang Jennie dengan posisi tanganya melingkari leher Jennie, sambil dagunya ia letakan pada bahu pacarnya itu, sambil sesekali Tama mencium Jennie kilat.

Jennie sibuk merekam penampilan band legendaris itu dengan ponselnya, sesekali kameranya ia arahkan padanya dan juga Tama, sambil ikut melantunkan lagu tersebut.

Setelah lagu Kangen, disusul lagu favorite Jennie yang berjudul Risalah Hati. Lirik di lagi tersebut sangat relate dengan dirinya.

Hidupku tanpa cintamu
Bagai Malam tanpa bintang
Cintaku tanpa sambutmu
Bagai panas tanpa hujan

Saat lirik tersebut di lantunkan, baik Tama dan Jennie sama sama ikut menyanyikan bagian itu. Saat lirik selanjutnya akan di lantunkan, Jennie sudah lebih dulu memutar badanya menjadi memeluk Tama, sambil kepalanya ia sandarkan pada dada cowok tersebut.

Jiwaku berbisik lirih
Ku harus milikimu.

Tama langsung mencium puncak kepala Jennie sambil tanganya mengusap pelan belakang kepala Jennie. Gerakan pacarnya barusan yang cukup tiba tiba membuat Tama sedikit kaget, tapi ia sendiri juga paham kalau lirik lagu ini relate dengan dirinya dan Jennie.

Aku bisa membuatmu jatuh cinta kepadaku
Meski kau tak cinta kepadaku
Beri sedikit waktu
Biar cinta datang karna telah terbiasa

"Ini konser yang paling aku suka."

Tama sedikit menunduk supaya bisa melihat wajah pacarnya, "Kenapa?"

"Karna nontonya sama kamu." jawaban tersebut mampu membuat Tama memalingkan wajahnya, senyum yang terpatri itu tidak bisa bohong, ia menyukainya.

"Thank you Tama." bukanya menjawab melainkan Tama mencium kilat pipi Jennie.

Sedangkan itu, tidak jauh dari Tama dan Jennie, ada Ten dan Lisa yang juga sedang menonton konser Dewa 19. Lisa mungkin gak kaget, tapi Ten sedari tadi terus menerus menganga tidak percaya, bahkan ia sempat merekam Tama dan Jennie saat sedang berpelukan di sepanjang lagu Kangen. Buat bukti katanya kalau sewaktu waktu kepepet.

Ten menolehkan kepalanya pada Lisa, cewek berambut pendek dan berponi yang baru saja kemarin mengganti warna rambutnya menjadi warna susu strawberry tersebut hanya fokus ke depan.

"Nanti gue mau ngomong sama lo ya."

Lisa melirik Ten sedikit gugup, aneh banget lagi momen konser gini tiba tiba Ten mau ngomong sama dirinya. Kalau boleh geer sih, Lisa sempat mengira kalau Ten mau confess, tapi kayaknya enggak. Soalnya menurut logikanya, Ten gak bakal begitu ke Lisa.

"HAH APA???!!! ENGGAK KEDENGERAN!!!" Lisa mendekatkan telinganya ke mulut Ten, niatnya supaya suara cowok tersebut lebih terdengar jelas.

"NANTI GUE MAU NGOMONG SAMA LO, LISA. PENTING."

Lisa hanya menganggukan kepalanya.

"Denger nggak?"

Lisa menggelengkan kepalanya, alesan semata. Sebenernya Lisa denger Ten ngomong apa barusan, cuma emang dasarnya Lisa banyak alesan aja.

Ten mengibaskan tanganya depan wajah Lisa, "Nanti aja di luar."

_____

Setelah selesai menonton konser Dewa 19, Tama dan Jennie sempatkan untuk mampir ke kosan temanya Tama. Katanya sih mau ngambil pod yang sempet ketinggalan.

𝐃𝐮𝐚 𝐩𝐮𝐥𝐮𝐡 𝐞𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐣𝐚𝐦 𝐭𝐮𝐣𝐮𝐡 𝐡𝐚𝐫𝐢Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang